Warga Diminta Tak Panic Buying, Pemkot Madiun Pastikan Distribusi Minyakita Aman

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Salah satu penjual minyakita di salah satu pasar di Kota Madiun, Jawa Timur. SP/ Diskominfo Kota Madiun
Ilustrasi. Salah satu penjual minyakita di salah satu pasar di Kota Madiun, Jawa Timur. SP/ Diskominfo Kota Madiun

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menindaklanjuti isu kenaikan harga komoditas minyak goreng kemasan bersubsidi, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat meminta warga untuk tidak panik. Pihaknya juga menegaskan Minyakita di pasaran tetap normal dan aman.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun Sumini saat ini juga sedang mengkaji kemungkinan penyesuaian harga Minyakita seiring perkembangan harga minyak goreng di pasaran. Dan untuk penyaluran, Pemkot Madiun melibatkan Bulog yang rutin melakukan distribusi setiap pekan. Karena itu masyarakat tidak perlu melakukan panic buying atau belanja berlebihan karena takut sewaktu-waktu harga naik.

"Apapun kebijakan yang nantinya ditetapkan, kami di daerah akan melaksanakan sesuai ketentuan," ujar Sumini, Minggu (21/06/2026).

Namun sesuai data diketahui, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso telah menegaskan bahwa pemerintah saat ini mempertahankan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng rakyat atau Minyakita tetap sebesar Rp15.700 per liter. Hal itu karena fokus pemerintah adalah memperkuat distribusi Minyakita agar semakin mudah diakses masyarakat, khususnya melalui pasar-pasar rakyat.

Karenanya, Sumini meminta masyarakat Kota Madiun agar tidak khawatir karena distribusi Minyakita di Kota Madiun dipastikan berjalan normal. Ia mengimbau warga untuk tetap berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Hal itu karena, pasokan Minyakita di pasar tradisional masih tersedia dan distribusi dari Bulog juga terus dilakukan secara berkala.

Penyaluran Minyakita difokuskan melalui pasar tradisional dan jaringan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP). Sementara itu, untuk kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM), pasokan diperoleh dari toko acuan yang telah ditunjuk pemerintah. "Saat ini harga Minyakkita masih mengacu pada HET sebesar Rp15.700 per liter. Pemerintah juga terus memantau kondisi pasar guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi," katanya. md-01/dsy

Berita Terbaru

Penghargaan Kemenkes untuk Wings Surya, Bukti Peran CSR di Sektor Kesehatan

Penghargaan Kemenkes untuk Wings Surya, Bukti Peran CSR di Sektor Kesehatan

Sabtu, 11 Jul 2026 14:35 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 14:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Peran sektor swasta dalam mendukung program kesehatan nasional kembali mendapat pengakuan. PT Wings Surya menerima penghargaan dari K…

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kawasan Jalan HOS Cokroaminoto, tepatnya di depan Toko La Tansa, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dipadati ratusan pelari pada Sabtu…

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan untuk Lingkungan, Rusdi Legowo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Korps Pemberantasan…

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp154,79 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran …

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto mengakui pernah meminta uang sebesar Rp50 juta kepada mantan Kepala Dinas …

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Industri konstruksi di Jawa Timur tak hanya menjadi penggerak pembangunan infrastruktur, tetapi juga berperan besar dalam menciptakan…