Sanksi Ekonomi Korsel Terhadap Korut

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kementerian Luar Negeri Korea Selatan mengatakan, pihaknya menambahkan 20 perusahaan Korea Utara dan 12 individu dalam daftar hitam. Ini dilakukan demi membendung aliran "dana ilegal" yang bermuara pada program nuklir dan rudal Pyongyang. Demikian seperti dilansir Yonhap dan dikutip dari independent.co.uk. SEOUL, Kim Gyo Yul Korea Selatan memberlakukan sanksi ekonomi baru terhadap Korea Utara. Langkah Seoul ini disebut melampaui tindakan yang diambil oleh mitra internasionalnya. Sanksi baru tersebut akan mulai berlaku pada Senin ini waktu setempat. Pengumuman terkait sanksi baru ini mencuat beberapa hari setelah Seoul menempatkan 18 pejabat perbankan Korea Utara dalam daftar hitam. Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Korea Selatan menyatakan mereka "bekerja di luar negeri, mewakili bank-bank Korea Utara dan terlibat dalam penyediaan dana yang dibutuhkan untuk mengembangkan senjata pemusnah massal". Perusahaan yang ditargetkan oleh sanksi baru Korea Selatan mencakup perusahaan jasa pengangkutan laut Daebong dan Yusong, Koryo Commercial Bank, Agricultural Development Bank dan Cheil Credit Bank. Sementara, individu yang menjadi sasaran termasuk mata-mata dan sejumlah bankir. Langkah penjatuhan sanksi ini bersifat simbolis karena sejak Mei 2010, pertukaran perdagangan dan keuangan antara kedua Korea telah dihentikan menyusul peristiwa ditorpedonya kapal perang Korea Selatan. Seoul menuding Pyongyang adalah dalang dibalik insiden tersebut, namun mereka membantahnya. Korea Utara sendiri telah dijatuhi sejumlah sanksi pasca-uji coba rudal dan nuklirnya di sepanjang tahun ini. Puncaknya adalah ketika mereka melakukan tes nuklir pada 3 September lalu ini disebut-sebut sebagai uji coba nuklir terbesar dengan kekuatannya dikabarkan 10 kali lebih dahsyat dibanding bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima pada 1945. Tak terkecuali sekutu utama Korea Utara, China, juga menjatuhkan sanksi. Dalam bulan September itu pula, Tiongkok memerintahkan seluruh perusahaan Korea Utara di wilayahnya untuk tutup. Pada hari Senin waktu Seoul, Korea Selatan dikabarkan akan memulai latihan militer dua hari bersama sekutunya, Amerika Serikat dan Jepang. Pemimpin partai berkuasa di Korea Selatan mengatakan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam kondisi apapun tak boleh menyerang Korea Utara tanpa seizin Seoul. "Presiden Trump sering menekankan bahwa ia telah meletakkan segala opsi di atas meja. Kami ingin memastikan bahwa opsi perang tidak diletakkan di atas meja." "Dalam kondisi apapun, AS tidak boleh maju dan menggunakan opsi militer tanpa persetujuan Korea Selatan," kata Choo Mi-ae, pemimpin Democratic Party kepada firma analisis di Washington, seperti dikutip dari The Guardian pada November lalu. "Kita harus mencari resolusi damai terkait situasi tersebut," tambahnya. Pernyataan Choo Mi-ae menggarisbawahi kekhawatiran Korea Selatan, yang cemas bahwa setiap serangan AS ke Korea Utara mampu memprovokasi serangan balasan yang merugikan Negeri Ginseng. 03
Tag :

Berita Terbaru

Kabar Baik! Pemkot Mojokerto Bebaskan Denda Pajak hingga 30 Agustus 2026

Kabar Baik! Pemkot Mojokerto Bebaskan Denda Pajak hingga 30 Agustus 2026

Rabu, 10 Jun 2026 15:55 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 15:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Ada kabar baik bagi warga Kota Mojokerto. Pemerintah Kota Mojokerto memberikan program bebas denda pajak daerah hingga 30 Agustus…

Pemkot Surabaya Gercep Tertibkan Lapak PKL di Jalan Gembong Tebasan, Kembalikan Fungsi Saluran Air

Pemkot Surabaya Gercep Tertibkan Lapak PKL di Jalan Gembong Tebasan, Kembalikan Fungsi Saluran Air

Rabu, 10 Jun 2026 14:37 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 14:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya penegakan aturan serta pengembalian fungsi saluran air dan bahu jalan yang selama ini digunakan untuk berjualan,…

Curi Gabah Dua Sak Milik Warga, Residivis di Blitar Berhasil Diringkus

Curi Gabah Dua Sak Milik Warga, Residivis di Blitar Berhasil Diringkus

Rabu, 10 Jun 2026 14:33 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kus (52) warga Desa/ Kec.Nglegok Kab.Bltar berhasil di tangkap warga masarakat di Desa Candirejo Kec.Ponggok Kab.Blitsr pada hari…

Giat Polisi Sahabat Anak Pelajar Sekolah, Siswa siswi SDN Bence 1 Grudug Polres Blitar

Giat Polisi Sahabat Anak Pelajar Sekolah, Siswa siswi SDN Bence 1 Grudug Polres Blitar

Rabu, 10 Jun 2026 14:31 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 14:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dalam upaya menanamkan disiplin dan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini, Satlantas Polres Blitar menerima kunjungan…

Kuota Capai 270 Siswa, Pemkab Jombang Terjun Langsung Verifikasi Door to Door Peserta Sekolah Rakyat

Kuota Capai 270 Siswa, Pemkab Jombang Terjun Langsung Verifikasi Door to Door Peserta Sekolah Rakyat

Rabu, 10 Jun 2026 14:11 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 14:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Dalam rangka memastikan program tepat sasaran, tim gabungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang, turun langsung ke lapangan…

Per Desember 2026, Bupati Lumajang Janji 2.791 Rumah Siap Teraliri Air Bersih

Per Desember 2026, Bupati Lumajang Janji 2.791 Rumah Siap Teraliri Air Bersih

Rabu, 10 Jun 2026 14:05 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 14:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang berkomitmen dengan berjanji pada Desember 2026 nanti sebanyak 2.791 rumah warga di…