Pembunuhan Kim Jong-nam Untuk menakuti Dunia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Seoul - Pembunuhan abang tiri diktator muda Pyongyang dilakukan dengan racun VX. Dua wanita, salah satunya Siti Aisyah, asal Indonesia, dituduh terlibat dan hingga kini masih ditahan di Malaysia. Badan intelijen Korea Selatan (Korsel) mengungkap hasil penyelidikan pembunuhan Kim Jong-nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un, di Kuala Lumpur Februari lalu. Menurut badan itu, Kim Jong-nam dibunuh dengan cara mengerikan dengan tujuan untuk menakuti seluruh dunia. Agen mata-mata Korsel pada awalnya mengatakan bahwa kematian Kim Jong-nam merupakan bagian dari rencana lima tahun Kim Jong-un. Nam Sung-wook, seorang profesor Universitas Korea yang menyelidiki pembunuhan dan sebelumnya memimpin sebuah cabang penelitian dengan badan intelijen Korsel mengatakan kepada GQ pada hari Senin bahwa pembunuhan itu adalah ”bagian dari rencana induk” rezim Kim Jong-un. ”Sejak saat Jong-nam meninggalkan Makau, orang Korea Utara mengarahkannya,” kata Nam Sung-wook. ”Mereka punya kelompok di pesawatnya. Begitu sampai di bandara di Kuala Lumpur, kelompok lain mengikutinya. Mereka terus mengawasi sampai dia tidur. Bahkan saat Jong-nam memasuki terminal, dia dibayangi,” lanjut Nam Sung-wook. Beberapa laporan media yang bersumber dari otoritas Korsel mengklaim pembunuhan tersebut diatur oleh pemerintah Korut. Dari rekaman CCTV di Bandara Internasional Kuala Lumpur menunjukkan, kedua tersangka wanita terlihat jelas berjalan ke arah Kim Jong-nam dan mengoleskan agen saraf VX di wajahnya. Agen Korut yang dituduh mengoordinasikan serangan tersebut juga tidak pernah menyembunyikan wajah mereka. ”Pyongyang ingin mengirim pesan ke seluruh dunia dengan membunuh Kim Jong-nam dengan cara yang mengerikan dan (di depan) umum ini,” kata Nam Sung-wook. ”Pyongyang ingin menakut-nakuti seluruh dunia dengan melepaskan senjata kimia di bandara,” katanya lagi, seperti dikutip dari Fox News. “Jong-un ingin memerintah lama dan bernegosiasi sebagai negara adikuasa. Satu-satunya cara untuk melakukannya adalah dengan membiarkan dunia takut akan senjatanya. Dia memiliki desain besar, dan ini adalah bagian darinya,” papar profesor Korea ini. Siti Aisyah dan tersangka asal Vietnam, Doan Thi Huong, mengklaim bahwa mereka ditipu sehingga mengira mereka memainkan lelucon yang tidak berbahaya untuk sebuah acara televisi. Mereka terancam hukuman mati di Malaysia jika terbukti bersalah. Pemerintah Kim Jong-un belum mengomentari hasil penyelidikan intelijen Korsel itu. Pyongyang sebelumnya pernah menyangkal bahwa pria yang tewas di bandara Kuala Lumpur adalah Kim Jong-nam. Kasus pembunuhan ini telah memicu perseteruan diplomatik antara Korut dan Malaysia. 03
Tag :

Berita Terbaru

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengembangan perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, mulai merambah ke berbagai lapisan. Tak hanya p…

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Hotel Shangri-La Surabaya, …

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat kembali menunjukkan hasil…

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai setiap pukul 18.00-20.00 WIB. Dimana…

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat fenomena miris terutama siswa yang hendak berangkat dan pulang sekolah terpaksa menyeberangi sungai naik perahu dan rakit…

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu langkah strategis menghapus kemiskinan di wilayah Jember, Jawa Timur, kini Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait…