Bisnis Property di Surabaya Menjanjikan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Meski pertumbuhan terlihat melambat, namun, bisnis property di Surabaya sangat menjanjikan. Apalagi developer mampu menilai pasar. Seperti yang dilakukan PT Graha Kasiba Perkasa, pihaknya lebih condong pada segment menengah bawah. "Geliat property sangat menjanjikan, tak hanya di Surabaya, tapi juga beberapa kota di Jawa Timur. Asal kita jeli menangkap pasar," kata Direktur Operasional PT Graha Kasiba Perkasa, Rachmad Harmoko, SH saat berbincang dengan Surabaya Pagi belum lama ini. Segment pasar yang kami garap, lanjutnya, menengah ke bawah, respon yang diterima juga cukup baik. "Apalagi untuk segment ini kita fleksibel, baik uang muka hingga angsuran," ucapnya. Di Surabaya, di kawasan Kenjeran untuk rumah menengah ke bawah muali dari Rp 250 juta sampai dengan Rp 400 juta, dari 120 unit yang ada lebih dari 90 persen terjual, saat ini hanya tersisa tujuh unit. "Rumah satu lantai antara Rp 200 sampai dengan Rp 300 juta, sedangkan dua lantai di kisaran Rp 400 juta. Mengenai uang muka kita bisa negosiasikan," aku Harmoko panggilan akrabnya. Ia menambahkan, untuk beberapa titik di Surabaya sudah terjual, saat ini pihaknya berencana membangun 120 unit di kawasan Benowo. "Di sana pembeli bisa membeli kavling saja, tapi untuk pembangunannya lewat kami, intinya bila ada buyer yang mampu membeli kavling juga kami layani,". Sekedar diketahui, dari data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Surabaya, sepanjang tahun 2016 terdapat 36.000 orang yang mengganti Kartu Tanda Penduduk (KTP)-nya menjadi KTP Surabaya. Artinya, dalam sebulan rata-rata ada 3.000 orang penduduk baru di Kota Pahlawan. Jika 10�ri jumlah tersebut penghasilannya memadai atau sekitar 300 orang, mereka butuh rumah untuk tempat tinggal. Properti di Surabaya akan tetap tumbuh karena permintaan tetap tinggi. Tren kebutuhan hunian juga mulai beralih ke apartemen karena tanah di berpenduduk tiga juta jiwa ini sudah tidak memungkinkan untuk rumah tapak atau landed house. Meski demikian, rumah tapak memiliki nilai lebih karena masyarakat bisa lebih bersosialisasi daripada tinggal di apartemen. isa
Tag :

Berita Terbaru

Mengaku Ogah Tanggung Beban Sendiri, Sugiri Sancoko 'Gigit' Lisdyarita di Sidang Korupsi Ponorogo

Mengaku Ogah Tanggung Beban Sendiri, Sugiri Sancoko 'Gigit' Lisdyarita di Sidang Korupsi Ponorogo

Selasa, 23 Jun 2026 17:55 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 17:55 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Terdakwa kasus dugaan gratifikasi dan korupsi Kabupaten Ponorogo, Sugiri Sancoko, meluapkan kekesalannya dalam persidangan di P…

Khitan Massal Gratis Pemkab Madiun Diserbu Warga, Peserta Tembus 306 Anak  ‎

Khitan Massal Gratis Pemkab Madiun Diserbu Warga, Peserta Tembus 306 Anak ‎

Selasa, 23 Jun 2026 17:13 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 17:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Antusiasme warga mengikuti khitan massal gratis yang digelar Pemerintah Kabupaten Madiun membludak. Dari target awal 290 peserta, ju…

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Blitar Gelar Lomba Cerdas Cermat Pelajar Tingkat SMA/SMK

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Blitar Gelar Lomba Cerdas Cermat Pelajar Tingkat SMA/SMK

Selasa, 23 Jun 2026 14:56 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Polres Blitar menggelar lomba cerdas cermat yang diikuti oleh…

Ringankan Beban Berobat, Pemkab Tuban Sediakan Rumah Singgah di Surabaya

Ringankan Beban Berobat, Pemkab Tuban Sediakan Rumah Singgah di Surabaya

Selasa, 23 Jun 2026 14:55 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Sebagai salah satu langkah nyata Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban dalam meringankan beban ekonomi warga, khususnya saat harus…

Konsumsi dan Investasi Jadi Motor Utama, Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen di Awal 2026

Konsumsi dan Investasi Jadi Motor Utama, Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen di Awal 2026

Selasa, 23 Jun 2026 14:34 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Ekonomi Jawa Timur menunjukkan kinerja yang semakin kuat pada awal 2026. Bank Indonesia (BI) mencatat perekonomian Jawa Timur pada…

Tak Pernah Kebanjiran, Warga Kembang Kuning Rasakan Pertamakali Wilayahnya Tergenang

Tak Pernah Kebanjiran, Warga Kembang Kuning Rasakan Pertamakali Wilayahnya Tergenang

Selasa, 23 Jun 2026 14:29 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Musim kemarau yang identik dengan cuaca panas dan minim hujan seolah kehilangan polanya di Surabaya. Hujan deras yang mengguyur Kota…