Kejari Jember Tahan Bendahara UPK Pakusari

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Jember - Kejaksaan Negeri Jember menahan Bendahara UPK Kecamatan Pakusari. Tersangkan Nurul Fatimah (30) Warga Sumber Pinang, meminjamkan dana yang tidak sesuai prosedur yang berlaku. Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Asih S.H menyatakan bahwa tersangka sebagai penerima bantuan Simpan Pinjam Perempuan tahun 2014 hingga tahun 2016. Dana tersebut dinikmati sendiri, Kamis (12/10/2017). Menurut Asih, dana Simpan Pinjam Perempuan seharusnya di gulirkan tiap setoran dari tiap kelompok, namun tersangkan tidak melakukan hal tersebut. Tersangka menggulirkan dana seolah-olah dana tersebut miliknya sehingga pengguliran dana tidak sesuai prosedur. "Sejumlah uang yang di gulirkan Rp 146 juta namun tidak disetor pada bendahara tingkat atasnya "Ungkapnya. Asih juga menambahkan bahwa tersangka memang mempunyai pera penting di tingkat kepengurusan kecamatan, tersangka adalah bendahara UPK di 2 Desa Sumber Pinang dan Desa Pakusari Kecamatan Pakusari “Kronologi awal, bendahara mencairkan kemudian disalurkan ke para kelompok oleh kepala kelompok, kemudian disetorkan kepada bendahara, dan oleh bedahara tidak tidak disetorkan ke Rekening UPK yang seharusnya. Kemudian tanpa melalui prosedur dia langsung meminjamkan ke kelompok lain" terang Asih. Kasipidsus Kejari Jember juga mengatakan bahwa bendahara tersebut beranama Nurul yang setiap harinya bertugas sebagai pendamping program Dinas Sosial Kecamatan, warga Desa Sumber Pinang Kecamatan Pakusari. "Yang tidak di gulirkan tanpa melalui prosedur sejumlah 146 juta, dimana kejadian tersebut sudah berlangsung lama, dan ini berlangsung dari tahun 2014 , 2015 dan 2016" tegasnya. ndik
Tag :

Berita Terbaru

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Seorang pekerja bernama Wawan Frenki Cahyono (50), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, meninggal dunia didu…

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 harus dimaknai sebagai m…

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI-KEDIRI :  Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur melakukan investigasi terkait dengan laporan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di …

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA :  Vero, salah satu agensi komunikasi independen terkemuka di Asia Tenggara, bersama Magnifique, agensi 360 communications di Indonesia, …

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -  Daop 7 Madiun melaksanakan kegiatan Tilik Lintas melalui perjalanan lori dresin pada petak jalan antara Stasiun Kertosono hingga …

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, - Pemerintah Kota Kediri bergerak cepat menindaklanjuti kasus dugaan keracunan yang dialami sejumlah siswa usai mengonsumsi makanan dalam…