Langsung Ditahan KPK-nya Arab Saudi

Pangeran Terkaya Arab, Korupsi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Jeddah – Patut diacungi jempol, bagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Arab Saudi. KPK Arab Saudi Sabtu (4/11/2017) kemarin membongkar korupsi kelas wahid yang dilakukan oleh keluarga kerajaan Raja Salman. Tak tanggung-tanggung, yang membongkar korupsi keluarga kerajaan yakni KPK Arab Saudi yang dipimpin putra mahkota Mohammed bin Salman. Dimana, para pangeran yang berada di keluarga kerajaan, langsung ditahan atas dugaan korupsi. Termasuk Pangeran Alwaleed bin Talal, seorang miliarder yang memiliki perusahaan Kingdom Holding. Ketegasan KPK Arab Saudi ini perlu dicontoh oleh KPK Republik Indonesia. Beranikah KPK yang dipimpin Agus Rahardjo membongkar korupsi para taipan di Indonesia yang masih belum terusik? Laporan: Mohammed Jaber; Editor: Raditya M.K. Kantor berita Arab Saudi, SPA, Minggu (5/11/2017) siang melaporkan sebuah Komisi Antikorupsi yang baru dibentuk Kerajaan menahan sedikitnya 11 pangeran, empat menteri, dan puluhan bekas menteri karena diduga melakukan korupsi. "Mereka ditahan pada Sabtu petang, 4 November 2017, atas dugaan korupsi," tulis Al Arabiya, Minggu (5/11/2017) kemarin. Menurut laporan Al-Arabiya, Komisi Antikorupsi yang dipimpin Putra Mahkota Mohammed bin Salman menemukan sejumlah bukti korupsi pada insiden banjir 2009, yang menghantam sejumlah kawasan di Jeddah, dan masalah merebaknya virus pernapasan di Timur Tengah (MERS) pada 2012. KPK nya Arab Saudi ini memiliki hak menginvestigasi, menahan, mengeluarkan pelarangan perjalanan, membekukan rekening, serta mengetahui aliran dana dan kepemilikan aset individu, yang diduga terlibat korupsi. "Keputusan membentuk Komite Antikorupsi bertujuan untuk mengetahui kepemilikan uang seseorang yang diperoleh secara ilegal," kata Raja Salman, seperti dikutip Al Arabiya. Pangeran Alwaleed Ditahan Menurut berita yang dilansir kantor berita Reuters, salah satu pangeran Arab Saudi yang ditahan adalah Pangeran Alwaleed bin Talal, seorang miliarder yang memiliki perusahaan Kingdom Holding. Adapun di antara menteri senior yang dipecat adalah Pangeran Meteb bin Abdullah yang saat ini menjabat sebagai Kepala Keamanan Nasional Arab Saudi dan Menteri Ekonomi Adel Fakeih. "Abdullah al-Sultan, seorang Komandan Angkatan Laut Arab Saudi, digantikan oleh Fahad al-Ghali. Namun tidak ada alasan jelas soal penggantiannya," tulis Al Jazeera. Alwaleed Terkaya di Arab Di Saudi, Alwaleed sangat terkenal. Hingga saat ini Pangeran Alwaleed Bin Talal Alsaud masih dinobatkan sebagai orang terkaya di Arab Saudi. Berapa hartanya? Dari data yang dihimpun Surabaya Pagi, Minggu (5/11/2017), Alwaleed berhasil mengumpulkan harta sebanyak US$ 18,7 miliar atau setara Rp 248,7 triliun (kurs Rp 13.300). Masa kecil Alwaleed memiliki beragam cerita menarik. Putra dari Pangeran Talal, anggota keluarga kerajaan Arab Saudi dan ibu bernama Mona Al Solh dapat dibilang cukup bandel. Terhitung sering kabur dari rumah dan tidur di dalam mobil orang lain. Sehingga ayahnya waktu itu memasukkan Alwaleed ke sekolah militer agar kedisiplinannya terbentuk. Alwaleed mengenyam pendidikan di Amerika Serikat, baru melanjutkan bisnisnya pada akhir 1970-an pada bidang konstruksi dan properti. Bisnisnya berjalan moncer seiring periode booming harga minyak. Setelah booming harga minyak mereda, Alwaleed pun mengubah arah bisnisnya ke sektor perbankan. Ini dimulai dari membeli United Saudi Commercial Bank. Kemudian bisnisnya pun semakin menggurita. Alwaleed juga terkenal paling gaul. Melalui perusahaan investasinya, Kingdom Holding, Alwaleed berinvestasi di sejumlah perusahaan teknologi masa kini seperti Twitter, eBay, Lyft, Apple, dan lain-lain. Portofolio investasinya juga sarat dengan perusahaan-perusahaan yang kekinian, seperti Marvel Comics, Hotel Four Seasons, Citigroup, Coca-Cola, PepsiCo, McDonald's, dan lain-lain. Soal kemewahan, Alwaleed punya banyak 'mainan' mahal. Ia memiliki yacht alias kapal pesiar yang diberi nama Kingdom 5KR. Yacht ini sempat dibeli oleh pengusaha kaya lainnya, Donald Trump. Namun Pangeran Alwaleed membelinya kembali ketika Trump menghadapi masa sulit. Alwaleed juga memiliki pesawat pribadi yang isinya sangat mewah layaknya dekorasi istana. Tak cukup satu pesawat, Alwaleed ternyata punya dua jenis pesawat, buatan Boeing dan Airbus.
Tag :

