Warga Kedanyang Pasang Spanduk Tolak Pipa Pertagas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Gresik - Meski proyek penanaman pipa gas milik Pertagas, di wilayah Desa Kedanyang, Desa Prambangan Kecamatan Kebomas dan Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Gresik, Jawa Timur, sedang berlangsung pengerjaannya. Namun, warga setempat tetap bersikukuh menolak proyek ini. Upaya penolakan ini dilakukan warga, berbagai cara. Jika sebelumnya, turun ke jalan menggelar aksi unjuk rasa. Kali ini, aksi tersebut dirubah dengan memasang spanduk di sebelah selatan perumahan Kedanyang. Spanduk bertuliskan "Stop mengerjakan proyek pipa gas sebelum ada kesepakatan dengan warga". Alasan warga setempat menolak proyek pipa gas ini, diantaranya tetap mengenai masalah jalan yang rusak parah dan mengganggu arus lalu lintas. Apalagi saat hujan turun, sepanjang Jalan Raya Prambangan, Kedanyang hingga Banjarsari yang dilewati proyek, becek parak bak kubangan. Bahkan, sejumlah warga jatuh saat melintas, akibat jalan licin. Perwakilan warga yang menolak, Nuripin, mengatakan pemasangan spanduk sengaja dilakukan agar pihak kontraktor dan pemilik proyek pipa gas tahu penolakan ini. ? "Spanduk dipasang tujuannya agar pihak Pertagas dan kontraktornya segera menghentikan kegiatannya dulu dan menemui warga," katanya, sore. Dikatakan Nuripin dan warga lainnya, proyek ini tidak semestinya dipasang di tengah jalan raya. Pasalnya, mengganggu arus lalu lintas. Apalagi jalan tersebut padat aktivitas di pagi hari dan sore. Selain itu, memasang pipa di tengah jalan, otomatis merusak aspal dan menimbulkan kerusakan fasilitas umum yang pembangunannya dibiayai oleh APBD Pemkab Gresik. Bersama warga lainnya, dia akan terus mengupayakan proyek pipa gas dihentikan dengan berbagai cara. Sampai pihak Pertagas datang berunding dengan warga. Ali, warga setempat mengakui jika saat hujan mengguyur jalan tersebut. Sejumlah warga yang melintas, jatuh dari sepeda motor gara-gara jalan licin. Beruntung, tidak menelan korban jiwa. Hanya mengalami luka lecet di kaki, lutut dan lengan. Sementara itu, sebelumnya Kepala Desa Prambangan Fariantono mengatakan bahwa pipa gas ditanam di tengah jalan raya, lantaran Pertagas pemilik proyek menghindari lahan kas desa. Karena menanam pipa di lahan desa, jelas dikenakan biaya sewa lahan selama 15 tahun dengan nilai Rp 15 ribu per meter. "Tapi di jalan raya, mereka juga nyewa, cuma nilainya berapa, kita tidak ngerti karena itu urusan DPU Gresik. Pertagas menyewanya ke DPU," terang Fariantono. Mis
Tag :

Berita Terbaru

Alas Kaki Unggulan Kota Mojokerto Mejeng di Pameran Internasional Jepang

Alas Kaki Unggulan Kota Mojokerto Mejeng di Pameran Internasional Jepang

Sabtu, 09 Mei 2026 17:05 WIB

Sabtu, 09 Mei 2026 17:05 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Kota Mojokerto kembali menunjukkan eksistensinya di kancah internasional.   Produk alas kaki unggulan UMKM asal Kota M…

Lemahnya Keberpihakan Kebijakan Pengelolaan Sampah di Kota Madiun 

Lemahnya Keberpihakan Kebijakan Pengelolaan Sampah di Kota Madiun 

Sabtu, 09 Mei 2026 11:56 WIB

Sabtu, 09 Mei 2026 11:56 WIB

SURABAYA PAGI, Kota Madiun-Awal Bulan ini kita disuguhi kebijakan pengelolaan sampah sebagai sarana untuk mengatasi persoalan sampah yang melilit di kota …

Motorola Luncurkan Perangkat Baru di Indonesia, Usung Fitur Kamera dan Audio Terbaru

Motorola Luncurkan Perangkat Baru di Indonesia, Usung Fitur Kamera dan Audio Terbaru

Jumat, 08 Mei 2026 19:58 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 19:58 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Motorola Indonesia meluncurkan sejumlah perangkat baru yang menyasar pasar smartphone dan aksesori di Tanah Air. Produk yang d…

Polrestabes Surabaya Bongkar Joki UTBK-SNBT 2026, Libatkan Dokter hingga ASN

Polrestabes Surabaya Bongkar Joki UTBK-SNBT 2026, Libatkan Dokter hingga ASN

Jumat, 08 Mei 2026 18:58 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 18:58 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Polrestabes Surabaya membongkar praktik perjokian dan pemalsuan dokumen dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi N…

Gelar Dialog Stakeholder dengan Pelanggan Industri, Wujud Nyata PLN UIT JBM Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Gelar Dialog Stakeholder dengan Pelanggan Industri, Wujud Nyata PLN UIT JBM Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Jumat, 08 Mei 2026 18:52 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 18:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Sebagai wujud dukungan terhadap pelanggan pada segmen industri, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM),…

Reses di Rungkut Tengah, Bambang Haryo Paparkan Program MBG dan Serap Aspirasi Warga

Reses di Rungkut Tengah, Bambang Haryo Paparkan Program MBG dan Serap Aspirasi Warga

Jumat, 08 Mei 2026 18:43 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 18:43 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Anggota DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengunjungi RW 5, Kelurahan Rungkut Tengah, Surabaya, dalam rangka kegiatan reses pada …