Jangan Main-main dengan Kata !

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Setiap waktu kita menggunakan kata, baik dengan diri kita sendiri, ketika bertemu dengan teman, ketika bekerja. Manusia pasti mengucapkan kata dimanapun berada. Dalam khazanah bisnis, kata adalah bentuk strategi untuk memikat calon konsumen. Terlebih di zaman kekinian, produsen alias pemegang produk menjadikan kata sebagai senjata. Tujuannya jelas, dengan senjata itu, calon konsumen dilumpuhkan, takluk untuk membeli produk yang ditawarkan. Mari simak penelitian yang dilakukan Chase, Gallup, dan Harris Interactive sebagaimana termaktub di laman digitalmarketer.id. Pada riset terkuak bahwa penggunaan kata berikut gambar dan warna berhubungan karib dengan fungsi pemahaman yang ada di otak manusia. Pada otak manusia, ada sistem berpikir heuristik atau cara berpikir untuk memecahkan sebuah masalah. Pada sistem ini, manusia jarang menggunakan waktu lama untuk mengambil keputusan. Kondisi inilah yang kemudian digunakan produsen untuk menggunakan kata misalnya “buy now”, “try it now”, hingga gampang untuk membuat calon konsumen berpikir cepat membeli produk ataupun jasanya. Asal tahu saja, kata “now”, menurut riset itu membuat orang tersugesti untuk membeli produk yang ditawarkan. Selanjutnya, mari beranjak menuju pesan yang disampaikan mendiang Steve Jobs, salah satu wirausaha sohor pendiri Apple, asal Negeri Uwak Sam. Penataan kata, gambar, dan warna adalah estetika seni dalam pemasaran. Sasarannya, lagi-lagi untuk meluluhkan hati calon pembeli. "Namun, usahakan agar semuanya dibuat sederhana," tutur lelaki pemilik nama komplet Steve Paul Jobs itu. Masuk akal kemudian pemikiran Steve Jobs ini. Bukan rahasia umum bahwa membuat sesuatu yang sederhana atau simpel untuk memikat konsumen nyatanya jauh lebih sulit. Memilih satu kata yang tepat memang bukan urusan main-main. Pasalnya, efek arti kata bisa menjadi kunci sukses atau tidaknya sebuah kampanye dalam perspektif bisnis. lx/kmp
Tag :

Berita Terbaru

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

SurabayaPagi.com : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menerima penghargaan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025 dengan Status …

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Awak pekan ini polisi menangkap tersangka inisial MH (29) berikut barang bukti 420 cartridge Etomidate.Ditrektur Reserse Narkoba Polda Riau…

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengatakan Kemendagri menurunkan tim Inspektorat Jenderal (Itjen) untuk memantau aktivitas Gubernur Kaltim.…

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

SURABAYAPAGI : Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, menggunakan anggaran jumbo hingga berujung aksi demo mahasiswa pada 21 April lalu.Aksi 21 April Rakyat…

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Institusi Polri diguncang anggotanya lagi. Terbaru, mantan Kanit Narkoba Polresta Pulau Ambon berinisial IT ditangkap atas kasus penyalahgunaan narkoba. Pelaku…

Berebut Mahasiswa Baru, PTN Jadi Lembaga Pelatihan Kerja

Berebut Mahasiswa Baru, PTN Jadi Lembaga Pelatihan Kerja

Senin, 27 Apr 2026 22:00 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:00 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemdiktisaintek, Badri Munir Sukoco ancang ancang hentikan prodi yang kurang peminat. Badri Munir, berharap…