Head to Head, Khofifah vs Gus Ipul

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Persaingan antara Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dengan Khofifah Indar Parawansa semakin ketat. Dalam hasil survei terbaru, keduanya sama-sama naik. Khususnya dalam segi elektabilitas atau tingkat keterpilihan. Khofifah naik sekitar 4 persen, sedang Gus Ipul naik 2 persen. Figur calon wakil gubernur (cawagub) menjadi penentu kemenangan saat Pilgub Jatim digelar Juni 2018. Sayangnya, calon pendamping Khofifah belum ditetapkan. Sedang Gus Ipul dipastikan duet dengan Abdullah Azwar Anas yang saat ini menjadi Bupati Banyuwangi. Laporan : Riko Abdiono – Ibnu F Wibowo, Editor : Ali Mahfud Melihat angka hasil survey The Initiative Institute April 2017 lalu, diketahui elektabilitas Gus Ipul meraih 33,2 persen, kemudian Khofifah Indar Parawansa 28,3 persen, disusul Tri Rismaharini 26,1 persen. Namun dalam hasil Survey terakhir yang dilakukan 6 September 2017 sampai 20 September 2017, angkanya terjadi kenaikan. Gus Ipul elektabilitasnya menjadi 36,3% atau naik sekitar 3,1% kemudian Khofifah menjadi 32,4% atau naik sebanyak 4,1%. Sedangkan Tri Rismaharini malah turun 3,2% menjadi 22,9%. “Dari segi persentase kenaikan elektabilitas, Khofifah leading di atas Gus Ipul, meskipun secara angka keseluruhan masih tinggi Gus Ipul,” papar Direktur The Initiative Institute, Airlangga Pribadi, di Surabaya, Minggu (22/10/2017). Dengan demikian, kompetisi antara Gus Ipul dan Khofifah semakin ketat dan menarik. Mengingat selisih diantara kedua tokoh yang head-to head itu semakin dekat. “Ini berarti selisih antara Gus Ipul dengan Khofifah hanya terpaut 3,9 persen saja, padahal di survey awal kami selisihnya masih beda hampir 5 persen,” imbuhnya. Untuk itu, kapasitas figure calon gubernur menjadi sangat penting. Karena baik itu Gus Ipul atau Khofifah selama ini sudah bergerak keliling Jawa Timur untuk menaikkan popularitas dan elektabilitasnya. Termasuk dengan siapa pasangan calon wakil gubernurnya juga ikut menentukan hasil survei nanti. “Bisa saja Gus Ipul saat ini juga terdorong setelah gandeng Azwar Anas, karena sejak awal survei sampai sekarang, hasilnya Azwar Anas menempati posisi tertinggi sebagai cawagub,” tandas peneliti yang akrab disapa Angga ini. Jika Khofifah ingin kuat, lanjut dia, maka harus punya gandengan yang pas. Minimal bisa menandingi Abdullah Azwar Anas yang saat ini elektabilitasnya dalam survei The Initiative sudah di angka 19,7 persen. Disusul Said Abdullah (anggota DPR dari PDIP) 11�n Abdul Halim Iskandar (Ketua PKB Jatim) 4,4 %. Disusul nama-nama lain seperti Masfuk (Ketua DPD PAN Jatim), Hasan Aminudin (Anggota DPR dari Nasdem), Suyoto (Bupati Bojonegoro) dan Emil Dardak (Bupati Trenggalek). Pengaruh Elite Jakarta Disisi lain, pengaruh kekuatan dari Jakarta juga bakal berdampak pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur. The Initiative sempat melakukan survey soal pilihan parpol dan calon presiden jika dilakukan pemilihan pada hari ini di Jawa Timur. Hasilnya, PDI-P menempati posisi tertinggi dengan angka 26,1% disusul PKB 18,8%, Gerindra 9,3%, Demokrat 7,7%, Golkar 6,6%, PPP 3,8%, PAN 2,7�n seterusnya. Sedangkan untuk capres, pilihan tertinggi adalah Joko Widodo 71,6% disusul Prabowo Subianto 26,3%. “Artinya, Jokowi Effect sangat besar juga di Pilgub Jatim, selain adanya Pakde Karwo Effect yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Jatim,” paparnya. Hal inilah yang kemudian bakal dijadikan oleh Khofifah maupun Gus Ipul. Khofifah secara tidak langsung sudah menunjukkan akan didukung oleh partai-partai pendukung Jokowi seperti Golkar, Hanura, Nasdem dan PPP ditambah dengan Partai Demokrat yang notabene di Jatim, ketua Demokrat adalah Pakde Karwo. Tak mau kalah, Gus Ipul juga masih berpeluang dalam meraih dukungan Jokowi maupun Pakde Karwo. Sebab, PDI-P dan PKB pengusung Gus Ipul adalah partai pendukung Jokowi di Pilpres 2014 lalu. Ditambah lagi, Gus Ipul selama ini bersama-sama dengan Pakde Karwo selama dua periode sebagai wagub. “Bisa jadi, peran Jokowi ini jadi rebutan Gus Ipul dan Khofifah, bahkan di Pilgub Jatim ini adalah momen SBY merapat ke Jokowi,” terangnya. Cawagub Khofifah Khofifah menyerahkan tim 17 yang terdiri sejumlah kiai NU cultural untuk mencari cawagub yang bisa menandingi Gus Ipul-Anas yang diusung PDIP dan PKB. Dari delapan nama yang muncul, dua diantaranya disebut-sebut nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang tak lain putra Ketum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Kabar terakhir, Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni. Ipong dipandang memiliki mobilitas tinggi dan namanya cukup dikenal di Ponorogo dan kawasan Mataraman. Sinyal itu ditunjukkan Khofifah saat menghadiri tasyakuran 28 Tahun Pesantren Putri Al Mawaddah di kabupaten yang terkenal reognya itu, Sabtu (21/10/2017) lalu. Mensos Khofifah yang berjilbab merah dan berbusana merah, duduk berdampingan dengan Ipong. Bahkan Ipong dalam sambutannya menebar pujian dan mendoakan Khofifah menjadi Gubernur Jatim, dan berlanjut ke presiden. "Mari kita doakan bersama agar Ibu Khofifah menjadi tokoh bangsa yang kelak bisa menjadi presiden. Tapi sementara kita doakan beliau agar tahun depan bisa menjadi Gubernur Jawa Timur," cetus Ipong saat itu. Khofifah yang dikonfirmasi belum menentukan siapa cawagub yang akan mendampinginya di Pilgub Jatim tahun depan. Menurutnya, pihaknya masih menjalin komunikasi dengan sejumlah partai yang akan mengusungnya nanti. "Saya sampaikan ke partai, saya akan meminta pertimbangan dan rekomendasi para kyai. Dari pertemuan dengan para kyai ada 8 nama dan survei pada 5 November baru turun," ujar Khofifah ditemui saat penyerahan Program Keluarga Harapan di Pondok Pesantren MBI Amanatul Ummah, Desa Kebangbelor, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Minggu (22/10) kemarin. Survei terhadap 8 sampai 10 nama calon tersebut sesuai yang direkomendasi para kyai yang menggelar pertemuan di Surabaya. Khofifah menegaskan, para kyai menyebutkan jika criteria Cawagub nanti adalah aliansi santri nasionalis. Ibaratnya santri sudah terpresentasikan di Khofifah, maka calon wakil akan menjadi bagian dari santri nasionalis. Parpol Percaya Kyai Sementara itu, Ketua Bappilu DPP NasDem Effendi Choirie menyatakan untuk urusan cawagub telah diserahkan kepada para kiai yang telah menjaring 8 nama. "Kami percaya beliau-beliau akan melakukan istikhoroh dan hasilnya Insya Allah akan terbaik dan membawa kemaslahatan untuk umat di Jatim," jelasnya. Partai NasDem sebagai salah satu pengusung, kata Gus Choi, akan menghormati pilihan para kiai. "Partai-partai pengusung lainnya Insya Allah juga akan menerima keputusan para kiai. Kita menghormati para kiai," tandas mantan anggota DPR yang akrab disapa Gus Choi ini. Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah, Kyai Asep Syaifuddin Chalim mengatakan pihaknya masih melakukan kajian dan survey terhadap delapan nama bacagub Khofifah. “Kita harus bermusyarawah dan istikhoroh. Hasilnya tanggal 5 (November), yang nantinya di survei tapi hasil ini bukan nomor satu dan bukan hasil akhir," ujar kyai kharismatis yang menjadi Jubir Tim 17. Masih kata Kyai Asep, ada 8 sampai 10 nama yang akan di survei sebagai wakil Khofifah. Ada dari kalangan pejabat maupun politikus, namun belum bisa menyebutkan siapa saja. Pihaknya meminta agar menunggu hasil survey yang nantinya akan dikonsultasi dengan partai pendukung."Sehingga mempunyai kesepakatan jika hasil tersebut merupakan hasil dari mengusung bersama. Bukan dari salah satu parpol saja dan 8 sampai 10 nama tersebut berdasarkan kronologis rasional sehingga ada urutannya, jadi tidak sembarang dan tentunya juga mempertimbangkan berbagai hal," papar dia. n
Tag :

