Lokalisasi Sudah Ditutup, Ada PSK yang Nekat Jual Diri saat Digerebek

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota Surabaya terus melakukan kontrol di kawasan eks lokalisasi yang sudah ditutup. Dalam giat yang dilakukan Jumat (24/11/2017) dini hari, tim asuhan rembulan Satpol PP Kota Surabaya, setidaknya ada delapan wanita pekerja seks yang terjaring razia. Enam di antaranya diamankan dari eks lokalisasi Bangunsari. Lokalisasi tersebut sudah ditutup Pemkot sejak tahun 2013 lalu. Sedangkan dua wanita pekerja seks lainnya diamankan dari Makam Kembang Kuning. Di sana dua lelaki hidung belang pasangannya juga diamankan. Kepala Satpol PP Kota Surabaya Irvan Widyanto mengatakan, dalam giat dini hari tadi, banyak tempat yang disasar. "Patroli Kota juga bergerak di Tambak Asri, dan juga di Jalan Demak. Dalam giat ini, total ada delapan pekerja seks yang diamankan, yang banyak di Bangunsari ada enam wanita," ucap Irvan. Dikatakan Irvan, dari enam pekerja seks di Bangunsari tersebut lima di antaranya adalah warga luar Surabaya. Ada yang dari Lumajang, Kediri, dan juga Makassar. Usianya berkisar antara 35 tahun hingga 49 tahun. Sedangkan di Kembang Kuning, dari dua pekerja seks, satu di antaranya berasal dari Surabaya. Sedangkan lainnya dari luar Surabaya. "Mereka sudah kami lakukan pendataan. Dan juga kami lakukan tes penggunaan narkoba dan tes HIV dengan dibantu oleh Dinas Kesehatan," ucap Irvan. Ke delapan pekerja seks dan dua pria hidung belang tersebut kini sudah diamankan di Liponsos untuk mendapatkan pembinaan. Tak hanya mengamankan pekerja seks, Satpol PP Kota Surabaya juga mengamankan sebelas orang pemabuk. Yang terdiri dari delapan pria dan tiga orang wanita pemabuk. "Kami juga amankan pemabuk yang ada di Jalan Jolotundo dan Mbah Ratu Jalan Demak. Sekarang masih menunggu tes dari Dinas Kesehatan untuk penggunaan narkoba," jelas Irvan. Patroli kota ini disampaikan Irvan rutin dilakukan untuk menjaga Surabaya dari praktek prostitusi dan juga kegiatan yang mengganggu ketertiban umum.
Tag :

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…