Bisnis Kuliner Cita Citata

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Sebelum namanya populer dan bisa mendapatkan job bernilai jutaan rupiah, Cita Citata pernah hanya memiliki uang Rp100 ribu. Dengan itu, Cita berkeinginan untuk makan di restoran. Namun apa daya, dengan uang segitu tentu tak akan cukup membayar menu di restoran. Roda kehidupan selalu berputar, demikian adalah rumus dunia. Tak selamanya posisi orang berada di atas, demikian pula sebaliknya. Begitu pula cerita Cita Citata yang juga pernah mengalami masa-masa sulit. "Aku dulu juga sempat makan di jalan, aku sempat nggak ada uang, yang punya 100 ribu saja tapi pengin makan makanan enak yang ada di restoran," kata Cita Citata ditemui di peluncuran Geulish di Plaza Festival, Kuningan, Jakarta Selatan, baru-baru ini. Mengenang hal itu, Cita pun berusaha agar orang-orang yang memiliki keterbatasan dana seperti dirinya dahulu tak bernasib sama. Makanya ketika mendapatkan kesempatan dan kemampuan berbisnis kuliner, Cita mengusung harga terjangkau. "Ini kenapa Cita buka ini. Orang bisa makan makanan kayak di restoran dan disajikan higienis dan kualitas bagus tapi harga terjangkau," tutur pelantun Sakitnya Tuh Disini tersebut. Bagi Cita, berbisnis memiliki tujuan positif. Karena dengannya, ia bisa membantu orang dengan ketersediaan lapangan pekerjaan. Ia berharap bisa melebarkan sayap bisnis yang dimulai dengan modal ratusan juta tersebut. "Buat cita ini kebanggaan tersendiri karena walaupun kecil tapi Cita berharap bisa buka lapangan kerja baru dan memperluas juga. Mudah-mudahan banyak yang sayang dan suka dengan Geulish juga. Kalau modal di bawah 200 (juta) udah all in," terang Cita Citata. sta
Tag :

Berita Terbaru

Ketua Komisi A Dorong Birokrasi Pemkot Perkuat Fungsi Pengawasan

Ketua Komisi A Dorong Birokrasi Pemkot Perkuat Fungsi Pengawasan

Selasa, 14 Jul 2026 17:50 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 17:50 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, lurah, camat, hingga kepala organisasi perangkat daerah (OPD) harus m…

Lima Belas Ketua TP PKK Desa Dilantik, Ketua TP PKK Kecamatan Candi Memimpin Pelantikan

Lima Belas Ketua TP PKK Desa Dilantik, Ketua TP PKK Kecamatan Candi Memimpin Pelantikan

Selasa, 14 Jul 2026 17:09 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 17:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Candi resmi melantik lima belas Ketua Tim Penggerak PKK Desa masa bakti 2026–2034 di Pendopo Kec…

Dituntut 7 Tahun Penjara, Pengacara Sugiri Sebut Jaksa KPK Acuhkan Fakta Persidangan

Dituntut 7 Tahun Penjara, Pengacara Sugiri Sebut Jaksa KPK Acuhkan Fakta Persidangan

Selasa, 14 Jul 2026 17:04 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 17:04 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Tim penasihat hukum Bupati Ponorogo nonaktif Sugiri Sancoko menilai Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak …

MajaCraft Hadirkan Ekosistem Digital bagi Pelaku Ekonomi Kreatif Indonesia

MajaCraft Hadirkan Ekosistem Digital bagi Pelaku Ekonomi Kreatif Indonesia

Selasa, 14 Jul 2026 15:16 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 15:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Transformasi digital membuka peluang baru bagi pelestarian budaya Indonesia. Melalui MajaCraft.id, karya para pengrajin dan…

Kebakaran Gunung Gombak di Ponorogo Hanguskan 15 Hektare Karhutla

Kebakaran Gunung Gombak di Ponorogo Hanguskan 15 Hektare Karhutla

Selasa, 14 Jul 2026 15:11 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Gunung Gombak atau Gunung Nglarangan di Dukuh Karanggayam, Desa Sukosari,…

Puncak Skandal Ponorogo, Bupati Nonaktif Sugiri Dituntut 7 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Jabatan dan Proyek RSUD

Puncak Skandal Ponorogo, Bupati Nonaktif Sugiri Dituntut 7 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Jabatan dan Proyek RSUD

Selasa, 14 Jul 2026 14:35 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Babak baru penanganan perkara korupsi yang mengguncang Pemerintah Kabupaten Ponorogo memasuki tahap krusial. Jaksa Penuntut Umum (…