Parlemen Arab Gelar Pertemuan Tolak Pengakuan Yerusalem

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Parlemen Arab memutuskan untuk menetapkan delegasi untuk mengunjungi parlemen Afrika dan Eropa guna mengadakan pertemuan dan menuntut penolakan internasional terhadap keputusan Amerika Serikat (AS). KAIRO, Ahmed Mustofa. Parlemen Arab meminta diadakannya KTT puncak negara-negara Arab untuk menolak pengakuan AS terhadap Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Pertemuan itu akan digunakan untuk membahas cara-cara menentang kebijakan AS itu. Lebih lanjut, Parlemen Arab menekankan solidaritas Arab dan Islam terhadap Palestina melalui upaya koordinasi antara Liga Arab, Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dan Parlemen Arab untuk meningkatkan pengakuan negara Palestina dan keanggotaan penuhnya di PBB seperti dikutip dari Xinhua. Presiden AS Donald Trump pada hari Rabu mengumumkan bahwa dia mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Trump juga memutuskan untuk memindahkan kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem. Pernyataan Trump mendapat kecaman dan tentangan yang luas dari negara-negara Arab dan Muslim. Yerusalem selama ini menjadi inti perselisihan Israel-Palestina. Israel mengambil alih Yerusalem Timur dari Yordania dalam perang 1967. Negara Zionis ini lantas menyatakan seluruh kota sebagai ibukota abadi yang tak dapat dibagi pada tahun 1980. Langkah ini tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional. Palestina bersikeras bahwa mereka harus mendirikan sebuah negara merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya. Berdasarkan kesepakatan damai Israel-Palestina sebelumnya, status Yerusalem harus ditentukan melalui perundingan status akhir antara Israel dan Palestina. 07
Tag :

Berita Terbaru

Stok Beras Bulog Cetak Rekor 5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah RI

Stok Beras Bulog Cetak Rekor 5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah RI

Jumat, 24 Apr 2026 05:08 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 05:08 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Surabaya – Perum BULOG kembali menorehkan capaian bersejarah dalam pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Untuk pertama kalinya se…

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, menghukum bos MNC Group Bambang Hary Iswanto Tanoesoedibjo atau Hary Tanoe dan PT MNC…

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Berkas pendaftaran nikah El Rumi dan Syifa Hadju rampung. Pernikahan juga sudah didaftarkan oleh KUA Setiabudi.Yusuf Mimbar dari KUA…

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Juru Bicara (Jubir) Anies Baswedan, Angga Putra Fidrian, menilai demokrasi harus tetap membuka ruang luas bagi semua kalangan.           …

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI : Hingga Kamis (23/4), kasus dugaan perjokian dan kecurangan UTBK meski mencuat masih dalam tahap pendalaman oleh panitia pusat. Penyelidikan…

Legislator Nilai Kasus Perjokian Bukan Masalah Sederhana

Legislator Nilai Kasus Perjokian Bukan Masalah Sederhana

Kamis, 23 Apr 2026 19:50 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menegaskan, kasus perjokian di UTBK-SNBT 2026 bukanlah masalah sederhana. Kasus ini secara…