Dewan Minta Pemda Cegah Peredaran Pil PCC

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Gresik - Maraknya pemberitaan di media massa dan sosial media terkait peredaran pil PCC yang memakan korban di kalangan anak-anak, akhirnya disikapi oleh anggota DPRD Gresik Mega BS. Menurut politisi dari PDI Perjuangan ini, pemerintah daerah dan seluruh stake holder diminta segera turun tangan dalam mencegah peredaran pil PCC tersebut maupun yang berbentuk permen di Gresik, sebelum memakan korban. Apa lagi, pil tersebut korbannya kalangan generasi muda. "Sudah saatnya kita semua sikapi pil PCC ini. Pemerintah daerah hingga polisi maupun masyarakat secara umum, harus mencegah pil ini," harapnya. kemarin. Ia mengemukakan hal ini menyusul mulai adanya keresahan para orang tua terkait kabar peredaran pil PCC maupun permen yang mengandung PCC. "Orang tua resah karena yang jadi korban anak-anak. Saya juga khawatir karena saya punya anak," tandas Mega. Kepala BNN Gresik AKBP Supriyanto mengaku heran atas beredarnya pil PCC di negeri ini. Pasalnya, pabrik memroduksi obat tersebut sejak tahun 2013 telah ditutup oleh pemerintah. "Kita ini bertanya-tanya, kok obat masih beredar ya, padahal pabriknya sudah ditutup," ujarnya. Dikatakan, pil PCC ini memang tidak masuk dalam kategori narkotika. Sehingga yang berperan secara dominan dibalik peredaran obat ini adalah pihak Balai POM, Kementerian Kesehatan. Sementara BNN bisa saja dilibatkan jika korban akibat dari pil itu, kecanduan. "Pil ini kan tidak masuk daftar narkotika. Makanya BNN dilibatkan menangani korban kecanduannya saja. Tidak penindakan hukumnya. Dan itu ranahnya Balai POM dan Kemenkes," jelas Supriyanto. Mis
Tag :

Berita Terbaru

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Langkah tegas ditunjukkan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dengan memusnahkan 100 ton pupuk ilegal dari dua perkara pidana berbeda.…

Warga Kota Mojokerto Bisa Akses Informasi Lebih Mudah, Lewat PPID

Warga Kota Mojokerto Bisa Akses Informasi Lebih Mudah, Lewat PPID

Selasa, 07 Apr 2026 17:15 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Warga Kota Mojokerto kini semakin mudah mengakses informasi publik. Pemerintah Kota Mojokerto memastikan berbagai informasi resmi…

Komplotan Pencuri Kabel PLN Dibekuk di Ngawi, Polres Gresik Ungkap Aksi Lintas Wilayah

Komplotan Pencuri Kabel PLN Dibekuk di Ngawi, Polres Gresik Ungkap Aksi Lintas Wilayah

Selasa, 07 Apr 2026 16:40 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 16:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Aksi komplotan pencuri kabel milik PT PLN yang meresahkan akhirnya berhasil dihentikan. Tim Satreskrim Polres Gresik menangkap lima p…

Warga Miskin Kehilangan Bansos, Komisi D DPRD Surabaya Soroti Data Kemiskinan Berbasis Desil

Warga Miskin Kehilangan Bansos, Komisi D DPRD Surabaya Soroti Data Kemiskinan Berbasis Desil

Selasa, 07 Apr 2026 16:16 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 16:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - CJ –DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ) kota Surabaya menyoroti penentuan kategori kemiskinan berbasis desil di Kota S…

Kapolres Gresik Lakukan Sidak Layanan Publik, Tegaskan Komitmen Bebas Pungli

Kapolres Gresik Lakukan Sidak Layanan Publik, Tegaskan Komitmen Bebas Pungli

Selasa, 07 Apr 2026 16:13 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 16:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik terus dilakukan oleh Polres Gresik. Salah satunya melalui inspeksi mendadak (sidak) y…

Usai Diblokade Warga, TPA Klotok Kota Kediri Kembali Beroperasi, Tuntutan Kompensasi Masih Dikaji Tim ITS

Usai Diblokade Warga, TPA Klotok Kota Kediri Kembali Beroperasi, Tuntutan Kompensasi Masih Dikaji Tim ITS

Selasa, 07 Apr 2026 16:08 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 16:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Usai diblokade warga akses Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Klotok Kota Kediri akhirnya dibuka setelah adanya kesepakatan antar warga…