Paus Fransiskus Mengkritik Tajam Para Jurnalis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Paus Fransiskus yang berencana untuk mengabdikan pesan komunikasi tahunannya, akan berfokus kepada "berita palsu". Ia mengatakan kepada media Katolik pada hari Sabtu bahwa para jurnalis melakukan sebuah misi yang merupakan "fundamental" bagi masyarakat demokratis. VATIKAN, Yuri Kowalsky. Paus Fransiskus baru-baru ini mengkritik tajam para jurnalis yang mengeruk keuntungan dengan membuat berita dari skandal lama dan menjadikannya sensasional. Paus mengatakan bahwa ini adalah dosa yang sangat serius yang menyakitkan semua orang yang terlibat. Paus Fransiskus mengingatkan para jurnalis untuk memberikan informasi yang tepat, lengkap, dan benar serta tidak memberikan laporan sepihak. Demikian seperti dikutip dari The Guardian. "Anda seharusnya tidak jatuh ke dalam 'dosa-dosa komunikasi' seperti disinformasi, atau hanya memberi informasi dari satu sisi, fitnah yang sensasional, atau penghinaan," kata Paus Fransiskus. "Jangan mencari hal-hal yang merupakan skandal lama yang telah terselesaikan dan telah membuat orang-orang yang terlibat telah damai," lanjut Paus. Paus Fransiskus menyebut tindakan itu sebagai "dosa berat yang menyakitkan hati jurnalis dan menyakiti orang lain". Hal keras lainnya yang kerap dibicarakan Paus Fransiskus adalah perubahan iklim. Bahkan, pemimpin umat Katolik itu menyebut para penolak fenomena alam itu memiliki jiwa buruk. Dia menambahkan, upaya untuk memerangi perubahan iklim tertahan oleh orang-orang yang menyangkal ilmu pengetahuan, mereka yang tidak peduli atau pasrah terhadap isu itu, hingga mereka yang berpikir bahwa hal itu dapat dipecahkan dengan solusi teknis. "Kita harus menghindari jatuh ke dalam sikap buruk ini, yang tentu saja tidak membantu penelitian jujur dan dialog yang tulus dan produktif," kata Paus, seperti dikutip dari Associated Press pada November 2017. "Jelas, mereka yang menolak perubahan iklim adalah mereka yang memiliki sikap dan jiwa buruk," lanjutnya. Paus mendesak para juru runding pada pertemuan COP23 di Bonn untuk mengambil tindakan bebas dari kepentingan khusus dan tekanan politik atau ekonomi. Paus asal Argentina itu juga meminta adanya dialog jujur mengenai masa depan planet ini. Negosiator di pertemuan COP23 Bonn sedang bekerja untuk mengimplementasikan Climate Change Paris 2015 yang bertujuan untuk membatasi emisi global. Paus tidak menyebutkan nama negara mana pun. Namun, Presiden Trump sebelumnya mengumumkan bahwa Amerika Serikat menarik diri dari kesepakatan Paris. Pada 2016, Fransiskus mengatakan bahwa pemanasan global terjadi karena aktivitas manusia dan dia meminta bahan bakar fosil untuk dihapus secara bertahap tanpa penundaan. 01
Tag :

Berita Terbaru

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masjidil Haram sangat ramai, terutama menjelang salat Subuh dan saat berbuka puasa, dengan suasana ibadah yang kental. Menjelang…

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto, dalam kunjungan ke AS, menyempatkan diri bertemu dengan 12 konglomerat Amerika Serikat (AS),…

Kasih Kristus

Kasih Kristus

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang Pendeta di sebuah Gereja Jakarta mengingatkan umat kristiani untuk melakukan toleransi  bagi umat Islam yang sedang …

BC Mulai Incar Gerai Perhiasan Mewah 'Spanyolan' 

BC Mulai Incar Gerai Perhiasan Mewah 'Spanyolan' 

Minggu, 22 Feb 2026 20:05 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kantor Wilayah Jakarta serta Direktorat Jenderal Pajak Kantor…

Genjot Pemeliharaan Jalan, Pemkot Surabaya Gelontor Anggaran Rp 40 M

Genjot Pemeliharaan Jalan, Pemkot Surabaya Gelontor Anggaran Rp 40 M

Minggu, 22 Feb 2026 18:31 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 18:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mempercepat penanganan jalan berlubang dengan mengerahkan sembilan tim Satuan Tugas…

DPRD Sidoarjo: Pedagang Kecil Sebagai Urat Nadi Ekonomi Kerakyatan Wajib Dihidupkan

DPRD Sidoarjo: Pedagang Kecil Sebagai Urat Nadi Ekonomi Kerakyatan Wajib Dihidupkan

Minggu, 22 Feb 2026 17:24 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 17:24 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Penataan pedagang kaki lima (PKL) di ruas jalan momentum Car Free Day (CFD) alun alun Sidoarjo ke lapangan Mall Pelayanan Publik…