Berita Terbaru

Melalui Festival Literasi 2026, Pemkab Magetan Dorong Minat Baca Masyarakat

Melalui Festival Literasi 2026, Pemkab Magetan Dorong Minat Baca Masyarakat

Minggu, 13 Sep 2026 11:21 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 11:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Melalui kegiatan Festival Literasi dan Hari Kunjung Perpustakaan tahun 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, terus berupaya…

Dorong Produktivitas Berkelanjutan, DKPP Kota Madiun Terapkan Pertanian Modern

Dorong Produktivitas Berkelanjutan, DKPP Kota Madiun Terapkan Pertanian Modern

Minggu, 13 Sep 2026 10:54 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 10:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai langkah strategis dalam meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan pertanian,Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota…

Khusus Warga Surabaya, Pemkot Siap Buka Peluang Kerja Usia Produktif Desil 1-3

Khusus Warga Surabaya, Pemkot Siap Buka Peluang Kerja Usia Produktif Desil 1-3

Minggu, 13 Sep 2026 10:49 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 10:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Khusus untuk warga Kota Pahlawan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membuka peluang kerja bagi warga usia produktif yang masuk…

R-APBD Jatim 2027 Defisit Rp1,02 Triliun, Hidayat : Jangan Andalkan Pajak Saja

R-APBD Jatim 2027 Defisit Rp1,02 Triliun, Hidayat : Jangan Andalkan Pajak Saja

Minggu, 13 Sep 2026 10:40 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 10:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Pemerintah Provinsi Jawa Timur mulai membuka ruang fiskal APBD 2027 dengan tantangan tidak ringan. Pendapatan daerah diproyeksikan …

Tingkatkan Kualitas Hidup, Dinkes Kota Madiun Perkuat Pengendalian Hipertensi

Tingkatkan Kualitas Hidup, Dinkes Kota Madiun Perkuat Pengendalian Hipertensi

Minggu, 13 Sep 2026 10:37 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 10:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Madiun memperkuat…

Bantu Modal Usaha Gen Z, Pemkot Surabaya Dorong Pemanfaatan Anggaran di Tingkat RW

Bantu Modal Usaha Gen Z, Pemkot Surabaya Dorong Pemanfaatan Anggaran di Tingkat RW

Minggu, 13 Sep 2026 10:35 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 10:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna mendorong modal kegiatan produktif yang mampu menggerakkan ekonomi dan menciptakan penghasilan bagi pemuda, Pemerintah Kota…