Gelar Doktor Muhaimin Sudah Tepat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Penganugerahan Doktor Honoris Causa yang diterimakan oleh Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, saat ini menuai banyak pro kontra. Sebab, pemberian gelar Dr(HC) kepada politikus dinilai penuh dengan deal-deal politis yang menyertai di belakangnya. Menjawab pro kontra tersebut, Rektor Universitas Airlangga M. Nasih mengatakan bahwa pemberian gelar tersebut sudah melalui banyak pertimbangan sebelumnya. Bahkan, uji materi dan kemampuan kepada Muhaimin Iskandar sudah dilakukan terlebih dahulu. "Ujian dalam bentuk FGD sudah dilakukan. Ujian yang dilakukan pun, bukan ujian abal-abal. Materi yang Beliau ajukan pun diuji secara serius melalui FGD yang sudah dilakukan. Selain itu, di masa awal pengajuan namanya pun juga sudah dilakukan dengan banyak pertimbangan dan waktu yang lama. Jadi, hingga Senat Universitas memutuskan untuk memberikan gelar tersebut, sudah memakan waktu yang lama," jelas M. Nasih ditemui di Universitas Airlangga, (2/10). Lebih lanjut, Nasih mengatakan bahwa gelar yang dianugerahkan sudah sesuai dengan kapasitas dan kemampuan Muhaimin di dalam kehidupan sehari-hari. "Jadi, gelar Doktor Honoris Causa nya ini di bidang sosiologi politik. Bukan politik, hubungan internasional, atau yang lainnya. Jadi, susah sesuai. Pendidikan beliau dulu latar belakangnya juga sosiologi," tambah Nasih. Pada kesempatan yang sama, Sekretaris DPW PKB Jawa Timur Badrut Tamam menanggapi bahwa pro kontra tersebut merupakan hal yang wajar. Menurutnya, dalam kehidupan masyarakat, pro kontra akan selalu terjadi. "Tapi, kalau saya pribadi ini memandang Pak Muhaimin pribadi yang cerdas. Beliau ini juga ulet, pada intinya gelar yang diberikan kepada Beliau ini sudah sangat layak. Bukan mengada-ada," jelas Badrut. Sementara itu, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menolak untuk mengomentari hal tersebut. "Akan lebih baik apabila saya tidak berkomentar, biar masyarakat saja yang menilai," katanya singkat. ifw
Tag :

Berita Terbaru

Musim Haji 2026, PPIH Embarkasi Surabaya Larang CJH Jajan Sembarangan

Musim Haji 2026, PPIH Embarkasi Surabaya Larang CJH Jajan Sembarangan

Minggu, 26 Apr 2026 11:33 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Musim Haji 2026 sedang dinanti-nanti para Calon Jemaah Haji (CJH) yang akan segera berangkat ke Tanah Suci dari Embarkasi…

Nobar Film “Pesta Babi” di Madiun, Angkat Isu Papua dan Kritik Pendekatan Pembangunan

Nobar Film “Pesta Babi” di Madiun, Angkat Isu Papua dan Kritik Pendekatan Pembangunan

Minggu, 26 Apr 2026 11:29 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi tak hanya sebagai ajang apresiasi karya, tapi membuka ruang diskusi terkait dampak…

Perkuat Pencegahan Penyakit, Pemkot Surabaya Integrasikan Data Rekam Medis Elektronik

Perkuat Pencegahan Penyakit, Pemkot Surabaya Integrasikan Data Rekam Medis Elektronik

Minggu, 26 Apr 2026 11:26 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka memperkuat pemantauan kesehatan masyarakat secara menyeluruh, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyiapkan…

Momentum Panen Raya: Penyaluran Banpang di Tulungagung Terkendala, Baru Capai 30 Persen

Momentum Panen Raya: Penyaluran Banpang di Tulungagung Terkendala, Baru Capai 30 Persen

Minggu, 26 Apr 2026 10:57 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dipicu momentum panen raya yang masih berlangsung di sejumlah wilayah, Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Tulungagung…

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Seorang pekerja bernama Wawan Frenki Cahyono (50), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, meninggal dunia didu…

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 harus dimaknai sebagai m…