Berita Terbaru

Tak Dibatasi Usia, Perkuat Silaturrahmi Antar Alumni SDN Kapanjin Sumenep

Tak Dibatasi Usia, Perkuat Silaturrahmi Antar Alumni SDN Kapanjin Sumenep

Minggu, 22 Mar 2026 20:33 WIB

Minggu, 22 Mar 2026 20:33 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Merajut benang historis kebersamaan para alumni SDN Kapanjin era 80-an, bertempat di Hotel Myze kab. Sumenep. Suasana berbahagia ini,…

Raih Kemenangan di Hari yang Fitri, Masjid An-Nur Dukuhsari Jabon Gelar Sholat Idulfitri 1447 H/2026 M Sabtu Ini

Raih Kemenangan di Hari yang Fitri, Masjid An-Nur Dukuhsari Jabon Gelar Sholat Idulfitri 1447 H/2026 M Sabtu Ini

Sabtu, 21 Mar 2026 07:49 WIB

Sabtu, 21 Mar 2026 07:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Marilah Kita Merajut Tali Persaudaraan untuk meraih kemenangan dan keberkahan di Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/tahun 2026…

Terjebak Hampir 12 Jam, Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Terjatuh Dalam Septic Tank

Terjebak Hampir 12 Jam, Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Terjatuh Dalam Septic Tank

Jumat, 20 Mar 2026 13:36 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 13:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Lansia tewas  Karminem 60 warga Desa Krisik Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, di temukan tewas dalam …

Kokola Group Konsisten Dampingi Mudik Gratis Jatim, Tebar Sharing Happylicious untuk 4.000 Pemudik

Kokola Group Konsisten Dampingi Mudik Gratis Jatim, Tebar Sharing Happylicious untuk 4.000 Pemudik

Jumat, 20 Mar 2026 12:37 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Program Mudik Gratis Angkutan Lebaran tahun 2026/1447 H yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur tak…

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Warga di Blitar tergopoh gopoh padamkan api yang membakar sebuah Ruko milik Pasutri Adi Kurniawan dan Sri Sulastri warga Desa…

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk kembali menggelar program mudik gratis Kembali Seru Bersama (KURMA) 2026 untuk mendukung perjalanan …