Pendamping Khofifah, PD 90% Usung Emil

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Ajang rebutan menjadi pendamping bakal calon gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mulai mengerucut. Dari 8 nama yang digodok oleh tim 9 bentukan para kyai dan ulama Jawa Timur, kini tersisa 4 nama saja. Informasi yang diterima, empat nama itu antara lain, Ipong Muclisony (Bupati Ponorogo), Hasan Aminudin (mantan Bupati Probolinggo), Masfuk (Ketua DPW PAN Jatim) dan Emil Dardak (Bupati Trenggalek). Empat nama itu sama-sama punya peluang kuat dan juga memiliki jaringan massa di Jawa Timur. Laporan : Riko Abdiono-Ibnu F Wibowo, Editor: Ali Mahfud Partai Demokrat (PD) Jatim bahkan terang-terangan menyebut satu nama dari 4 kandidat cawagub itu. Partai Demokrat yang merupakan motor utama dalam koalisi pengusung Khofifah ini memastikan 90 persen akan mengusung Emil Dardak untuk mendampingi Khofifah. Renville Antonio, Sekretaris DPD Partai Demokrat Jawa Timur mengatakan, bicara soal pendamping yang pas untuk Khofifah di Pilgub Jatim 2018 adalah tokoh muda yang berhasil dan berprestasi. Demokrat melihat sosok Emil Dardak Bupati Trenggalek sosok yang pas bila disandingkan dengan Khofifah di Pilgub Jatim mendatang. "Sosok Emil sosok yang bisa diterima oleh parpol koalisi yang akan bersama-sama mengusung Khofifah di pilgub nanti," ujar Renville di kantornya, kemarin (24/10). Menurut Renville, selain masih muda dan memiliki jiwa kepemimpinan yang bisa diandalkan, Emil Dardak adalah sosok yang bisa menandingi keberadaan Abdullah Azwar Anas yang telah diusung PDIP dan PKB mendampingi Syaifullah Yusuf. Tidak dapat dipungkiri, hingga saat ini pasangan Gus Ipul – Anas adalah penantang berat Khofifah. "Emil adalah generasi yang benar-benar asli milenial, usianya masih sangat muda, lebih muda dari semua kandidat yang sudah ada saat ini,” yakin Renville. Selain itu, Emil Dardak adalah anak muda yang bisa menjawab tantangan Jawa Timur ke depan. “Serta menjawab keinginan warga Mataraman yang menginginkan adanya calon di Pilgub Jatim dari unsur nasionalis," jelasnya. Menurut Renville, dua tahun menjadi bupati, Emil bisa membawa suasana di Trenggalek saat ini cukup kondusif. Ini merupakan implementasi kepemimpinan Pakde Karwo di Jatim selama ini yang bisa membawa suasana kompak di Jatim. Hal itu bisa dilihat dari hubungan harmonis yang terjadi di Trenggalek antara eksekutif dan legislatif. Bahkan parpol-parpol yang ada di Trenggalek bisa diayomi semua sehingga semua bisa berjalan seiring dalam pembangunan Trenggalek. "Kalau dilihat kepemimpinan yang diterapkan Emil sama dengan kepemimpinan Pakde di Jatim selama ini. Sehingga sangat pas Emil ditarik ke Jatim sebagai pengganti Pakde bersama Khofifah," jelas pria yang juga ketua Komisi C DPRD Jatim. Terkait klaim PDIP, Emil Dardak kader PDI-P dan tidak akan mau untuk maju di pilgub mendatang, Renville menepis pernyataan tersebut. Karena dalam sejarah diusungnya Emil Dardak pada pemilihan bupati Trenggalek 2015 lalu, Partai Demokrat lebih awal memberikan dukungan. "Justru Demokrat yang awal-awal bersama PAN yang mengusung Emil untuk maju di Pilkada Trenggalek. Sehingga tidak benar bila Emil milik PDIP," paparnya. Menunggu Sikap Khofifah Masih belum jelasnya sikap Khofifah menjadikan peta politik di Jawa Timur dalam menyambut Pilgub Jatim tidak kunjung menjadi jelas. Sebab, PAN dan Partai Demokrat yang disebut-sebut bakal menjadi kunci terbentuknya poros ketiga masih menunggu Cawagub yang bakal ditunjuk Khofifah. Pengamat politik asal Universitas Trunojoyo Madura Mochtar W. Oetomo berpendapat kedua partai tersebut saat ini tengah menunggu sikap lebih lanjut dari Khofifah. Menurutnya, apabila tidak diakomodir, maka besar kemungkinan partai-partai tersebut akan membentuk poros ketiga. "Karena dua-duanya saat ini juga tengah mengajukan nama-nama kader mereka untuk dijadikan Cawagub. Jelas kedua partai tersebut sangat mungkin untuk cabut dan membentuk poros sendiri bila merasa kepentingannya tidak dipenuhi," jelas Mochtar dihubungi Selasa (24/10) kemarin. Dengan kondisi demikian, Mochtar berpendapat hingga beberapa waktu ke depan kondisi peta politik menyambut Pilgub Jatim 2018 akan masih sulit untuk dibaca. "Sebab, Khofifah sendiri masih menimbang-menimbang siapa yang ia pilih sebagai Cawagub. Tim 9 Kyai kan juga tengah berdiskusi kan. Kira-kira ya sekitar sampai 3 minggu lagi mungkin," tambahnya. Komunikasi Intensif Dikonfirmasi, Bendahara DPW PAN Jatim Agus Maimun tidak menampik partainya saat ini tengah melakukan komunikasi intensif dengan Khofifah. Komunikasi tersebut bertujuan untuk mengajukan nama Ketua DPW PAN Jatim Masfuk untuk menjadi Cawagub bagi Khofifah. "Karena itu sesuai hasil Rakerwil lalu. Kenapa Khofifah? Karena yang kami lihat, yang paling mungkin itu. Kan Gus Ipul sudah bersama dengan Azwar Anas," kata Agus Maimun. Sementara itu, partai-partai yang sudah mengumumkan sikap resmi mereka untuk mendukung Khofifah menyatakan bakal memberikan hak penuh kepada Khofifah untuk memilih Cawagub. Partai-partai tersebut hanya akan mengirimkan nama hasil seleksi internal yang mereka lakukan. n
Tag :

Berita Terbaru

Diterjang Hujan Angin Kencang: Petugas Gabungan Bersihkan Material Longsor di Tulungagung, Tak Ada Korban Jiwa

Diterjang Hujan Angin Kencang: Petugas Gabungan Bersihkan Material Longsor di Tulungagung, Tak Ada Korban Jiwa

Minggu, 05 Apr 2026 11:52 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 11:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Setelah diterjang hujan deras disertai angin yang kencang hingga mengakibatkan rumah-rumah di permukiman terdampak longsor…

Seleksi Pembentukan Paskibraka 2026 Dibuka, Wali Kota Mojokerto Tekankan Transparansi dan Integritas

Seleksi Pembentukan Paskibraka 2026 Dibuka, Wali Kota Mojokerto Tekankan Transparansi dan Integritas

Minggu, 05 Apr 2026 11:47 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 11:47 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, secara resmi membuka seleksi pembentukan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Ko…

Bantuan Pangan Tuntas untuk 14.507 KK, Pemkot Mojokerto Jaga Daya Beli Warga Pasca Lebaran

Bantuan Pangan Tuntas untuk 14.507 KK, Pemkot Mojokerto Jaga Daya Beli Warga Pasca Lebaran

Minggu, 05 Apr 2026 11:42 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 11:42 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto memastikan penyaluran bantuan pangan beras alokasi Februari–Maret 2026 dari Pemerintah Pusat telah t…

Lewat Demplot Varietas Ronggojalu, Diperta Probolinggo Tingkatkan Produktivitas Bawang Merah hingga 30 Persen

Lewat Demplot Varietas Ronggojalu, Diperta Probolinggo Tingkatkan Produktivitas Bawang Merah hingga 30 Persen

Minggu, 05 Apr 2026 11:42 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 11:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Pertanian (Diperta) setempat saat ini tengah berupaya meningkatkan…

Parkir Berlangganan Sesuai Aturan, Warga Kota Mojokerto  Diuntungkan

Parkir Berlangganan Sesuai Aturan, Warga Kota Mojokerto  Diuntungkan

Minggu, 05 Apr 2026 11:37 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 11:37 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Program parkir berlangganan yang diterapkan Pemerintah Kota Mojokerto dinilai memberikan kemudahan. Masyarakat cukup …

Mengandung Gas dan Berpotensi Ledakan, Pemkab Setop Pengeboran Sumur di Sumenep

Mengandung Gas dan Berpotensi Ledakan, Pemkab Setop Pengeboran Sumur di Sumenep

Minggu, 05 Apr 2026 11:32 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 11:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Dalam rangka mengantisipasi kebakaran dan ledakan lantaran pengeboran sumur di di Dusun Somangkaan, Desa Karduluk, Kecamatan…