Emil Perlu Bacawagub Populer Bila Ingin Menangkan Poros Emas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat ini pola komunikasi politik yang terjadi di tengah masyarakat sudah jauh bergeser. Masyarakat saat ini, sudah tidak lagi peduli terhadap politik uang maupun partai politik. Menurut pakar komunikasi politik asal Ubhara Fitria Widiyani, masyarakat saat ini menentukan pilihan mereka hanya berdasarkan sosok. Dengan kondisi demikian, apabila Emil kelak bakal benar-benar menjadi jago dari Poros Emas, maka Bupati Trenggalek tersebut harus memperhatikan beberapa hal. "Sosok Emil sendiri, sudah memiliki rekam jejak yang bagus. Hanya saja, ia masih terhitung baru. Kan belum dua tahun jadi Bupati. Sehingga, kalaupun nanti didorong untuk menjadi Cagub, perlu didampingi oleh sosok yang lebih dulu populer di mata masyarakat," kata Tya, sapaan akrab Fitria, ketika ditemui, Sabtu(11/11/2017). Sosok tersebut, menurut Tya tidak harus dibatasi oleh wilayah maupun usia. "Karena sekarang pemilih tidak lagi melihat itu. Yang terpenting bagi mereka adalah kemampuan dan bagaimana pola komunikasi yang dilakukan kepada masyarakat," tegasnya. Senada, pakar politik senior asal Unair Suko Widodo juga memiliki pandangan yang sama. Menurut Suko, sosok Emil yang sudah begitu kuat di sisi popularitas perlu mendapatkan pasangan yang memiliki kredibilitas di bidang pemerintahan. "Karena dalam pola komunikasi politik itu ada kriteria yang harus diperhatikan. Yang pertama adalah wibawa, sayangnya ini sudah kurang relevan karena hanya laku di era totalitarian dan militer. Kedua adalah expert. Ini berarti yang ditonjolkan adalah kemampuannya. Dan yang terakhir adalah atraktif, ini disukai cenderung karena popularitasnya. Dengan demikian, Emil perlu pasangan yang sudah punya karakteristik expert dalam bidang pemerintahan. Karena pengalaman dia masih kurang dari dua tahun di bidang itu," jelas Suko, ditemui terpisah. Disinggung terkait nama-nama yang bisa menjadi Bacawagub bagi Emil, Suko mengatakan ada beberapa nama yang memiliki potensi untuk itu. "Misalnya ada Pak Suyoto Bojonegoro, lalu Pak Masfuk Lamongan, kemudian juga ada Pak Hasan Aminuddin. Mereka bisa untuk itu. Kombinasi yang sama pernah dilakukan oleh Jokowi-JK yang memimpin di Indonesia hingga saat ini," pungkasnya. Sementara itu, terkait viralnya gambar paslon Emil-Sadad untuk Jatim Emas, pengamat politik asal Universitas Yudharta Pasuruan Edy Marzuki mengatakan bahwa paslon tersebut bisa merepresentasikan generasi millennial. Sehingga diharapkan mampu meraup maksimal suara pemilih millenials yang jumlahnya di jatim lebih dr 14 jt. "Paslon ini mewakili perpaduan generasi y dan x. Sekaligus juga saling melengkapi dgn perpaduan nasionalis-NU, mataraman-tapal kuda madura, selatan-utara, eksekutif-legislatif, intelektual-kultural dan perpaduan lainnya," jelas Edy. Sebelumnya, Sekretaris DPD Partai Gerindra Jatim Anwar Sadad mengatakan bahwa partainya bakal mengusung sosok yang mampu merepresentasikan harapan Millenials. Tokoh dengan kemampuan seperti itu saat ini tidak banyak ditemui dalam panggung politik di Jawa Timur. "Salah satunya, Emil Dardak. Kenapa Emil? Karena dia ini unik. Sosok Pemimpin yang juga media darling," kata Sadad, kemarin.ifw
Tag :

Berita Terbaru

Program BSPS Jatim Melonjak Jadi 33 Ribu Unit, Menteri PKP Dorong Dampak Ekonomi Kerakyatan

Program BSPS Jatim Melonjak Jadi 33 Ribu Unit, Menteri PKP Dorong Dampak Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 03 Mei 2026 20:52 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 20:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, meninjau langsung rumah calon penerima Bantuan Stimulan Perumahan S…

Hujan Warnai Duel Grass 2000 vs Taman Veteran, Laga Silaturahmi Berakhir Imbang 1-1

Hujan Warnai Duel Grass 2000 vs Taman Veteran, Laga Silaturahmi Berakhir Imbang 1-1

Minggu, 03 Mei 2026 18:50 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 18:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Hujan tak menyurutkan tensi pertandingan persahabatan antara Grass 2000 melawan Taman Veteran di Lapangan Ciliwung, Kota Madiun, Min…

Perdana, KAI Daop Surabaya Uji Coba Gunakan Biodiesel B50 pada Lokomotif

Perdana, KAI Daop Surabaya Uji Coba Gunakan Biodiesel B50 pada Lokomotif

Minggu, 03 Mei 2026 16:03 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 16:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai wujud kerja sama antara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero), KAI Daop…

Hore! Tiket Wisata di Surabaya Cuma Rp733, Jadi Kado Spesial HJKS ke-733

Hore! Tiket Wisata di Surabaya Cuma Rp733, Jadi Kado Spesial HJKS ke-733

Minggu, 03 Mei 2026 15:54 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 15:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Bagi para wisatawan, kabar ini menjadi angin segar untuk sekedar berlibur dengan tarif yang sangat murah. Pasalnya, menjelang…

Aktivitas Warga Surabaya Berubah Pasca Serangan Fenomena Panas Ekstrem 'El Nino Godzilla'

Aktivitas Warga Surabaya Berubah Pasca Serangan Fenomena Panas Ekstrem 'El Nino Godzilla'

Minggu, 03 Mei 2026 15:46 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, warga Kota Surabaya, Jawa Timur harus menyesuaikan (merubah) kebiasaan dalam menjalankan aktivitas di tengah musim…

Pro Kontra Pembangunan Gedung PT Wulandaya, Kecamatan Akan Gelar Mediasi dengan Warga

Pro Kontra Pembangunan Gedung PT Wulandaya, Kecamatan Akan Gelar Mediasi dengan Warga

Minggu, 03 Mei 2026 15:40 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - pembangunan gedung milik PT Wulandaya Cahaya Lestari yang ada di Jalan Basuki Rahmat Kecamatan Genteng, Kota Surabaya menuai pro…