Militan Rohingya Bakar Rumah Penduduk di Rakhine

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sebuah postingan di halaman Facebook kantor kepala tentara Min Aung Hlaing mengatakan tujuh rumah meledak di sebuah desa Rohingya pada Rabu dini hari. Pelaku peledakan tersebut adalah seorang "Einu" atau seorang militan dari Arakan Rohingya Salvation Army (ARSA). YANGON, M. Burhanudin. Militan Rohingya telah membakar rumah-rumah penduduk di negara bagian Rakhine dalam beberapa hari terakhir untuk mengintensifkan eksodus minoritas Muslim. Demikian tudingan yang dilontarkan kantor Kepala Militer Myanmar. "Pasukan keamanan yang bekerja sesuai dengan aturan hukum di Mi Chaung Zay di kota Buthidaung membantu warga desa memadamkan api yang berkobar sekitar 2:40 pada tanggal 4 Oktober," bunyi postingan tersebut seperti dikutip dari Daily Mail. Pernyataan tersebut juga menuduh anggota militan ARSA mendesak warga untuk lari dari desa Rohingya menuju Bangladesh. Krisis pengungsi meletus setelah serangan ARSA terhadap pos polisi Myanmar pada 25 Agustus. Lebih dari 500 ribu Muslim Rohingya lari dari pertumpahan darah komunal di Myanmar dalam enam minggu terakhir dan jumlahnya meningkat lagi. Pengungsi yang berhasil sampai ke Bangladesh menuduh tentara Myanmar - diapit oleh gerombolan etnis Rakhine - membantai dan membakar desa mereka. Kelompok hak asasi manusia mengatakan bahwa data satelit memberikan bukti kampanye 'bumi hangus' yang sistematis menargetkan desa Rohingya. Sebuah tindakan yang menurut PBB sama dengan "pembersihan etnis". Namun tentara Myanmar membantah membakar desa Rohingya dan secara konsisten menuduh militan membakar rumah mereka sendiri sebelum melarikan diri untuk menggalang dukungan global untuk tujuan mereka. Saling klaim yang bersaing tidak memungkinkan untuk diperiksa secara independen karena daerah yang dilanda konflik Rakhine berada di bawah kendali militer. Sejak krisis dimulai, media dan LSM internasional hanya diberi akses yang sangat terkontrol untuk kunjungan yang dilakukan secara resmi. Myanmar menyangkal kewarganegaraan Rohingya, yang menggambarkan mereka sebagai "orang Bengali". Ini adalah pandangan yang diterima dengan baik di dalam Myanmar, di mana masyarakat tidak menunjukkan sedikit simpati kepada Rohingya, memberikan dukungan tak terduga pada tentara yang pernah memerintah negara tersebut dengan tangan besi. 02
Tag :

Berita Terbaru

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengembangan perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, mulai merambah ke berbagai lapisan. Tak hanya p…

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Hotel Shangri-La Surabaya, …

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat kembali menunjukkan hasil…

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai setiap pukul 18.00-20.00 WIB. Dimana…

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat fenomena miris terutama siswa yang hendak berangkat dan pulang sekolah terpaksa menyeberangi sungai naik perahu dan rakit…

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu langkah strategis menghapus kemiskinan di wilayah Jember, Jawa Timur, kini Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait…