Lampu Tidur dari Limbah Kaca Ciptaan Pria Tulungagung

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dengan sangat hati-hati Supriyanto (42) melekatkan satu per satu potongan kaca menggunakan lem silikon. Beberapa menit kemudian potongan-potongan kaca tersebut membentuk sebuah pesawat tempur. “Masih kasar, banyak detail yang perlu diselesaikan,” ujar Supriyanto, saat ditemui di bengkel etalase di utara Pasar Hewan Ngunut. Supri, kesehariannya bekerja membuat etalase kaca. Setiap hari ada potongan-potongan kaca yang tidak bisa digunakan, dan harus dibuang. Dua bulan lalu Supri berpikir bagaimana caranya untuk memanfaatkan potongan kaca itu, menjadi barang yang punya nilai. “Namanya limbah, selama ini hanya dibuang begitu saja. Lama-lama kok sayang kalau dibuang,” ucap Supri. Awalnya warga Dusun Krajan, Desa Kaliwungu, Kecamatan Ngunut ini memanfaatkan potongan kaca menjadi sebuah asbak. Karena limbah kaca yang dipakai ukurannya terbatas, asbak tersebut hanya berbentuk kotak. Namun ternyata asbak tersebut diminati temannya dan dibeli Rp 25.000. Setelah asbak buatannya dibeli, Supri semakin semangat untuk berinovasi dengan desain. Maka dibuatlah tutup lampu tidur. Bentuknya dibuat mirip candi, dan di dalamnya ada rongga untuk menempatkan bola lampu. “Tidak ada desain khusus, digambar atau bagaimana. Pokoknya dibayangkan saja terus diwujudkan dengan limbah kaca,” ungkap Supri. Ternyata dari tutup lampu buatan Supri juga diminati. Mulanya peminatnya hanya teman-teman yang kebetulan melihat di etalase rumahnya. Satu tutup lampu tidur berbentuk candi ini dijual Rp 50.000 per buah. Jika bentuknya lebih rumit, Supri menjual seharga Rp 100.000. Namun karena hanya kerjaan sambilan, produk limbah kaca ini tidak bisa dipastikan produksinya. Rata-rata satu produk dibuat selama dua hari. Biasanya Supri mengerjakan tutup lampu tidur ini saat tidak ada kerjaan etalase. Atau di sela waktu istirahat, dan setelah bekerja sore hari. (FF/TRI)
Tag :

Berita Terbaru

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

SurabayaPagi.com : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menerima penghargaan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025 dengan Status …

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Awak pekan ini polisi menangkap tersangka inisial MH (29) berikut barang bukti 420 cartridge Etomidate.Ditrektur Reserse Narkoba Polda Riau…

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengatakan Kemendagri menurunkan tim Inspektorat Jenderal (Itjen) untuk memantau aktivitas Gubernur Kaltim.…

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

SURABAYAPAGI : Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, menggunakan anggaran jumbo hingga berujung aksi demo mahasiswa pada 21 April lalu.Aksi 21 April Rakyat…

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Institusi Polri diguncang anggotanya lagi. Terbaru, mantan Kanit Narkoba Polresta Pulau Ambon berinisial IT ditangkap atas kasus penyalahgunaan narkoba. Pelaku…

Berebut Mahasiswa Baru, PTN Jadi Lembaga Pelatihan Kerja

Berebut Mahasiswa Baru, PTN Jadi Lembaga Pelatihan Kerja

Senin, 27 Apr 2026 22:00 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:00 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemdiktisaintek, Badri Munir Sukoco ancang ancang hentikan prodi yang kurang peminat. Badri Munir, berharap…