Demonstrasi Tolak Yerusalem Ibu Kota Israel di Eropa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aksi demonstrasi terbesar diketahui terjadi di Swiss, Jerman, Belanda, dan Swedia, di mana para pemrotes meneriakkan slogan solidaritas dengan Palestina, sembari membawa bendera Palestina, dan Turki. JENEWA, Yuri Kowalsky. Aksi demonstrasi menentang pengakuan Amerika Serikat (AS) atas Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel dilaporkan terjadi di seluruh Eropa. Ribuan, hingga puluhan ribu orang turun ke jalan di kota-kota besar Benua Biru itu. Di Jenewa, Swiss, para demonstran berkumpul di depan kantor PBB yang berada di pusat kota Swiss untuk menolak keputusan tersebut. Demonstran meneriakkan slogan-slogan menentang Israel dan keputusan Trump di Yerusalem, membawa spanduk bertuliskan "Bebaskan Palestina, Akhiri Pendudukan Israel". Memegang spanduk bertuliskan "Lepaskan tanganmu dari Yerusalem", "Yerusalem adalah ibu kota Palestina" dan "Tidak, kami tidak memberi Anda Yerusalem", ratusan orang dari organisasi non-pemerintah juga berkumpul di luar gedung Pengadilan Internasional di Den Haag, Belanda. Di ibukota Swedia, Stockholm, lebih dari 2.000 orang demonstran yang ditemani oleh Uni Demokrat Turki-Eropa (UETD), serta beberapa kelompok lokal berbaris ke Kedutaan Besar AS, di mana mereka meneriakkan "Freedom to Palestine". Salah satu peserta demonstrasi, Dror Feiler, seorang aktivis Swedia keturunan Yahudi, menyatakan mengutuk keras langkah yang diambil Trump. "Yerusalem adalah kota suci bagi umat Islam, Yahudi dan Kristen. Sementara ketiga kelompok ini perlu hidup dalam kedamaian di sini, Trump sayangnya telah membiarkan kedamaian dalam bahaya dengan keputusan malang yang dibuatnya," kata Feiler, seperti dilansir Anadolu Agency. Protes juga meletus di dua kota di Jerman, yakni di Dortmund dan Bremen. Orang-orang bereaksi terhadap keputusan tersebut, yang mereka sebut sebagai pelanggaran hak asasi manusia. 04
Tag :

Berita Terbaru

Pendapatan Perajin Tahu dan Tempe Anjlok Diambang Kerugian, Imbas Harga Kedelai Tembus Rp11.200 per Kg

Pendapatan Perajin Tahu dan Tempe Anjlok Diambang Kerugian, Imbas Harga Kedelai Tembus Rp11.200 per Kg

Senin, 15 Jun 2026 11:25 WIB

Senin, 15 Jun 2026 11:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Imbas kenaikan harga kedelai impor dari yang sebelumnya sekitar Rp 8.700 per kilogram dan kini harga kedelai telah menembus Rp…

Alami Peningkatan Wisatawan, Ratusan Pendaki Datangi Gunung Lawu Jelang 1 Suro

Alami Peningkatan Wisatawan, Ratusan Pendaki Datangi Gunung Lawu Jelang 1 Suro

Senin, 15 Jun 2026 10:59 WIB

Senin, 15 Jun 2026 10:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah atau 1 Suro, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan…

Genjot PAD, Pemkab Ponorogo Optimalisasi Sektor Pariwisata Lewat Grebeg Suro

Genjot PAD, Pemkab Ponorogo Optimalisasi Sektor Pariwisata Lewat Grebeg Suro

Senin, 15 Jun 2026 10:52 WIB

Senin, 15 Jun 2026 10:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebagai upaya menggenjot pendapatan asli daerah (PAD), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, mengupayakan optimalisasi sektor…

Pemkot Malang Perketat Pengawasan Izin Operasional SPPG Sesuai Regulasi

Pemkot Malang Perketat Pengawasan Izin Operasional SPPG Sesuai Regulasi

Senin, 15 Jun 2026 10:45 WIB

Senin, 15 Jun 2026 10:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti  beberapa waktu ke belakang terkait pemberian sanksi berupa penghentian operasional enam SPPG karena diduga tak …

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peternak ayam pedaging atau ayam broiler mengaku rugi hingga ratusan juta akibat harga ayam di kandang terjun bebas. Perhimpunan…

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Saya pernah renungkan bagaimana seharusnya kita menjalani hidup yang diberikan Tuhan ? Apa yang seharusnya menjadi tujuan hidup…