Dorong Pengembangan Nanotechnology dan Nanoscience

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pada 29 Desember tahun 1959, dalam sebuah pidato ilmiah yang diselenggarakan American Physical Society di Caltech (California Institute of Technology), Richard Feynman, untuk kali pertama memperkenalkan konsep nanoteknologi melalui orasinya yang berjudul ”There’s Plenty of Room at the Bottom”. Hingga saat ini, perkembangan nanotechnology dan nanoscience menunjukkan perkembangan yang sangat pesat. Terbukti kini banyak produk nano di berbagai bidang kehidupan seperti harddisk di bidang teknologi informasi. Seperti halnya negara-negara di dunia, Indonesia melalui LIPI maupun perguruan tinggi turut mengembangkan teknologi itu. Salah satunya dilakukan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Airlangga yang bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui International Symposium on Nanoscience & Nanotechnology in Life Science 2017. Simposium yang diadakan kali keempat tersebut diikuti 67 penyaji makalah dan 50 peserta, per hari. ”Simposium ini yang kali keempat. Tiga di antaranya merupakan simposium internal ITB. Tapi, yang keempat ini, FST UNAIR mendapat kepercayaan melaksanakannya di Surabaya,” tutur dosen fisika UNAIR sekaligus Ketua Panitia Febdian Rusydi, S.T., M.S.C., Ph.D. Sementara itu, menanggapi kegiatan tersebut, Dekan FST UNAIR Prof., Drs., Win Darmanto, M.Si., Ph.D mengungkapkan bahwa simposium itu merupakan salah satu terobosan FST dalam menunjang kegiatan akademik, terutama bidang nanotechnology dan nanoscience. Mengingat kegiatan semacam itu masih sangat jarang diadakan di UNAIR, bahkan di Indonesia. ”Kerja sama ini juga akan melebar, selain Barkley University, dengan Universitas MARA Malaysia dan UTPM, Malaysia. Juga, rencananya, pemenang nobel yang satu grup dengan Prof. Kayle datang ke UNAIR April. Semoga dapat memelopori semangat keilmuan di UNAIR,” imbuhnya. Dalam simposium di Hotel Santika Surabaya tersebut, hadir empat pembicara. Yakni, Prof Kayle E. Cordova, dari University California Barkeley; Heni Rachmawati Ph.D., kepala divisi kedokteran nano di pusat penelitian nanotechnology dan nanoscience ITB; Prof. Tommy Julianto Bustami Effendi, ahli teknik, material, sains, dan senyawa kimia yang memperoleh gelar magister dari Universiti Teknologi MARA, Malaysia; serta Mochammad Zakki Fahmi, Ph.D., ahli kimia fisik, geopolimer, dan nanokimia yang menerima gelar Ph.D dari Universitas Sains dan Teknologi Nasional Taiwan, 2014. ”Yang menarik, pembicaranya (Prof. Kayle, Red) merupakan asisten Prof. Omar Yaghi dari Barkeley University, California. Prof Omar Yaghi adalah ahli kimia kelas dunia. Itu level risetnya kelas nobel exercise. Jadi, melalui simposium ini, semoga jumlah publikasi ilmiah UNAIR dapat meningkat,” ujar Febdian. ”Memang sudah saatnya pengembangan teknologi, terutama riset, di Indonesia, harus diarahkan ke level nano. Baik bidang pertanian maupun kesehatan,” tambahnya. ifw
Tag :

Berita Terbaru

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Demi meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya menjaga kesehatan, Puskesmas Sidoarjo gencar menyelenggarakan kegiatan Cek…

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dari 18 kecamatan dengan angka kasus penderita HIV/AIDS tertinggi…

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Harga komoditas gula pasir di wilayah Lamongan mengalami lonjakan harga dalam beberapa hari terakhir hingga dikeluhkan para…

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Para peternak sapi perah di Kota Batu, Jawa Timur kini sumringah melihat harga susu sapi segar di tingkat peternak lokal wilayah Kota…

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kepungan sampah plastik, kaleng, sampai rumah tangga terperangkap di trash boom Sungai Kali Tebu yang saat ini…

Minim Hujan di Musim Kemarau Jadi Berkah Positif Para Petani Apel di Kota Batu 

Minim Hujan di Musim Kemarau Jadi Berkah Positif Para Petani Apel di Kota Batu 

Minggu, 07 Jun 2026 14:41 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Memasuki musim kemarau 2026 dengan cuaca panas dan minimnya curah hujan justru berdampak positif terhadap dan membawa berkah…