Banggar DPRD Jatim Rekomendasikan Digitalisasi Retribusi Daerah, Cahyo : Pemprov Harus Modern

author Riko Abdiono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jawa Timur mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memperkuat diversifikasi basis pendapatan asli daerah (PAD), terutama dari sumber penerimaan nonpajak melalui optimalisasi aset daerah dan digitalisasi retribusi.

Juru Bicara Banggar DPRD Jatim, Cahyo Harjo Prakoso, mengatakan langkah tersebut penting dilakukan agar struktur PAD Jawa Timur tidak terlalu bergantung pada sumber penerimaan yang sempit dan rentan terhadap fluktuasi. Menurut dia, sejumlah indikator menunjukkan perlunya pembenahan serius, mulai dari ketidaktertiban Pajak Air Permukaan (PAP), penurunan penerimaan PT Air Bersih, hingga tingginya capaian retribusi daerah yang lebih banyak dipengaruhi target yang terlalu konservatif.

“Banggar sangat berharap adanya inisiatif kuat untuk diversifikasi basis PAD, khususnya sumber penerimaan nonpajak melalui optimalisasi aset dan digitalisasi retribusi. Ketidaktertiban Pajak Air Permukaan dan penurunan penerimaan PT Air Bersih menunjukkan basis PAD kita masih sempit dan rentan fluktuasi,” ujar Cahyo Harjo Prakoso saat Sidang Paripurna tentang LKPD Gubernur TA 2025, Senin 13/7/2026.

Cahyo menegaskan, Banggar merekomendasikan agar alokasi anggaran dalam Perubahan APBD (P-APBD) Tahun Anggaran 2026 diarahkan untuk mendukung digitalisasi layanan retribusi, audit objek Pajak Air Permukaan, serta pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD). Menurutnya, langkah itu diperlukan untuk memperluas basis penerimaan nonpajak yang berkelanjutan tanpa membebani masyarakat kecil maupun mengganggu iklim investasi.

“Pemprov perlu mengambil langkah yang lebih terukur dan modern agar penerimaan daerah bisa tumbuh lebih sehat. Digitalisasi dan optimalisasi aset harus menjadi bagian dari strategi memperkuat fiskal daerah,” katanya.

Selain soal pendapatan, Banggar DPRD Jatim juga menyoroti realisasi belanja daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur pada APBD Tahun Anggaran 2025 setelah perubahan. Belanja daerah ditetapkan sebesar Rp33 triliun 256 miliar 381 juta 752 ribu 692, sedangkan realisasinya mencapai Rp31 triliun 203 miliar 951 juta 382 ribu 020 atau 93,82 persen dari target.

Dari total tersebut, masih terdapat belanja yang tidak terserap sebesar Rp2 triliun 52 miliar 430 juta 370 ribu 672 atau 6,17 persen. Sisa anggaran itu berasal dari Belanja Operasi dengan serapan 93,46 persen, Belanja Modal 92,47 persen, Belanja Tidak Terduga 39,97 persen, dan Belanja Transfer 99,20 persen.

Berdasarkan realisasi pendapatan dan belanja tersebut, APBD 2025 tercatat mengalami defisit sebesar Rp1 triliun 315 miliar 889 juta 54 ribu 348 atau 4,22 persen.

Banggar menilai, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian serius agar pengelolaan fiskal daerah ke depan lebih efisien, adaptif, dan mampu memperkuat ruang fiskal Jawa Timur secara berkelanjutan. rko

Berita Terbaru

Bank Jatim Resmi Buka Kantor Cabang Balikpapan, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Jatim dan Kaltim

Bank Jatim Resmi Buka Kantor Cabang Balikpapan, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Jatim dan Kaltim

Sabtu, 10 Okt 2026 15:42 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 15:42 WIB

SurabayaPagi, Balikpapan — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) resmi membuka Kantor Cabang Balikpapan pada Jumat (9/10/2026).  Peresmian in…

Duel Panas Derby Jatim di Surajaya, Saatnya Persela Kudeta Deltras dari Puncak Klasemen

Duel Panas Derby Jatim di Surajaya, Saatnya Persela Kudeta Deltras dari Puncak Klasemen

Sabtu, 10 Okt 2026 14:17 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 14:17 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Pertarungan sengit Derby Jawa Timur bakal tersaji di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (11/10/2026) sore. Tuan rumah Persela L…

Pengadaan Beras Nasional Lampaui Target, Bulog Bojonegoro Sumbang 84 Ribu Ton

Pengadaan Beras Nasional Lampaui Target, Bulog Bojonegoro Sumbang 84 Ribu Ton

Sabtu, 10 Okt 2026 12:17 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 12:17 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Kantor Cabang Bojonegoro berhasil melampaui target pengadaan beras tahun 2026, dengan realisasi mencapai 84.986 ton…

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Desak Audit Tambang, Izin hingga Dampak Lingkungan Harus Dibuka

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Desak Audit Tambang, Izin hingga Dampak Lingkungan Harus Dibuka

Sabtu, 10 Okt 2026 10:33 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 10:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Wara Sundari Renny Pramana, menekankan pentingnya penertiban pertambangan bermasalah…

Puncak Musim Tanam Tiba, Pupuk Indonesia Jamin Stok Aman dan Minta Petani Perhatikan Kesuburan Tanah

Puncak Musim Tanam Tiba, Pupuk Indonesia Jamin Stok Aman dan Minta Petani Perhatikan Kesuburan Tanah

Sabtu, 10 Okt 2026 08:04 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 08:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - PT Pupuk Indonesia (Persero) menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi aman untuk menyambut puncak musim tanam periode Oktober 2026 h…

Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi

Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi

Sabtu, 10 Okt 2026 06:50 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 06:50 WIB

SurabayaPagi .com : Ada cerita dari layar lebar yang kini bisa ikut dirasakan lewat meja makan. The People’s Cafe (TPC), bagian dari ISMAYA Group, b…