RI Harap KTT Luar Biasa OKI Hasilkan Resolusi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Istanbul - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengungkapkan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa (KTTLB) Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) pada Rabu (13/12) di Istanbul Turki diharapkan menghasilkan komunike final dan resolusi. "Paling tidak sampai Selasa siang, 'outcome' dokumen yang akan dihasilkan ada dua, satu dalam bentuk komunike final, kedua dalam bentuk resolusi," kata Retno Marsudi di Istanbul, Selasa malam. Ia menyebutkan hingga Selasa malam, negosiasi masih terus jalan sesuai dengan laporan Dirjen Multilateral Kemenlu yang melaporkan mengenai bentuk outcome KTT LB OKI itu. "Komunike final adalah isinya 'political statement', 'political call', sementara resolusi sudah lebih rinci mengenai tindak lanjutnya," katanya. Ia menyebutkan pada Senin (11/12), ia telah melakukan pembicaraan dengan Menlu Jordania dan Menlu Palestina mengenai persiapan KTTLB OKI. Kedua Menlu itu juga memberi informasi mengenai hasil dari pertemuan Liga Arab. "Nah, untuk persiapan KTTLB OKI, kita sepakat untuk mengusulkan bahwa hasil dari KTT ini hendaknya mengirimkan pesan yang kuat mengenai posisi negara-negara OKI dan saat yang sama juga menunjukkan kesatuan sikap dari negara-negara OKI," katanya. Pesan kuat tersebut adalah bahwa OKI tidak bisa menerima dan mengecam pengakuan AS atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Menurut dia, KTTLB OKI juga membahas mengenai tindak lanjut sebagai sesuatu yang bisa dijalankan. "Buat apa kita menghasilkan sesuatu yang kelihatannya sangat kuat pesannya tetapi sulit ditindaklanjuti. Karena itu, kita sepakat mengusulkan dan tadi sudah diusulkan bahwa hal-hal hal yang masuk dalam resolusi adalah hal-hal yang bisa diimplementasikan," katanya. Ia menyebutkan hal itu yang disepakati sampai saat ini. Ia masih menunggu hasil akhir dari negosiasi dan berharap tidak ada yang tersisa yang harus diambilalih para Menlu yang akan melakukan pertemuan pada Rabu mulai pukul 08.30 waktu setempat. Ia menjelaskan terkait KTTLB OKI ada dua acara, satu pertemuan para Menkeu mulai 08.30 sampai 10.30 waktu setempat, kemudian pertemuan tingkat pemimpin mulai pukul 11.00 sampai 13.00 waktu setempat. Ia menyebutkan di sela KTTLB OKI, Presiden Jokowi akan melakukan pertemuan bilateral dengan pemimpin negara lain. "Kita belum bisa menyampaikan dengan kepala negara mana karena masih dalam penjajakan karena saat beliau bisa, kepala negara lain tidak bisa, kita mengupayakan waktu yang pas," katanya.
Tag :

Berita Terbaru

Jelang Musda Demokrat, Michael Ungkap Semua DPC Dukung Emil Dardak Pimpin Jatim

Jelang Musda Demokrat, Michael Ungkap Semua DPC Dukung Emil Dardak Pimpin Jatim

Jumat, 19 Jun 2026 15:05 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 15:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Demokrat Jawa Timur, dukungan kepada Emil Elestianto Dardak untuk k…

Tegak Lurus AHY dan Emil Dardak, Demokrat Jatim Luncurkan JUARA

Tegak Lurus AHY dan Emil Dardak, Demokrat Jatim Luncurkan JUARA

Jumat, 19 Jun 2026 14:53 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Komitmen Partai Demokrat untuk selalu hadir di tengah masyarakat dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan rakyat t…

Sensus Ekonomi 2026 Sebagai Dasar Penyusunan Kebijakan Pembangunan Pemkab Sidoarjo.

Sensus Ekonomi 2026 Sebagai Dasar Penyusunan Kebijakan Pembangunan Pemkab Sidoarjo.

Jumat, 19 Jun 2026 12:45 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 12:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menyatakan Sensus Ekonomi 2026 mempunyai peran strategis sebagai dasar penyusunan kebijakan …

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada ketentuan biaya penalti Rp 100 juta pada Seleksi Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah…

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri telah melaporkan harta kekayaan terbarunya. Dalam laporan paling anyar itu, Widiyanti…

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pihak penyelenggara ajang Grammy Awards mengumumkan penambahan kategori penampilan musik pop Asia terbaik, buat ngerayain rilisan…