AS Takut dengan Kekuatan Nuklir Korut

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Seperti dilansir AFP dan Newsweek, pernyataan yang disampaikan Dubes Korea Utara untuk PBB, Ja Song-Nam, saat menghadiri rapat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (DK PBB) pada Jumat (15/12) waktu setempat. NEW YORK, John Robbinson. Korea Utara (Korut) menuding Amerika Serikat (AS) takut dengan kemampuan negaranya yang telah melengkapi kekuatan nuklirnya. Korut menyatakan negaranya tidak menjadi ancaman bagi negara lain asalkan kepentingannya tidak diusik. Rapat DK PBB yang dipimpin oleh Jepang ini fokus membahas isu Korut, yang salah satunya juga mengumumkan sanksi-sanksi baru terhadap sejumlah entitas China. Kehadiran Dubes Korut untuk PBB ini tergolong langka dalam forum semacam ini. "(Rapat DK PBB ini) Langkah putus asa yang dirancang oleh AS yang takut oleh kekuatan luar biasa republik kami yang secara sukses telah mencapai hal bersejarah dalam melengkapi kekuatan negara nuklir," ucap Ja dalam forum internasional itu. Ja juga menyatakan Korut tidak akan menjadi ancaman bagi negara lain, selama negara lain tidak mencampuri kepentingan-kepentingan Korut. Lebih lanjut, Ja menekankan senjata nuklir yang dimiliki Korut merupakan kebutuhan untuk pertahanan diri. Ja juga menegaskan bahwa Korut merupakan 'negara pecinta damai dan kekuatan nuklir yang bertanggung jawab'. "Kepemilikan senjata nuklir kami merupakan alat pertahanan diri individu dalam membela kedaulatan kami dan hak untuk melakukan perlawanan serta pengembangan, dari ancaman nuklir AS dan jika ada yang harus disalahkan, AS seharusnya bertanggung jawab," tegas Ja. "Ada beberapa negara kekuatan nuklir di dunia saat ini, tapi tidak ada negara seperti AS yang secara terbuka terus mengancam dan memeras negara-negara lain dengan senjata nuklirnya," imbuhnya seperti dilansir South Morning China Post. Ja memberikan pernyataannya usai pidato Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson yang menyerukan Korut untuk menghentikan rentetan uji coba rudal demi membuka jalan menuju perundingan dengan AS. Namun dalam pernyataannya, Ja sama sekali tidak menanggapi seruan Menlu AS itu. 02
Tag :

Berita Terbaru

Kapolres Gresik Pimpin Langsung Tes Urine PJU, Tegaskan Komitmen Bersih Narkoba

Kapolres Gresik Pimpin Langsung Tes Urine PJU, Tegaskan Komitmen Bersih Narkoba

Sabtu, 21 Feb 2026 19:19 WIB

Sabtu, 21 Feb 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Dalam upaya memperkuat pengawasan internal serta mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungan kepolisian, Kapolres Gresik AKBP R…

Seorang Kakek Ditemukan Meninggal di Ladang Desa Kademangan Kabupaten Blitar

Seorang Kakek Ditemukan Meninggal di Ladang Desa Kademangan Kabupaten Blitar

Sabtu, 21 Feb 2026 15:08 WIB

Sabtu, 21 Feb 2026 15:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar- Penemuan seorang Kakek dalam keadaan meninggal dunia pada Jumat 20 Pebruari 2026 sekitar pukul.18.00, oleh J 45 warga setempat…

Perkuat Kebersamaan Ramadan, Kapolres Gresik Sampaikan Pesan Kamtibmas Saat Salat Jumat

Perkuat Kebersamaan Ramadan, Kapolres Gresik Sampaikan Pesan Kamtibmas Saat Salat Jumat

Sabtu, 21 Feb 2026 13:17 WIB

Sabtu, 21 Feb 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Untuk mempererat tali silaturahmi di bulan suci Ramadan, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution melaksanakan kunjungan ke Masjid KH A…

Usaha UMKM  Produk Makanan Harus Bersertifikat Halal pada Bulan Oktober 2026

Usaha UMKM  Produk Makanan Harus Bersertifikat Halal pada Bulan Oktober 2026

Sabtu, 21 Feb 2026 09:29 WIB

Sabtu, 21 Feb 2026 09:29 WIB

SURABAYA PAGI, Sampang- Pelaku usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada Bazar Takjil Ramadhan UMKM Halal tahun ini. Dipusatkan di Alun-alun Trunojoyo…

Setahun Pimpin Jatim, Khofifah dan Emil Komitmen Tingkatkan Layanan Publik hingga Turunkan Kemiskinan

Setahun Pimpin Jatim, Khofifah dan Emil Komitmen Tingkatkan Layanan Publik hingga Turunkan Kemiskinan

Jumat, 20 Feb 2026 21:19 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 21:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak memperingati satu tahun masa kepemimpinan m…

Pangeran Inggris Andrew Ditangkap, Trump Anggap Memalukan

Pangeran Inggris Andrew Ditangkap, Trump Anggap Memalukan

Jumat, 20 Feb 2026 20:35 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 20:35 WIB

Raja Charles Pastikan Kerajaan Inggris Dukung Pengusutan Kasus Andrew    SURABAYAPAGI.COM, London - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump angkat bicara t…