Al-Qaidah Melawan Status Baru Yerusalem

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dilansir dari laman Associated Press, ajakan itu diunggah oleh sayap media Al Qaidah, As-Sahab, di dunia maya dalam bahasa Inggris dan Arab. Mereka mengajak pengikutnya memerangi AS dan Israel, serta menganggap kedua negara itu sebagai 'Firaun Modern' yang menjajah kaum muslim di seluruh dunia. YERUSALEM, Mohammed Jaber. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sampai saat ini tetap berkeras menyatakan Kota Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, dan membikin dunia terguncang. Bukan cuma organisasi dan pemerintah Palestina yang tidak terima dengan klaim itu, Al Qaidah kini meminta seluruh pengikutnya menyerang AS dan Israel, serta hal-hal yang berkaitan dengan kedua negara itu. "Cara tercepat dan paling meyakinkan melawan Firaun masa kini, Amerika Serikat, adalah dengan berjihad di jalan Allah S.W.T. Caranya menargetkan kepentingan utama AS, Israel, kaum salibis dan sekutunya di manapun," demikian pernyataan Al-Qaidah. Seorang pejabat senior Otoritas Palestina, Jibril Rajub, menyatakan mereka tidak bakal menyambut lawatan Wakil Presiden AS, Mike Pence, bulan ini. Kemarin, organisasi perjuangan dan partai politik Palestina, Hamas, menyatakan juga menentang status Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Mereka mengajak seluruh rakyat Palestina angkat senjata buat mempertahankan kota suci itu. "Kami mengajak semua warga Palestina menggelar intifada dan menghadapi musuh Zionis," kata pemimpin Hamas, Ismail Haniyah, di Jalur Gaza, kemarin. Sedangkan Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu, menyatakan sangat senang dengan sikap Trump soal Yerusalem. Dia pun mengklaim kalau negara-negara lain yang memiliki hubungan diplomatik dengan mereka bakal mengikuti langkah AS. "Saya yakin kalau AS memindahkan kedutaan besarnya ke Yerusalem, maka negara lain pun akan ikut. Saya mengontak sejumlah kepala negara dan mereka kebanyakan mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel," kata Netanyahu. 07
Tag :

Berita Terbaru

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, menghukum bos MNC Group Bambang Hary Iswanto Tanoesoedibjo atau Hary Tanoe dan PT MNC…

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Berkas pendaftaran nikah El Rumi dan Syifa Hadju rampung. Pernikahan juga sudah didaftarkan oleh KUA Setiabudi.Yusuf Mimbar dari KUA…

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Juru Bicara (Jubir) Anies Baswedan, Angga Putra Fidrian, menilai demokrasi harus tetap membuka ruang luas bagi semua kalangan.           …

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI : Hingga Kamis (23/4), kasus dugaan perjokian dan kecurangan UTBK meski mencuat masih dalam tahap pendalaman oleh panitia pusat. Penyelidikan…

Legislator Nilai Kasus Perjokian Bukan Masalah Sederhana

Legislator Nilai Kasus Perjokian Bukan Masalah Sederhana

Kamis, 23 Apr 2026 19:50 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menegaskan, kasus perjokian di UTBK-SNBT 2026 bukanlah masalah sederhana. Kasus ini secara…

KPK, Usulkan Ketua Umum Parpol Dua Periode Saja

KPK, Usulkan Ketua Umum Parpol Dua Periode Saja

Kamis, 23 Apr 2026 19:49 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:49 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Salah satu poin masukan KPK yaitu adanya pembatasan ketua umum partai politik menjadi dua periode. Usulan dalam kajian itu muncul karena…