Sosial Media Tempat Mayoritas Hoax Berasal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Berita hoax nampaknya masih menjadi ancaman serius bagi kondusifitas bangsa. Bahkan, akhir-akhir ini, keberadaan berita hoax semakin mengkhawatirkan. Padahal, himbauan untuk menyikapi sebaran hoax sudah dapat ditemukan dimana saja. Biasanya, hoax yang menyebar di masyarakat cenderung menimbulkan keresahan. Seperti, bentuk provokasi yang dikait-kaitkan tentang agama. Tujuan dari penyebaran hoax juga terkadang tidak jelas. Mulai dari hanya iseng atau dapat juga terkait dengan politik. Pakar sistem informasi Universitas Brawijaya Eng Herman Tolle mengatakan bahwa saat ini merupakan post truth era. Di era tersebut, masyarakat cenderung untuk tidak mencari kebenaran. Melainkan, mencari afirmasi dan konfirmasi serta dukungan terhadap keyakinan yang dimilikinya. “Ini berbahaya. Apalagi saat ini sosial media sedang merajalela. 92.4 persen hoax itu terjadi dan menyebar melalui sosial media,” kata Herman. Upaya menangkal hoax, menurut Herman bisa dilakukan dari berbagai sisi. Baik dari, sisi masyarakat atau Pemerintah. Dari sisi masyarakat, menurut Herman, upaya yang dilakukan bisa sangat sederhana seperti tidak ikut menyebarkan berita hoax yang diterimakan. “Perlu cross check terlebih dahulu apabila menerima informasi. Itu hal terpenting yang bisa dilakukan oleh masyarakat,” jelas Herman. Sementara itu, Pemerintah menurut Herman perlu menerapkan beberapa langkah kerja sama dengan beberapa pihak. Dukungan dari penyedia layanan seperti google dan facebook menjadi penting. Hal tersebut agar mereka menjadi mitra Pemerintah untuk memantau dan memfilter konten-konten hoax. “Cyber patrol yang digagas oleh Pemerintah juga harus ada. Mereka lah yang memantau aktivitas meresahkan di sosial media,” pungkasnya. ifw
Tag :

Berita Terbaru

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Majelis hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun menjatuhkan vonis 15 tahun penjara kepada Ika Indah Rahmawati (41), terdakwa kasus …

Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Rabu, 18 Feb 2026 18:47 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:47 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto resmi memangkas jam kerja aparatur sipil negara (ASN) selama bulan suci Ramadhan tahun…

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi'i ingin sikap saling menghormati juga timbul dari orang yang berpuasa. Dia…

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan koper berisi uang Rp5 miliar terkait kasus dugaan korupsi importasi yang menjerat…

Nia Daniaty, Dikejar-kejar Korban CPNS Rp 8,1 Miliar

Nia Daniaty, Dikejar-kejar Korban CPNS Rp 8,1 Miliar

Rabu, 18 Feb 2026 18:36 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penyanyi Nia Daniaty yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-61, berurusan dengan Pengadilan. Saat itu ia rayakan secara…

BNN Tegaskan Vape Bukan Alat Bantu Berhenti Merokok

BNN Tegaskan Vape Bukan Alat Bantu Berhenti Merokok

Rabu, 18 Feb 2026 18:34 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto menegaskan, bahwa rokok elektronik atau biasa disebut vape, tidak serta merta sebagai alat b…