Perlukah Registrasi Medsos Pakai KTP?

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Berita palsu alias hoax terus bermunculan, meski sejumlah pihak sudah melakukan penangkalan. Bahkan, beredarnya berita hoaks kian masif dan dikhawatirkan memicu perpecahan dan konflik. Karena itulah, muncul wacana agar registrasi atau membuat akun media sosial (medsos) harus menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Surat Izin Mengemudi (SIM). Perlukah dilakukan? Usulan itu datang dari Anang Hermansyah, musisi asal Jember yang kini duduk sebagai anggota Komisi X DPR RI. Menurutnya, ketika mendaftar ke medsos harus menyertakan nomor kartu SIM atau KTP. "Hoax dan ujaran kebencian muncul dari media sosial. Oleh karenanya, untuk menekan praktik tersebut harus ada proses registrasi akun media sosial," ucap Anang, Kamis (29/11) kemarin. Suami penyanyi Ashanty ini menyarankan agar pemerintah segera membuat kebijakan tersebut, sehingga media sosial berbasis nomor SIM atau KTP dapat terealisasi. Kata Anang, kebijakan itu bertujuan agar medsos lebih terawasi serta memberi perlindungan lebih kepada anak-anak. "Medsos merupakan output peradaban yang baik, bukan justru menjadi alat yang tidak beradab. Selain itu, memberikan proteksi kepada anak-anak dari dampak konten negatif," papar dia. Politikus PAN ini menegaskan kebijakan tersebut tidak mengarahkan masyarakat untuk mengekang masyarakat dalam kebebasan berpendapat dan berekspresi. Sebab, arahnya kepada proteksi diri kepada seluruh pengguna. "Ini justru untuk proteksi pengguna medsos dan mengembalikan khitah (cita-cita, Red) medsos untuk interaksi sosial melalui digital dengan cara yang berabad," ungkapnya. Untuk diketahui, pelaku penyebar hoax bisa terancam Pasal 28 ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau Undang-Undang ITE. Di dalam pasal itu disebutkan, "Setiap orang yang dengan sengaja dan atau tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan, ancamannya bisa terkena pidana maksimal enam tahun dan denda maksimal Rp 1 miliar." n
Tag :

Berita Terbaru

Paripurna DPRD, Bupati Pasuruan Sampaikan LKPJ 2025 dengan Serapan 99,47 Persen

Paripurna DPRD, Bupati Pasuruan Sampaikan LKPJ 2025 dengan Serapan 99,47 Persen

Senin, 06 Apr 2026 09:28 WIB

Senin, 06 Apr 2026 09:28 WIB

SURABAYAPAGI com, Pasuruan – Bupati Pasuruan HM Rusdi Sutejo pada hari Senin, 30 Maret 2026 menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun A…

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…