Dua Bocah Kehilangan Kaki, PT Berlian Diminta Tanggungjawab

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYA PAGI, Gresik - Muhammad Danis, bocah umur 2,5 tahun dan sepupuhnya Noval Afif 4,5 tahun yang tertabrak truk milik perusahaan petikemas asal Surabaya, yakni PT Berlian di Desa Lumpur, Kecamatan Gresik, Jalan RE Martadinata, Kabupaten Gresik, hingga kini masih terbaring lemas di RS Ibnu Sina Gresik. Bagaimana tidak, kedua bocah , warga Desa Lumpur Rt.1A Gang 10 ini terpaksa harus kehilangan kaki lantaran diamputasi akibat luka parah yang dialaminya dalam peristiwa kecelakaan tersebut. Orang tua kedua bocah ini pun setelah kejadian tersebut sempat kebingungan untuk mencari dana operasi. Sebab amputasi memakan biaya sebesar. Sedangkan dirinya berasal dari keluarga yang terbilang sederhana. Apalagi satu bocah turut korban dan harus diamputasi ini yakni Muhammad Danis, adalah anak yatim. Ibu Danis meninggal dunia sejak, Danis berumur lima bulan. Tante Danis yang merawatnya selama ini yang tak lain adalah ibu kandung korban Noval Afif, sempat berupaya mencari biaya dengan meminjam kepada saudara. Namun, tidak mencukupi. Beruntung, PT Jasa Raharja memberikan santunan kecelakaan masing-masing Rp 20 juta. Biaya inilah yang dimanfaatkan untuk biaya perawatan kedus bocah malang ini. Sementara pihak perusahaan pemilik angkutan PT Berlian, sejak peristiwa itu 26 Oktober 2017 pagi pukul 05.30 Wib hingga Jumat (10/11/2017), tidak kunjung menemui korban. Tidak kunjung adanya pihak perusahaan menemui korban, mengundang spekulasi negatif keluarga bocah malang ini. "Kita jadi su'uzon ini. Karena perusahaan pemilik angkutan tidak bertanggung jawab. Jangankan bantu biaya, datang bertemu kekuarga saja tidak ada. Nggak punya hatilah, inikan anak yatim harus cacat seumur hidup," kata paman kedua bocah ini, Muhammad Tabroni (45) saat ditemui Surabaya Pagi di RS Ibnu Sina, di ruang isolasi Dahlia No. 4, Jumat sore. Nagia (45), ibu kandung korban Noval tante dari Danis mengatakan, kronologi ini bermula kedua korban lagi jalan-jalan sama pamamnya di halaman rumah, tiba-tiba truk milik PT Berlian ini datang dari arah timur ke barat. Sebelum menabrak kedua bocah ini sebut Nagia, truk ini lebih dulu menabrak pohon dan mobil, setelah itu menabrak kedua bocah tersebut. "Keduanya terlindas kakinya hingga harus diamputasi. Kini Danis dan Noval masing-masing kehilangan kski bagian kanan," tambahnya lirih. Pantauan di RS tempat kedua korban di rawat, tampak sejumlah dermawan datang membezuk dam memberikan bantuan. Salah satu warga yang membezuknya yakni Nia (38), warga Desa Suci. Ibu rumah tangga ini berharap pihak perusahaan terbuka mata hatinya membantu kedua bocah ini. Pasalnya, kedua bocah malang ini butuh bantuan perawatan pascs jalani amputasi. "Kita mintalah agar PT Berlian membiayai kedua bocah ini sampai keduamya bisa mandiri. Karena mereka telah kehilangan kaki dan cacat selamanya," imbuh Nia bersama Rere alias Ibu Ribut.mis
Tag :

Berita Terbaru

Sematkan Satyalancana Karya Satya, Khofifah Apresiasi Pengabdian dan Dorong Pendidikan Bermutu

Sematkan Satyalancana Karya Satya, Khofifah Apresiasi Pengabdian dan Dorong Pendidikan Bermutu

Rabu, 06 Mei 2026 14:11 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 14:11 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyematkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 400 guru dan tenaga pendidik …

Korban Terakhir Kapal Nelayan Tenggelam di Perairan Gresik Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup

Korban Terakhir Kapal Nelayan Tenggelam di Perairan Gresik Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup

Rabu, 06 Mei 2026 14:06 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 14:06 WIB

SurabayaPagi, Gresik – Korban terakhir kecelakaan kapal nelayan yang tenggelam di perairan sekitar PLTU Gresik akhirnya ditemukan pada Rabu (6/5/2026) p…

Permintaan Sapi di Ngawi Melonjak hingga 15 Persen Jelang Idul Adha 2026

Permintaan Sapi di Ngawi Melonjak hingga 15 Persen Jelang Idul Adha 2026

Rabu, 06 Mei 2026 13:45 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 13:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Menjelang Hari Raya Idul Adha menjadi momentum berkah tersendiri bagi para peternak dan penjual hewan kurban terutama sapi di…

Perajin Tempe di Ponorogo Terpaksa Perkecil Ukuran Imbas Harga Kedelai dan Plastik Naik

Perajin Tempe di Ponorogo Terpaksa Perkecil Ukuran Imbas Harga Kedelai dan Plastik Naik

Rabu, 06 Mei 2026 13:38 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 13:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Melihat fenomena maraknya komoditas kedelai membuat para perajin tempe di Desa Ronosentanan, Kecamatan Siman, Ponorogo, Jawa…

Korban Terakhir Perahu Tenggelam di Perairan Sembilangan Gresik Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup

Korban Terakhir Perahu Tenggelam di Perairan Sembilangan Gresik Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup

Rabu, 06 Mei 2026 13:36 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 13:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pencarian korban perahu tenggelam di Perairan Sembilangan, Gresik, akhirnya tuntas. Pada hari kelima operasi, tim gabungan berhasil m…

Kantor Pemkab Blitar Mendadak Sepi dan Hening hampir 10 Jam, Ada Apa Kiranya

Kantor Pemkab Blitar Mendadak Sepi dan Hening hampir 10 Jam, Ada Apa Kiranya

Rabu, 06 Mei 2026 13:20 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suasana di Kantor Pemerintah Daerah Kab.Blitar pada Selasa 5 Mei 2026 sejak pukul 09.00 mendadak sunyi mulai dari pintu gerbang…