RS PTN Dapat Menjadi Wahan Pembelajaran Kesehatan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebanyak 25 Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RS PTN) di Indonesia menggelar acara pertemuan untuk pertama kalinya. Acara yang dihadiri oleh Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi M. Nasir itu berlangsung di Aula Dharmawangsa RS Universitas Airlangga, kemarin. Direktur RS UNAIR Nasronudin, dalam sambutannya menjelaskan berbagai perkembangan dan pengembangan RS UNAIR sebagai salah satu RS Pendidikan di Indonesia. Baginya, untuk mengembangkan ke arah yang lebih baik, diperlukan langkah untuk menata kemandirian dan layanan unggulan. "Satu hal yang tengah menjadi target besar kami tahun ini adalah kendali mutu dan kendali biaya," jelasnya. Meski mengalami perkembangan yang positif, Nasron juga menunjukkan beberapa permasalahan yang dihadapi. Hal ini sengaja ia paparkan mengingat kemungkinan besar juga dialami oleh RS PTN lainnya. Permasalahan yang mendasar menurutnya meliputi sumber daya manusia, sarana prasarana, persaingan, dan layanan BPJS. "Permasalahan SDM misalnya, kita ini masih banyak tenaga kontrak. Nah tenaga kontrak ini kan rentan mutasi," tegas Nasron. Sambutan selanjutnya disampaikan langsung oleh Rektor UNAIR M. Nasih. Dalam kesempatan tersebut, Nasih menilai bahwa RS PTN dalam skema arsitektur kesehatan Indonesia adalah komponen yang relatif baru. "Selama ini yang kita kenal adalah RSUD baik di provinsi maupun kota. Oleh karena itu, karena menjadi komponen yang baru, dalam mengembangkan dirinya harus kita kolaborasikan dengan komponen lain yang sudah ada," terang Nasih. Menanggapi berbagai permasalahan yang dilontarkan oleh Nasron, Nasih mengungkapkan bahwa RS PTN di Indonesia tentu saja sama mengalami permasalahan yang kurang lebih sama. Meski demikian, Nasih optimis bahwa ada jalan keluarnya. "Asosiasi yang kita buat ini mari kita dorong untuk memecahkan permasalahan bersama yang kita hadapi," pinta Nasih. Menambahkan pernyataan Nasih, Menristekdikti M. Nasir dalam paparannya mengatakan bahwa RS PTN ke depan bisa menjadi wahana pembelajaran kesehatan. Perihal beberapa kendala yang ada, Nasir menyatakan bahwa salah satu solusi yang bisa digunakan adalah dengan kolaborasi yang baik. "Konsep utamanya dengan cara kita koordinasikan antar rumah sakit agar bisa berjalan dengan baik. Dalam hal ini, saya tunjuk 5 kampus untuk jadi pembina. Hal ini agar pendidikan di bidang kesehatan semakin lebih baik," paparnya. Selanjutnya, Nasir juga menjelaskan bahwa dengan adanya asosiasi RS PTN di Indonesia ini ke depan bisa memberikan gebrakan dan solusi terhadap dunia kesehatan. Baginya, RS PTN harus mampu melakukan inovasi dengan terus terintegrasi dengan pendidikan, pembelajaran, dan pelayanan. "Inilah yang harus kita dorong bahwa RS PTN ke depan harus bisa menjadi solusi kesehatan," pungkas Nasir. ifw
Tag :

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi Anggaran Desa Mliriprowo, Kejari Sidoarjo Sudah Kantongi Bakal Calon Tersangka

Dugaan Korupsi Anggaran Desa Mliriprowo, Kejari Sidoarjo Sudah Kantongi Bakal Calon Tersangka

Rabu, 15 Jul 2026 16:48 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo memastikan sudah mengantongi nama bakal calon tersangka dalam kasus dugaan korupsi anggaran…

TMMD di Lamongan Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

TMMD di Lamongan Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

Rabu, 15 Jul 2026 16:45 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 resmi dibuka oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi melalui upacara, Rabu…

Rokok Ilegal di Lamongan Terus Diburu, Petugas Berhasil Sita 3.040 Batang

Rokok Ilegal di Lamongan Terus Diburu, Petugas Berhasil Sita 3.040 Batang

Rabu, 15 Jul 2026 16:43 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Peredaran rokok ilegal di Lamongan menjamur. Hal itu terbukti dengan keberhasilan petugas mengamankan 3.040 rokok tanpa cukai itu…

Bank Madiun Tinggal Tunggu Izin Dari OJK Untuk Bertranformasi Ke Perseroda 

Bank Madiun Tinggal Tunggu Izin Dari OJK Untuk Bertranformasi Ke Perseroda 

Rabu, 15 Jul 2026 16:23 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:23 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Transformasi Bank Madiun dari Perumda menjadi Perseroda ( PT BPR Bank Daerah Kabupaten Madiun) tinggal tunggu izin operasional dari …

Masih Tunggu Sarana dari Pusat, 159 KDKMP di Ponorogo Belum Beroperasi

Masih Tunggu Sarana dari Pusat, 159 KDKMP di Ponorogo Belum Beroperasi

Rabu, 15 Jul 2026 15:46 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Meski sejumlah ratusan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Ponorogo rampung di bangun, namun Pemerintah…

Panggil Seluruh Kepsek SMPN, DPRD Kota Mojokerto Hearing Bahas Seragam Sekolah

Panggil Seluruh Kepsek SMPN, DPRD Kota Mojokerto Hearing Bahas Seragam Sekolah

Rabu, 15 Jul 2026 15:40 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Komisi III DPRD Kota Mojokerto menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama seluruh kepala SMP negeri se-Kota Mojokerto di G…