UNAIR Naik 19 Peringkat se-Asia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Lembaga pemeringkatan perguruan tinggi Quacquarelli Symonds baru saja merilis pemeringkatan perguruan tinggi Asia, Asian University Ranking (QS AUR), Selasa (17/10). Dalam rilis itu, Universitas Airlangga menempati peringkat ke 171, naik 19 peringkat dari tahun sebelumnya yang berada pada posisi 190. Menanggapi rilis tersebut, Ketua Badan Perencanaan dan Pengembangan UNAIR Prof. Badri Munir Sukoco Ph.D mengungkapkan rasa syukurnya. Meski demikian, Badri mengatakan masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi UNAIR untuk terus meningkatkan kualitas. Badri mengatakan, berdasarkan hasil dari pemeringkatan itu, akademik reputasi UNAIR terhitung tinggi di Asia. Sayangnya, kriteria itu belum diikuti oleh kriteria-kriteria yang lain. “UNAIR ada lonjakan nilai di academic reputation. Academic reputation UNAIR naik sejumlah 10 poin. Sayangnya, bobotnya hanya 30 persen. Untuk academic reputation ranking kita 95 di Asia. Yang jadi masalah adalah kinerja,” ujar Badri. Kinerja yang dimaksud meliputi beberapa penilaian. Seperti jumlah paper yang dihasilkan dosen di masing-masing fakultas, jumlah dosen yang telah menempuh studi S-3, serta jumlah mahasiswa asing yang belajar di UNAIR. “Paper per faculty, staf Ph.D, inbound student, ini yang harus kita tingkatkan,” ujar dosen yang baru dikukuhkan sebagai profesor itu. Dalam kesempatan itu Badri menghimbau agar para dosen yang sedang menempuh studi S-3 agar segera lulus dan kembali mengabdi di UNAIR. Sementara yang belum menempuh studi S-3, diharapkan untuk segera. Ia juga menghimbau agar alumni yang telah menempuh studi S-3 turut serta memberikan kuliah umum sebagai dosen tamu di UNAIR. Hal inipun memengaruhi penilaian pemeringkatan dari QS-AUR. Badri memaparkan, UNAIR terhitung terlambat dalam menggenjot publikasi pada jurnal terindeks Scopus. Pasalnya, kampus-kampus lain sudah lebih dulu dalam melakukan salah satu Tri Darma Perguruan Tinggi ini. “UNAIR baru tahun 2015 dosen diminta publikasi Scopus. Sebelumnya tidak. Padahal kampus-kampus lain sudah lebih dulu,” ungkap Badri. Tahun 2014 silam, publikasi dosen UNAIR yang terindeks Scopus masih dalam angka 111. Angka itu terus mengalami kenaikan yang signifikan hingga saat ini. Terhitung per 12 Oktober, ada 286 publikasi yang terindeks Scopus. Menyiasati poin UNAIR agar mendapatkan penilaian yang tinggi dalam bidang publikasi, Badri menyarankan agar para dosen menggandeng dosen dan akademisi lintas kampus bahkan lintas negara. Sebab menurutnya, saat ini dosen-dosen UNAIR masih melakukan penelitian bersama rekan sesama UNAIR. “Kalau kita ikut yang kompetitif, misalnya hibah kerja sama luar negeri, penelitian strategis nasional (PSN), itu akan jauh lebih bagus. Karena kita bisa bekerja sama dengan peneliti dari negara lain, dan publikasi akan meningkat,” ungkapnya. ifw
Tag :

Berita Terbaru

Ketua Komisi A Dorong Birokrasi Pemkot Perkuat Fungsi Pengawasan

Ketua Komisi A Dorong Birokrasi Pemkot Perkuat Fungsi Pengawasan

Selasa, 14 Jul 2026 17:50 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 17:50 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, lurah, camat, hingga kepala organisasi perangkat daerah (OPD) harus m…

Lima Belas Ketua TP PKK Desa Dilantik, Ketua TP PKK Kecamatan Candi Memimpin Pelantikan

Lima Belas Ketua TP PKK Desa Dilantik, Ketua TP PKK Kecamatan Candi Memimpin Pelantikan

Selasa, 14 Jul 2026 17:09 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 17:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Candi resmi melantik lima belas Ketua Tim Penggerak PKK Desa masa bakti 2026–2034 di Pendopo Kec…

Dituntut 7 Tahun Penjara, Pengacara Sugiri Sebut Jaksa KPK Acuhkan Fakta Persidangan

Dituntut 7 Tahun Penjara, Pengacara Sugiri Sebut Jaksa KPK Acuhkan Fakta Persidangan

Selasa, 14 Jul 2026 17:04 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 17:04 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Tim penasihat hukum Bupati Ponorogo nonaktif Sugiri Sancoko menilai Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak …

MajaCraft Hadirkan Ekosistem Digital bagi Pelaku Ekonomi Kreatif Indonesia

MajaCraft Hadirkan Ekosistem Digital bagi Pelaku Ekonomi Kreatif Indonesia

Selasa, 14 Jul 2026 15:16 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 15:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Transformasi digital membuka peluang baru bagi pelestarian budaya Indonesia. Melalui MajaCraft.id, karya para pengrajin dan…

Kebakaran Gunung Gombak di Ponorogo Hanguskan 15 Hektare Karhutla

Kebakaran Gunung Gombak di Ponorogo Hanguskan 15 Hektare Karhutla

Selasa, 14 Jul 2026 15:11 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Gunung Gombak atau Gunung Nglarangan di Dukuh Karanggayam, Desa Sukosari,…

Puncak Skandal Ponorogo, Bupati Nonaktif Sugiri Dituntut 7 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Jabatan dan Proyek RSUD

Puncak Skandal Ponorogo, Bupati Nonaktif Sugiri Dituntut 7 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Jabatan dan Proyek RSUD

Selasa, 14 Jul 2026 14:35 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Babak baru penanganan perkara korupsi yang mengguncang Pemerintah Kabupaten Ponorogo memasuki tahap krusial. Jaksa Penuntut Umum (…