AS Akan Tutup Kedutaan di Kuba

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Havana - Dikutip dari BBC, Sekretaris Negara, Rex Tillerson mengatakan bahwa keputusan penutupan misi diplomatik di Kuba tengah dalam proses evaluasi. Sejauh ini lebih dari 20 staf mengalami kondisi mulai dari trauma otak ringan dan gangguan pendengaran hingga pusing serta mual. Pejabat Amerika Serikat (AS) meyakini beberapa jenis perangkat digunakan untuk melemahkan kesehatan mereka. Pemerintah AS tengah mempertimbangkan untuk menutup kedutaan besarnya di Kuba, setelah staf diplomatik melaporkan masalah kesehatan yang oleh Washington disebutkan akibat serangan sonik nan misterius. Kendati demikian pihak Kuba membantah terlibat dalam kasus serangan sonik tersebut. Setidaknya dua warga Kanada juga dilaporkan terkena gejala serupa. "Ini adalah masalah yang sangat serius sehubungan dengan kerugian yang dialami orang-orang tertentu," kata Tillerson kepada CBS. Meskipun sudah ada investigasi yang melibatkan FBI, Polisi Mount Kanada dan pihak berwenang Kuba hingga kini masih belum memberikan penjelasan lengkap mengenai penyebab insiden yang terjadi sejak akhir 2016. Presiden Raul Castro dilaporkan memberikan penjelasan kepada pihak berwenang AS di Havana bahwa Kuba tidak berada di balik serangan tersebut. AS membuka kembali kedutaan besarnya di Havana pada 2015. Langkah tersebut dilakukan setelah puluhan tahun hubungan antara kedua negara menegang. Pada 2016 lalu, Presiden Barack Obama menjadi presiden AS pertama yang mengunjungi Kuba sejak Calvin Coolidge yang terjadi 1928. Sementara Juni lalu, Donald Trump mengumumkan sebagian penarikan kebijakan Kuba Obama, namun mengatakan bahwa dia tidak akan menutup kedutaan AS di Havana. Sebelumnya, juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Heather Nauert mengatakan di tengah isu serangan sonik itu pihak Kedubes Amerika di Havana tetap "beroperasi secara penuh". Pada Juni lalu, lima diplomat Kanada serta anggota keluarga mereka melaporkan gejala yang konsisten terkait dengan serangan tersebut. Hal ini memicu dugaan bahwa di tengah proses penyelidikan terjadi serangan kedua. "Kami mengetahui gejala tidak biasa yang memengaruhi personel diplomatik Kanada dan AS serta keluarga mereka di Havana," terang Juru Bicara Departemen Urusan Global Kanada Brianne Maxwell dalam sebuah pernyataan pada awal Agustus. Ditambahkannya, "Pemerintah bekerja secara aktif termasuk dengan otoritas AS dan Kuba untuk memastikan penyebabnya". Menurut sejumlah pejabat AS yang enggan menyebut nama, dalam beberapa serangan, sebuah senjata sonik canggih ditempatkan di dalam atau di luar tempat tinggal para diplomat. Senjata tersebut memicu mual, sakit kepala, dan gangguan pendengaran. "Serangan lainnya membuat suara yang sangat memekakkan telinga serupa dengungan yang disebabkan serangga atau logam yang digoreskan ke lantai. Namun, sumber suaranya tidak dapat diidentifikasi," kata sejumlah pejabat AS. 01
Tag :

Berita Terbaru

DLHKP Kota Kediri Bersih-bersih Cagar Budaya Jembatan Lama

DLHKP Kota Kediri Bersih-bersih Cagar Budaya Jembatan Lama

Rabu, 18 Feb 2026 21:22 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 21:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri menggelar aksi bersih-bersih di kawasan cagar budaya Jembatan…

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Majelis hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun menjatuhkan vonis 15 tahun penjara kepada Ika Indah Rahmawati (41), terdakwa kasus …

Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Rabu, 18 Feb 2026 18:47 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:47 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto resmi memangkas jam kerja aparatur sipil negara (ASN) selama bulan suci Ramadhan tahun…

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi'i ingin sikap saling menghormati juga timbul dari orang yang berpuasa. Dia…

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan koper berisi uang Rp5 miliar terkait kasus dugaan korupsi importasi yang menjerat…

Nia Daniaty, Dikejar-kejar Korban CPNS Rp 8,1 Miliar

Nia Daniaty, Dikejar-kejar Korban CPNS Rp 8,1 Miliar

Rabu, 18 Feb 2026 18:36 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penyanyi Nia Daniaty yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-61, berurusan dengan Pengadilan. Saat itu ia rayakan secara…