Risma : Anak-Anak Tidak Harus Pandai di Bidang Akademik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Cerita ‘Cak Durasim Sang Pahlawan’ ini mengangkat kisah kepahlawanan seniman ludruk ini di masa penjajahan Jepang. “Dia kan jadi incaran tentara Jepang karena kidungannya ‘pegupon omahe doro, dijajah Nippon tambah soro’. Akibat kidungan itu Jepang jadi marah,” ungkap Meimura yang menggarap skenario sekaligus bertindak sebagai sutradara. Pentas ludruk Irama Budaya Sinar Nusantara yang membawakan cerita ‘Cak Durasim Sang Pahlawan’ menarik perhatian besar Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. Itu pula alasan pementasan yang semula akan diselenggarakan di Tobong Ludruk Irama Budaya Sinar Nusantara di area THR Mall dipindahkan ke Balai Budaya di Kompleks Balai Pemuda Surabaya. Penonton yang awalnya hanya dari tiga sekolah dasar (SD), bahkan bertambah jadi sembilan SD di Surabaya. Mereka antusias menikmati cerita selama sekitar 90 menit hingga pementasan berakhir sekitar pukul 11.00. Aksi para seniman ludruk yang terdiri dari anak-anak TK hingga usia dewasa ini benar-benar menarik perhatian penonton. Tak terkecuali Risma yang sepanjang alur cerita tak henti dibuat tertawa oleh ceplosan dialog para pemainnya, terutama ketika seniman ludruk anak-anak beraksi. Dialog-dialog yang sempat memancing tawa Risma diantaranya ketika Sabil Lugito yang berperan sebagai Cak Durasim bertemu dengan Gibran Gunawan dan Panji Agung Prayogi yang memerankan Cak Durasim kecil. Sabil yang melihat Gibran lesu bertanya,”Awakmu kenopo ketokane ngantuk (kamu kelihatan ngantuk kenapa)?” “Nonton wayang,” jawab Gibran. “Bagus itu. Sebagai generasi muda harus menghargai budayanya. Kapan awakmu nonton wayang?” Sabil kembali bertanya yang kontan dijawab Gibran,”sesuk (besok).” Jawaban yang tidak nyambung itu pun membuat penonton, khususnya Risma tertawa lepas. Belum reda tawa penonton, dialog berikutnya kembali mengusik mereka. “Lha nontone sesuk kok wis ngantuk?” begitu kejar Sabil. Pertanyaan ini pun dijawab Gibran yang masih duduk di kelas 4 SDN Airlangga Surabaya : ”Iya Cak, turune tak cicil cekne sesuk aku gak ngantuk pas nonton wayang (Iya cak, tidurnya aku angsur biar besok nggak ngantuk waktu nonton wayang).” Sebelum pementasan dimulai, Risma sempat memberi semangat penonton yang mayoritas murid SD itu. Ditekankan Risma, murid tidak harus pandai untuk mata pelajaran tertentu seperti Matematika atau Kimia. “Mereka yang menonjol di bidang kesenian seperti ini juga harus dihargai,” tandasnya. Perempuan yang menjadi wali kota selama dua periode ini menyatakan pula, berkat keterampilannya di bidang menari pula dia sempat dikirim ke Jakarta bahkan ke luar negeri. “Kesempatan (ke luar negeri) itu saya peroleh karena saya bisa tari Bali,” tuturnya. Ditemui usai pementasan, Meimura menyatakan kepuasannya pementasan yang didukung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui programnya Nonton Bareng Kesenian Rakyat itu berjalan sukses. Meimura berharap langkah Kemendikbud ini bisa ditindaklanjuti oleh Pemkot Surabaya. “Jika Pemkot mau menghadirkan anak-anak SD se-Kota Surabaya tentu keren dan luar biasa. Aktivitas kesenian di kota ini pasti kembali bergairah,” begitu harapnya. Kisah Cak Durasim ini diharapkan Meimura bisa kembali menumbuhkan semangat nasionalisme di kalangan anak-anak. “Keinginan saya semoga ini dapat jadi transformasi kebangsaan bagi anak-anak,” cetusnya. sr
Tag :

Berita Terbaru

OJK pun Dihantui Arus Dana Keluar, Apalagi Pemerintah

OJK pun Dihantui Arus Dana Keluar, Apalagi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 05:40 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 05:40 WIB

SURABAYAPAGI : Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi mengatakan pasar modal Tanah Air saat ini masih dihantui oleh arus…

Tim Terpadu Pertambangan Panggil Pengusaha Tambang, Beri Peringatan Tegas Soal Aktivitas Ilegal

Tim Terpadu Pertambangan Panggil Pengusaha Tambang, Beri Peringatan Tegas Soal Aktivitas Ilegal

Rabu, 06 Mei 2026 20:02 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 20:02 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Tim Terpadu Pertambangan Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) Kabupaten Mojokerto memanggil puluhan pemilik galian C tak b…

Khofifah Apresiasi Lonjakan Kinerja Bank Jatim, Optimistis Jadi Katalis Ekonomi Jawa Timur

Khofifah Apresiasi Lonjakan Kinerja Bank Jatim, Optimistis Jadi Katalis Ekonomi Jawa Timur

Rabu, 06 Mei 2026 19:35 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 19:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi kinerja Bank Jatim sepanjang Tahun Buku 2025 yang dinilai tumbuh impresif d…

Delapan Kader PKB Berpeluang Duduki Kursi Ketua DPRD Magetan

Delapan Kader PKB Berpeluang Duduki Kursi Ketua DPRD Magetan

Rabu, 06 Mei 2026 19:20 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 19:20 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Magetan – Peluang menjadi Ketua DPRD Magetan terbuka lebar bagi seluruh kader Partai Kebangkitan Bangsa yang saat ini duduk sebagai anggota l…

‎Dalami Kasus Korupsi Maidi, KPK Panggil 10 Saksi  ‎

‎Dalami Kasus Korupsi Maidi, KPK Panggil 10 Saksi ‎

Rabu, 06 Mei 2026 19:18 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 19:18 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun Nonaktif, Maidi, dengan memanggil 10 …

Kinerja 2025 Moncer, Dividen Tunai BSI Melonjak 44 Persen

Kinerja 2025 Moncer, Dividen Tunai BSI Melonjak 44 Persen

Rabu, 06 Mei 2026 18:39 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 18:39 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk menetapkan sebesar 20 persen dari total laba bersih…