Israel Tolak Hentikan Penjualan Senjata ke Myanmar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Surat kabar Israel, Haaretz melaporkan, sekelompok aktivis HAM telah mengajukan petisi ke Pengadilan Tinggi Israel untuk menuntut dihentikannya penjualan senjata ke Myanmar. TEL AVIV, Mohammed Jaber. Pemerintah Israel menegaskan tak akan menghentikan penjualan senjata ke Myanmar di tengah maraknya tudingan, bahwa militer Myanmar telah melakukan kekejaman terhadap warga minoritas muslim Rohingya. Namun pejabat senior Israel, Shosh Shmueli menyatakan seperti dilansir Press TV, pengadilan seharusnya tidak mencampuri hubungan luar negeri Israel. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan-perusahaan senjata Israel dilaporkan telah menjual lebih dari 100 tank tempur, serta kapal-kapal patroli dan senjata ringan ke militer Myanmar. Sementara itu, perusahaan TAR Ideal Concepts telah melatih pasukan khusus Myanmar di negara bagian Rakhine, yang tengah dilanda konflik menyusul operasi militer Myanmar yang dilancarkan setelah serangan-serangan kelompok militan Rohingya ke puluhan pos kepolisian dan pangkalan militer. Perusahaan yang berbasis di Tel Aviv tersebut, memposting foto-foto di websitenya pada Agustus 2016 lalu, yang memperlihatkan para stafnya melatih pasukan Myanmar soal taktik perang dan bagaimana menangani persenjataan. Pasukan Myanmar telah melancarkan operasi militer di Rakhine sejak Oktober 2016 lalu. Dalam operasi tersebut, banyak dilaporkan mengenai pembakaran rumah warga, penyiksaan, pemerkosaan dan bahkan pembunuhan warga Rohingya oleh militer. Kekerasan di Rakhine kembali marak sejak 25 Agustus lalu, menyusul serangan kelompok militan Rohingya ke puluhan pos polisi dan pangkalan militer Myanmar. Badan PBB menuding pasukan militer Myanmar tengah melakukan pembersihan etnis Rohingya. Namun tuduhan itu dibantah pemimpin Myanmar, Aung San Suu Kyi yang menegaskan aparatnya tengah melakukan kampanye legal untuk memerangi para teroris. 01
Tag :

Berita Terbaru

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM,Madiun - Di tengah gencarnya narasi keberpihakan pada UMKM dan pasar rakyat, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa justru mengajak pul…

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

KPK Ungkap Temuan Korupsi di Kabupaten Pekalongan Hingga Rp 46 Miliar oleh Keluarga Mantan Pedangdut   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bupati Pekalongan nonaktif …

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Trump Isyaratkan Akhiri Perang, Karena Harga Minyak   SURABAYAPAGI.COM, New York - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Rabu (11/3) …

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto…

Usai Kalah Praperadilan, Eks Menag Yaqut Langsung Ditahan KPK

Usai Kalah Praperadilan, Eks Menag Yaqut Langsung Ditahan KPK

Kamis, 12 Mar 2026 19:29 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Staquf, telah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka terkait kasus…

3 Perusahaan Emas di Sidoarjo dan Surabaya, Digeledah Bareskrim

3 Perusahaan Emas di Sidoarjo dan Surabaya, Digeledah Bareskrim

Kamis, 12 Mar 2026 19:27 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Tiga perusahaan emas di Surabaya dan Sidoarjo digeledah Bareskrim Polri. Ketiga perusahaan meliputi PT SJU, PT IGS dan PT…