Menakar Peluang Selebritis Di Pilkada Jatim 2018

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Fenomena Selebriti yang loncat ke jalur politik dan menjadi Kepala Daerah saat ini bukan hal yang susah ditemui. Sebut saja Gubernur Jambi Zumi Zola, Wagub Jabar Dedi Mizwar, mantan Gubernur Banten Rano Karno dan Wakil Wali Kota Palu Pasha “Ungu". Bagaimana dengan peluang para Selebriti di Pilkada Serentak Jatim 2018? Dengan karakter pemilih di Jatim yang sebagian masih patronistik, apakah para Selebriti memiliki peluang untuk menjadi Kepala Daerah di Jawa Timur? Pakar komunikasi politik asal Unair Suko Widodo berpendapat bahwa diatas kertas Selebriti yang sudah sangat populer memiliki peluang yang cukup. Hal tersebut, menurutnya, dikarenakan popularitas dan attractiveness menjadi salah satu kriteria penting dalam pola komunikasi politik. "Para Selebriti itu sudah punya poin penting itu. Karena ada tiga kriteria penting dalam kaitan komunikasi politik. pertama adalah wibawa, sayangnya ini sudah kurang relevan karena hanya laku di era totalitarian dan militer. Kedua adalah expert. Ini berarti yang ditonjolkan adalah kemampuannya dan kepakarannya. Dan yang terakhir adalah attractiveness tadi," jelas Suko kepada Surabaya Pagi, Minggu(19/11). Dengan kondisi demikian, menurut Suko, perlu ada beberapa syarat yang harus dipenuhi bagi Selebriti yang ingin terjun ke dalam Pilkada Serentak Jatim 2018. "Salah satunya adalah dengan menggandeng tokoh yang sudah memiliki kemampuan dan rekam jejak yang bagus dalam bidang pemerintahan atau perdagangan. Kombinasi Birokrat/Politisi-Selebritis, Pengusaha-Selebritis, Akademisi-Selebritis ini bisa menjadi menarik. Dari jalur independen pun bisa bersaing," ujar Suko lebih lanjut. Berbeda dengan Suko, Dekan Fisib Universitas Trunojoyo Madura Surokim Abdussalam memandang bahwa selebriti hanya akan efektif sebagai votegetter di Jawa Timur. Menurutnya, faktor pemilih di Jatim yang prismatik menjadikan masyarakat tidak akan menjatuhkan pilihan hanya berdasarkan popularitas belaka. "Dalam pilkada, popularitas memang modal untuk mendapat akseptabilitas yang selanjutnya menentukan elektabilitas. Elektabilitas, ini faktor paling penting dan menentukan. Masalahnya, justru di faktor itu para selebritis lemah. Hal ini bisa dipahami mengingat menjadi Kepala Daerah pada saat ini variabel kompetensi, dan juga kapabilitas mulai diperhitungkan. Biasanya pada kemampuan manajerial dan teknis kepemimpinan lah Selebritis banyak yang lemah," ujar Rokim, secara terpisah. Secara hitungan matematis, menurut Rokim, status Selebrit hanya memilik pengaruh sekitar 7 persen untuk mendongkrak elektabilitas. "Anang Hermansyah sebagai contoh misalnya, popularitas dia masuk 6 besar calon Cawagub di Jatim. Elektabilitasnya bagaimana? tidak mencapai angka 1 digit," jelasnya. Dengan kondisi demikian, menurut Rokim, status Selebritis hanya akan menjadi faktor pendukung semata. Karena status tersebut bisa menjadi nilai plus untuk menjadi lebih dekat dengan Milenial. "Namun, harus diingat bahwa faktor seseorang dipilih sekarang tidak tunggal lagi, semakin kompleks. Bupati Trenggalek Emil Dardak contohnya, ia tidak semata-mata populer karena istrinya artis. Ya itu menambah, tetapi faktor utamanya karena kapabilitas dan kompetensi Beliau," pungkas Rokim. ifw
Tag :

Berita Terbaru

Alas Kaki Unggulan Kota Mojokerto Mejeng di Pameran Internasional Jepang

Alas Kaki Unggulan Kota Mojokerto Mejeng di Pameran Internasional Jepang

Sabtu, 09 Mei 2026 17:05 WIB

Sabtu, 09 Mei 2026 17:05 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Kota Mojokerto kembali menunjukkan eksistensinya di kancah internasional.   Produk alas kaki unggulan UMKM asal Kota M…

Lemahnya Keberpihakan Kebijakan Pengelolaan Sampah di Kota Madiun 

Lemahnya Keberpihakan Kebijakan Pengelolaan Sampah di Kota Madiun 

Sabtu, 09 Mei 2026 11:56 WIB

Sabtu, 09 Mei 2026 11:56 WIB

SURABAYA PAGI, Kota Madiun-Awal Bulan ini kita disuguhi kebijakan pengelolaan sampah sebagai sarana untuk mengatasi persoalan sampah yang melilit di kota …

Motorola Luncurkan Perangkat Baru di Indonesia, Usung Fitur Kamera dan Audio Terbaru

Motorola Luncurkan Perangkat Baru di Indonesia, Usung Fitur Kamera dan Audio Terbaru

Jumat, 08 Mei 2026 19:58 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 19:58 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Motorola Indonesia meluncurkan sejumlah perangkat baru yang menyasar pasar smartphone dan aksesori di Tanah Air. Produk yang d…

Polrestabes Surabaya Bongkar Joki UTBK-SNBT 2026, Libatkan Dokter hingga ASN

Polrestabes Surabaya Bongkar Joki UTBK-SNBT 2026, Libatkan Dokter hingga ASN

Jumat, 08 Mei 2026 18:58 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 18:58 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Polrestabes Surabaya membongkar praktik perjokian dan pemalsuan dokumen dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi N…

Gelar Dialog Stakeholder dengan Pelanggan Industri, Wujud Nyata PLN UIT JBM Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Gelar Dialog Stakeholder dengan Pelanggan Industri, Wujud Nyata PLN UIT JBM Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Jumat, 08 Mei 2026 18:52 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 18:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Sebagai wujud dukungan terhadap pelanggan pada segmen industri, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM),…

Reses di Rungkut Tengah, Bambang Haryo Paparkan Program MBG dan Serap Aspirasi Warga

Reses di Rungkut Tengah, Bambang Haryo Paparkan Program MBG dan Serap Aspirasi Warga

Jumat, 08 Mei 2026 18:43 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 18:43 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Anggota DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengunjungi RW 5, Kelurahan Rungkut Tengah, Surabaya, dalam rangka kegiatan reses pada …