Sabrina Chairunnisa, Takut Absensi, Mundur S3

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Model dan influencer, Sabrina Chairunnisa beri pengumuman mengundurkan diri dari program Doktoral (S3) Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia (UI). Apa alasannya?

Sabrina menyampaikan pengumuman tersebut melalui postingan media sosial Instagram miliknya @sabrinachairunnisa_. Dalam keterangan postingan tersebut mantan istri Deddy Corbuzier, setelah pernikahan menyampaikan studi S3 ini sangat berarti, tetapi harus ia lepaskan.

"Sulit rasanya melepaskan sesuatu yang dulu sangat berarti, tapi terkadang melangkah maju berarti memiliki keberanian untuk memilih jalan yang berbeda. Segala sesuatu berubah. Rencana berubah. Orang berubah. Tapi satu hal tetap sama, kita harus terus bergerak maju. Sampai jumpa, UI," katanya dikutip, Rabu (8/7/2026).

Sabrina kembali menyebut keputusannya untuk mengundurkan diri sangatlah tidak mudah. Namun, ia mengatakan telah memiliki prioritas yang baru.

Pada kesempatan itu, Sabrina juga menyoroti aturan UI yang menjadikan absensi sebagai bobot utama/syarat kelulusan atau ujian akhir. Ia berharap ke depan kampus di Indonesia bisa lebih fleksibel seperti negara lain.

"Hopefully (semoga) ke depan universitas-universitas di Indonesia gak menjadikan absensi sebagai bobot utama syarat kelulusan/syarat final exam kaya negara lain ya," sampainya.

Dalam postingan tersebut, Sabrina juga membalas komentar warganet yang ikut membahas penerapan absensi sebagai syarat kelulusan. Ia menyetujui komentar terkait sekolah di luar negeri lebih mengutamakan proyek dan hasil akhir tes sebagai syarat kelulusan.

Sabrina kemudian menyebutkan contoh pendidikan di Singapura. Menurutnya, pendidikan di negara tetangga itu memang super ketat, tapi tidak memedulikan absensi.

UI menurut Sabrina masih memberlakukan masalah absensi ini. Sebagai mahasiswa S3, ia diharuskan menghadiri mata kuliah tatap muka dengan jadwal yang kurang fleksibel.

"UI masih banget (mempertimbangkan absensi). Mana kelasnya sehari 1 matkul (mata kulia), benar-benar buang waktu. Sementara kan, ga semua orang S3 nganggur atau bisa 'cuti kerja selama masa studi S3' kaya para PNS," jelasnya.

Program studi (prodi) S3 Ilmu Komunikasi yang ia lalui di UI hanya memiliki program reguler. Selepas mengundurkan diri, Sabrina tengah mempersiapkan diri pindah ke New York Amerika Serikat.

"Doktoral Ilkom UI tidak ada research only ya. Hanya ada reguler jadi tatap muka dan research. Dan dosen UI memang super ketat soal absen. Then again, kaya aku bilang di caption, things change, ya kalau dulu mikirnya aman aja tapi namanya hidup siapa yang tahu," cerita Sabrina.

"Siapa yang ngira kalau di usia 33 aku baru nata kehidupan baru. Pun intinya karena mau pindah di NY, itu aja sih karena emang udah ga memungkinkan kalo ga tinggal di Indo perkara absen walau cuman tatap muka 1 semester lagi," imbuhnyan.n.lp.dna

Berita Terbaru

Harga Beras di Madiun Lampaui HET Pemerintah, Tembus Rp15.300 per Kg

Harga Beras di Madiun Lampaui HET Pemerintah, Tembus Rp15.300 per Kg

Minggu, 12 Jul 2026 15:37 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dipicu meningkatnya harga gabah kering panen (GKP) maupun gabah kering giling (GKG) di tingkat petani, membuat harga beras premium…

Viral dan Unik! Peternak Magetan Tolak Tawaran Rp1 Miliar demi Sapi Bermata Tiga

Viral dan Unik! Peternak Magetan Tolak Tawaran Rp1 Miliar demi Sapi Bermata Tiga

Minggu, 12 Jul 2026 15:28 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini warga di Desa Setren, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dihebohkan dengan lahirnya seekor anak sapi…

Terancam Gulung Tikar, Biaya Produksi Naik Tapi Harga Ayam Broiler Merosot di Ngawi

Terancam Gulung Tikar, Biaya Produksi Naik Tapi Harga Ayam Broiler Merosot di Ngawi

Minggu, 12 Jul 2026 15:25 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Pasca anjloknya harga telur, kini giliran peternak ayam pedaging (broiler) di Ngawi juga bernasib sama dan terancam gulung tikar.…

Omzet Pedagang Alat Tulis Melonjak hingga 150 Persen Jelang Masuk Sekolah

Omzet Pedagang Alat Tulis Melonjak hingga 150 Persen Jelang Masuk Sekolah

Minggu, 12 Jul 2026 14:37 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 14:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Para pedagang alat tulis kian sumringah menjelang dimulainya tahun ajaran baru. Pasalnya, di momen tersebut para orang tua bersama…

Lindungi Data dan Layanan Publik, Pemkab Sidoarjo Perkuat Keamanan Siber

Lindungi Data dan Layanan Publik, Pemkab Sidoarjo Perkuat Keamanan Siber

Minggu, 12 Jul 2026 14:22 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 14:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai salah satu langkah strategis untuk perlindungan sistem layanan digital pemerintah di tengah meningkatnya ancaman serangan…

GERTAK: Kegagalan Raih WTP Cerminan Amburadulnya Pengelolaan Keuangan Pemkot Madiun  ‎

GERTAK: Kegagalan Raih WTP Cerminan Amburadulnya Pengelolaan Keuangan Pemkot Madiun ‎

Minggu, 12 Jul 2026 14:16 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 14:16 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kegagalan Pemerintah Kota Madiun meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dinilai menjadi sin…