Myanmar Dituding Mengabaikan Kebakaran Kampung Rohingya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dilansir dari laman Associated Press, menurut catatan HRW ada 40 perkampungan Rohingya di Rakhine dibakar antara Oktober hingga November. Demi menguatkan pernyataannya, lembaga itu merujuk kepada citra satelit wilayah itu paling mutakhir. Menurut mereka, aksi pembakaran terus berlanjut dalam pekan sama saat perjanjian repatriasi ditandatangani perwakilan kedua negara. RAKHINE, M. Burhanudin. Lembaga pegiat hak asasi manusia Human Rights Watch (HRW) bermarkas di New York, Amerika Serikat, mengklaim punya bukti kalau pasukan Angkatan Darat Myanmar masih menghancurkan perkampungan etnis Rohingya, di sebelah utara Negara Bagian Rakhine. Temuan itu menimbulkan kekhawatiran di mana etnis Rohingya bakal tinggal nantinya, padahal akhir November lalu Myanmar dan Bangladesh sudah meneken perjanjian pemulangan bertahap sekitar 630 ribu pengungsi Rohingya dari penampungan di perbatasan. "Tindakan pasukan Angkatan Darat Myanmar yang menghancurkan perkampungan Rohingya, hanya beberapa hari setelah perjanjian repatriasi ditandatangani, memperlihatkan niat baik buat memulangkan orang Rohingya cuma kedok," kata Direktur Kawasan Asia HRW, Brad Adams. Menurut Adams, pernyataan pemerintah Myanmar yang bakal menjamin keamanan orang Rohingya yang dipulangkan kembali berbanding terbalik dengan aksi pembakaran perkampungan yang terus berlanjut. Walau demikian, pemerintah Myanmar menyangkal klaim HRW. "Saya belum bisa memberikan komentar karena saya belum melihat pernyataan itu, ataupun gambar dari satelit," kata Juru Bicara Pemerintah Myanmar, Zaw Htay. Opsir polisi perbatasan di Negara Bagian Rakhine, Sann Win, juga berkeras tidak terjadi pembakaran perkampungan Rohingya pada Oktober hingga November. Menurut catatan pemerintah Myanmar, pada September lalu ada lebih dari 6,800 rumah di Rakhine hancur akibat pertikaian. Dari jumlah itu, sekitar 200 buat milik orang Rohingya. Konflik itu pecah sejak serangan dilakukan oleh kelompok Tentara Penyelamat Rohingya Arakan (ARSA) ke sejumlah pos polisi di Rakhine. Alhasil, pemerintah Myanmar membalas dengan mengirim pasukan dengan dalih menumpas ARSA. Namun, menurut pengungsi Rohingya, serdadu Myanmar justru menargetkan penduduk sipil. 01
Tag :

Berita Terbaru

Pastikan Aspek Keamanan Pangan, Pemkot Malang Akan Uji Sampel Takjil Selama Ramadhan

Pastikan Aspek Keamanan Pangan, Pemkot Malang Akan Uji Sampel Takjil Selama Ramadhan

Minggu, 22 Feb 2026 12:10 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 12:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Untuk memastikan aspek keamanan pangan saat dikonsumsi oleh masyarakat selama Bulan Ramadhan, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akan…

Tahun 2026, Pemkab Situbondo Targetkan Angka Kemiskinan Turun 10 Persen

Tahun 2026, Pemkab Situbondo Targetkan Angka Kemiskinan Turun 10 Persen

Minggu, 22 Feb 2026 12:03 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 12:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Pada Tahun 2026 kali ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, berkomitmen bakal menekan angka kemiskinan di wilayahnya…

Rumah Warga di Situbondo Kebanjiran Gegara Luapan Sungai Lubawang

Rumah Warga di Situbondo Kebanjiran Gegara Luapan Sungai Lubawang

Minggu, 22 Feb 2026 11:57 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 11:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Warga di di Desa/ Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur mengeluhkan kondisi banjir yang melanda kawasan tersebut…

Rumah Kepatihan Ngawi Bakal Difungsikan untuk Pusat Kegiatan Seni Budaya

Rumah Kepatihan Ngawi Bakal Difungsikan untuk Pusat Kegiatan Seni Budaya

Minggu, 22 Feb 2026 11:50 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 11:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Saat ini, kompleks rumah eks-Kepatihan Ngawi di Jalan Patiunus Kelurahan Ketanggi, Kecamatan Ngawi bakal difungsikan oleh Pemerintah…

Selama Ramadhan, Pemkab Tulungagung Imbau Gelar Tadarus Tanpa Pengeras Suara Luar

Selama Ramadhan, Pemkab Tulungagung Imbau Gelar Tadarus Tanpa Pengeras Suara Luar

Minggu, 22 Feb 2026 11:27 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 11:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Selama Bulan Ramadhan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, mengimbau masyarakat yang menggelar kegiatan…

Hujan Deras, Kawasan Sudimoro Diterjang Longsor dan Banjir Lumpur di Pacitan

Hujan Deras, Kawasan Sudimoro Diterjang Longsor dan Banjir Lumpur di Pacitan

Minggu, 22 Feb 2026 11:21 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 11:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Diguyur hujan deras mengakibatkan kawasan di Kecamatan Sudimoro, Pacitan diterjang bencana tanah longsor dan banjir lumpur.…