Pembunuh Sadis Cucu dan Nenek Divonis Mati

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Purbalingga - Terdakwa kasus pembunuhan sadis terhadap seorang nenek dan cucu warga Desa Kalikabong Kecamatan Kalimanah, Amin Subechi (26), akhirnya divonis hukuman mati. Ketua Majelis Hakim Ageng Priambodo saat membacakan amar putusannya di persiangan Senin (9/10), menyatakan sependapat dengan dakwaan jaksa yang menyebutkan terdakwa telah melakukan pembunuhan berencana seperti tercantum dalam pasal 340 KUHP. Bahkan hakim juga menilai perbuatan terdakwa tergolong sadis. ''Perbuatan terdakwa mengakibatkan penderitaan yang mandalam bagi keluarga korban dan meresahkan masyarakat. Majelis juga tidak melihat unsur yang meringankan,'' jelas Ageng Proambodo. Menanggapi putusan tersebut, penasehat hukum terdakwa dari LBH Perisai Kebenaran, Imbar Sumisno, langsung menyatakan banding. Menurutnya, tindakan terdakwa membunuh korban lebih disebabkkan emosi spontan karena ucapan kasar korban Hanani. ''Korban spontan menjadi marah saat diputus pacarnya, Hanani, dengan kata-kata yang pedas,'' jelasnya. Jaksa Penuntut Umum David Simorangkir dan Nurochman Adi Kusumo, dalam persidangan menyatakan pikir-pikir dalam menyikapi putusan tersebut, meskipun putusan majelis hakim sesuai dengan tuntutan jaksa. Sikap pikir-pikir, disampaikan JPU mengingat terdakwa dan penasehat hukumnya sudah menyatakan akan banding. Sebagaimana diketahui, kasus pembunuhan yang dilakukan Amin Subechi, terjadi pada Rabu (11/1) silam. Saat itu, warga menemukan Hanani Sulma Mardiyah (23) dan neneknya Eti Sularti (70), tergeletak di lantai rumahnya dalam keadaan meninggal dunia. Korban meninggal dengan kondisi mengenaskan, dengan luka seperti disembelih di bagian leher. Namun penyelidikan kasus ini tidak berlangsung lama. Selang sehari kemudian, petugas Sareskrim Polres Purbalingga berhasil mengungkap kasusnya dengan menangkap Amin Subechi sebagai tersangka pelaku pembunuhan. Dari pemeriksaan polisi, diketahui bahwa tersangka melakukan tindakan sadis karena korban Hanani telah memutuskan hubungan cinta mereka. Amin yang merasa kesal dengan keputusan korban, langsung membunuh korban di kamarnya. Nenek Eti Sularti yang mendengar suara gaduh di kamar cucunya, kemudian mendatangi kamar tersebut. Namun belum sampai masuk kamar, ia sudah dihadang tersangka kemudian juga dibunuhnya. Senjata tajam yang digunakan tersangka untuk membunuh kedua korban, diketahui merupakan senjata tajam yang sudah disiapkan dari rumah. Setelah hakim memutuskan vonis mati, para pengunjuk rasa meluapkan keharuannya dengan melantunkan salawat badar sembari berpelukan sambil meneteskan air mata. (FF)
Tag :

Berita Terbaru

Pemprov Jatim Siapkan Pola Kerja ASN Saat Ramadan Lebaran, Pelayanan Publik Tetap Prioritas

Pemprov Jatim Siapkan Pola Kerja ASN Saat Ramadan Lebaran, Pelayanan Publik Tetap Prioritas

Jumat, 13 Mar 2026 04:15 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 04:15 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan pengaturan pola kerja aparatur sipil negara (ASN) menjelang Hari Raya Idul Fitri 2…

Pemindahan Ibu Kota Mojokerto: Antara Ambisi Pembangunan dan Ujian Tata Kelola

Pemindahan Ibu Kota Mojokerto: Antara Ambisi Pembangunan dan Ujian Tata Kelola

Jumat, 13 Mar 2026 03:09 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 03:09 WIB

RENCANA pemindahan pusat pemerintahan atau ibu kota Kabupaten Mojokerto ke Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari, sejak awal diposisikan sebagai salah satu program…

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM,Madiun - Di tengah gencarnya narasi keberpihakan pada UMKM dan pasar rakyat, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa justru mengajak pul…

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

KPK Ungkap Temuan Korupsi di Kabupaten Pekalongan Hingga Rp 46 Miliar oleh Keluarga Mantan Pedangdut   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bupati Pekalongan nonaktif …

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Trump Isyaratkan Akhiri Perang, Karena Harga Minyak   SURABAYAPAGI.COM, New York - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Rabu (11/3) …

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto…