Perdana Menteri Jepang Bubarkan Parlemen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Tokyo - Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, akan membubarkan parlemen pada Kamis (28/9/2017). Kebijakan ini dilakukan untuk menghindari desas-desus tentang pemilu. Pada konferensi pers, Senin (25/9/2017) sore, Abe menyatakan, dia memerlukan mandat baru untuk memimpin Jepang menghadapi ancaman krisis nasional terutama ancaman dari negara tetangga Korea Utara (Korut). Pemilihan parlemen diselenggarakan hingga paling lambat Desember 2018. Keputusan untuk menuju ke bilik suara setahun lebih dini diyakini sudah diperhitungkan Abe dengan matang. Memulihnya kembali popularitasnya dan terpecahbelahnya kubu oposisi menjadi faktor utama. Sempat anjlok hingga di bawah angka 30 persen pada Juli lalu akibat tuduhan nepotisme dan arogansi kekuasaan, krisis di Semenanjung Korea melesatkan kembali popularitas politisi berusia 63 tahun itu. Abe membantah pemilu dini digelar untuk memanfaatkan isu Korut serta sebagai upaya dia mengelak dari tuduhan nepotisme. Partai Liberal Demokrat (LDP) pimpinan Abe diprediksi akan menang mudah. Survei terakhir menunjukan LDP unggul jauh dengan 44 persen berbanding 8 persen yang diraih Partai Demokrat. Abe diprediksi akan mendapat perlawanan sengit dari Gubernur Tokyo Yuriko Koike. Koike, sosok populer yang ironisnya merupakan mantan politisi LDP dan sekutu politik Abe telah mengumumkan pembentukan partai baru bernama Partai Harapan. Pembentukan partai ini berpotensi menggerogoti perolehan kursi LDP. Partai yang dipimpin Koike di tingkat Ibu Kota Tokyo melumat LDP di pemilu lokal bulan Juli lalu. Keputusan menggelar pemilu dini dianalisa sebagai strategi Abe untuk menghentikan Koike sebelum dia punya waktu yang lebih panjang untuk mempersiapkan kandidat dan strategi politik melawan Abe. Abe sosok konservatif nasionalis memang sudah lama ingin mewujudkan ambisi pribadinya merombak konstitusi Jepang untuk mengizinkan negeri Samurai menggunakan dan mengirim pasukan militernya.
Tag :

Berita Terbaru

CFD Sidoarjo, Kolaborasi yang Harus Dijaga demi Penguatan Ekonomi Rakyat

CFD Sidoarjo, Kolaborasi yang Harus Dijaga demi Penguatan Ekonomi Rakyat

Kamis, 19 Feb 2026 09:38 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 09:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Car Free Day (CFD) atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) adalah kegiatan penutupan jalan utama dari kendaraan bermotor untuk…

DLHKP Kota Kediri Bersih-bersih Cagar Budaya Jembatan Lama

DLHKP Kota Kediri Bersih-bersih Cagar Budaya Jembatan Lama

Rabu, 18 Feb 2026 21:22 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 21:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri menggelar aksi bersih-bersih di kawasan cagar budaya Jembatan…

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Majelis hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun menjatuhkan vonis 15 tahun penjara kepada Ika Indah Rahmawati (41), terdakwa kasus …

Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Rabu, 18 Feb 2026 18:47 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:47 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto resmi memangkas jam kerja aparatur sipil negara (ASN) selama bulan suci Ramadhan tahun…

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi'i ingin sikap saling menghormati juga timbul dari orang yang berpuasa. Dia…

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan koper berisi uang Rp5 miliar terkait kasus dugaan korupsi importasi yang menjerat…