Ketidakstabilan Geopolitik di Irak Menimbulkan Minyak Dunia Menguat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Jakarta- Harga minyak dunia Brent mengalmi kenaikan 13 sen atau 0,2 persen menjadi US$ 57,54 per barel. Selama kuartal III 2017, harga minyak Brent sudah naik 20 persen. Sedangkan selama sepekan, harga minyak Brent mendaki 1,2 persen. Menguatnya harga minyak didorong ketidakstabilan geopolitik di Irak. Sentimen itu mendorong harga minyak Brent mencetak performa terbaik sejak 2004. Kontrak harga minyak Brent membukukan kenaikan tertinggi lebih dari dua tahun. Bahkan mencatatkan kenaikan selama lima minggu. Kenaikan secara mingguan terpanjang sejak Juni 2016. Kenaikan harga minyak juga didukung oleh permintaan yang diantisipasi dari penyulingan minyak AS. Hal ini lantaran aktivitas penyulingan minyak kembali operasi usai berhenti karena Badai Harvey. Namun, produksi minyak dari the Organization of Petroelum Exporting Countires telah meningkat sebesar 50 ribu barel per hari. Survei Reuters menemukan kalau saat ekspor Irak meningkat dan produksi naik tipis di Libya. Produsen minyak di Timur Tengah juga khawatir kalau kenaikan harga minyak baru-baru ini mendorong produksi minyak AS dan mendorong harga turun lagi. Selain itu, perusahaan energi AS juga menambahkan rig minyak untuk pekan pertama usai pemulihan pengeboran yang terhenti selama 14 bulan. Sementara itu, harga minyak Amerika Serikat (AS) naik 11 sen ke posisi US$ 51,67 per barel. Itu kenaikan terkuat dalam 10 tahun. Selama sepekan, harga minyak Amerika Serikat atau West Texas Intermediate (WTI) naik dua persen. "Salah satu konsentrasi terbesar mempengaruhi harga minyak yaitu wilayah Kurdi. Kita melihat larangan penerbangan internasional, terutama Iran," ujar Matt Smith, Direktur ClipperData seperti dikutip dari laman Reuters, Sabtu (30/9/2017). Warga Kurdi irak mendukung pemekaran menjadi sembilan dalam sebuah referendum pada awal pekan ini. Hal itu membuat marah Turki. Pemerintah pusat di Baghdad dan negara lain khawatir kalau pemungutan suara itu menyebabkan konflik baru di wilayah kaya minyak. Presiden Turki Tayyip Erdogan menyerukan, pemungutan suara itu tidak sah dan mengancam akan membatalkan. Selain itu, hanya berurusan dengan pemerintah Baghdad mengenai ekspor minyak dari Irak. hem
Tag :

Berita Terbaru

Sensus Ekonomi 2026 Sebagai Dasar Penyusunan Kebijakan Pembangunan Pemkab Sidoarjo.

Sensus Ekonomi 2026 Sebagai Dasar Penyusunan Kebijakan Pembangunan Pemkab Sidoarjo.

Jumat, 19 Jun 2026 12:45 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 12:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menyatakan Sensus Ekonomi 2026 mempunyai peran strategis sebagai dasar penyusunan kebijakan …

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada ketentuan biaya penalti Rp 100 juta pada Seleksi Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah…

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri telah melaporkan harta kekayaan terbarunya. Dalam laporan paling anyar itu, Widiyanti…

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pihak penyelenggara ajang Grammy Awards mengumumkan penambahan kategori penampilan musik pop Asia terbaik, buat ngerayain rilisan…

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tahun Baru Islam, yang baru kita peringati, lebih berfokus pada perenungan spiritual dan muhasabah (evaluasi diri) dibandingkan…

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Eksekusi hotel Sultan di Jakarta, Kamis (18/6) diwarnai kericuhan dan keunikan. Ricuh ada ratusan masa menghadang. Unik, saat…