Pemkot Surabaya Terapkan Data Digital Terpadu, Pastikan Bansos Tepat Sasaran

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Program Perlindungan Sosial Digital Terintegrasi (Perlinsos Digital), data penerima bansos. SP/ SBY
Program Perlindungan Sosial Digital Terintegrasi (Perlinsos Digital), data penerima bansos. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Melalui program Perlindungan Sosial Digital Terintegrasi (Perlinsos Digital), data penerima bansos, para agen disiapkan untuk mendampingi masyarakat, khususnya kelompok rentan yang belum memiliki akses gawai maupun internet agar tetap bisa mengakses layanan bansos digital.

Oleh karenanya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai menerapkan sistem digital terintegrasi untuk memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) lebih tepat sasaran. Nantinya diverifikasi otomatis menggunakan Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang terkoneksi dengan berbagai lembaga negara.

“Para agen ini membantu masyarakat memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran,” ujar Kepala Dinas Sosial Surabaya Antiek Sugiharti, Senin (25/05/2026).

Sebagai persiapan, Pemkot Surabaya menggelar sosialisasi dan bimbingan teknis kepada 12.669 agen pendamping pada 20 dan 22 Mei 2026. Ribuan agen tersebut berasal dari berbagai unsur, mulai kepala OPD, camat, lurah, Satpol PP, TKSK, pendamping PKH, hingga ASN pendamping Kampung Pancasila.

Program Perlinsos Digital merupakan pengembangan transformasi digital nasional setelah sebelumnya diuji coba di Banyuwangi pada 2025. Tahun ini, program diperluas ke 42 kabupaten/kota di Indonesia, termasuk Surabaya.

Melalui sistem tersebut, data warga akan langsung terhubung dengan 16 kementerian dan lembaga. Integrasi itu memungkinkan pemerintah melakukan verifikasi otomatis terhadap kondisi ekonomi calon penerima bansos. Dimana, sistem baru ini akan mengurangi ketergantungan pada penilaian manual yang selama ini kerap memicu protes di masyarakat.

Sistem tersebut juga mampu membaca kepemilikan aset seperti kendaraan mewah atau tanah luas melalui integrasi dengan instansi terkait. Dengan begitu, penerima bansos diharapkan benar-benar berasal dari kelompok masyarakat yang membutuhkan. Meski berbasis digital, pemerintah tetap membuka masa sanggah selama satu bulan apabila ditemukan ketidaksesuaian data.

Pemkot Surabaya menjadwalkan proses penginputan data dan skrining kelayakan warga melalui aplikasi Perlinsos mulai berjalan Juni 2026. Data hasil uji coba itu akan menjadi dasar penyaluran bansos di Surabaya pada 2027. Melalui sistem digital terintegrasi ini, Pemkot Surabaya berharap penyaluran bansos menjadi lebih transparan, objektif, dan minim kecemburuan sosial di masyarakat. sb-03/dsy

Berita Terbaru

Komisaris Krakatau Steel (KRAS), Adityo Haryo Bimo, Undur Diri

Komisaris Krakatau Steel (KRAS), Adityo Haryo Bimo, Undur Diri

Rabu, 04 Nov 2026 07:37 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:37 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) mengumumkan pengunduran diri salah satu anggota Dewan Komisaris perseroan, Adityo Haryo Bimo. Surat…

Bahlil Ubah Aturan Soal Tambang Agar Daerah Peroleh Manfaat

Bahlil Ubah Aturan Soal Tambang Agar Daerah Peroleh Manfaat

Rabu, 04 Nov 2026 07:36 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:36 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia…

Harga Emas Dunia Melesat

Harga Emas Dunia Melesat

Rabu, 04 Nov 2026 07:34 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:34 WIB

SURABAYAPAGI.com - Harga emas dunia menguat pada Senin, 2 November 2026. Kenaikan harga emas dunia bangkit dari level terendah dalam satu tahun yang dicapai…

Menkeu Suahasil Waspadai Inflasi Pangan

Menkeu Suahasil Waspadai Inflasi Pangan

Rabu, 04 Nov 2026 07:32 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara mewaspadai kenaikan harga pangan atau volatile food di tengah kondisi kekeringan yang berpotensi…

Hashim Bingungkan Menteri UMKM

Hashim Bingungkan Menteri UMKM

Rabu, 04 Nov 2026 07:28 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim Djojohadikusumo terkait rencana pemerintah memajaki tukang cukur dan tukang pijat…

Dua Jam Mengintai di Plafon, Pria di Jember Perkosa Mahasiswi UIN

Dua Jam Mengintai di Plafon, Pria di Jember Perkosa Mahasiswi UIN

Rabu, 04 Nov 2026 07:25 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember – Seorang pria berinisial MRF, 28 tahun, warga Desa Pontang, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, diduga memperkosa seorang mahasiswi U…