Pembangunan 3 Titik Di Desa Menampu Belum Rampung

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Jember - Perihal pemberitaan sebelumnya jika mantan PJ kades Menampu bernama Subiantoro mengatakan jika pembangunan di 3 Titik di desa menampu sudah selesai ternyata tidak bisa dibuktikan dengan adanya rekomendasi team Monitoring dan pihak rekanan penggarap proyek tersebut. Dalam forum terbuka diruangan camat sekitar 1 jam tersebut juga sempat agak sedikit terjadi ketegangan ketika saudari PJ Subiantoro mengelak setelah ditanya camat yang disaksikan oleh Kepala Desa dan BPD menampu jika selama ini dirinya tidak pernah statment kepada pihak media. Namun setelah bukti rekaman di putar pihak Subiantoro tertunduk. Dari statment Kepala Desa Menampu H.Aan Rofi'i sebelumnya memang mengatakan 3 proyek peninggalan PJ Subiantoro itu belum selesai ternyata memang benar, hal tersebut juga di mantapkan oleh statmen pihak kecamatan melalui Camat Suparno pada hari Senin,(18/12) sekitar pukul 14.00 wib. Kepala Seksi Pemerintahan Desa, (PMD) dan pihak PU, (pekerjaan Umum) kabupaten jember yang juga sebagai team Monitoring dan juga pihak camat sebagai penanggung jawap ahirnya membuka hasil peninjauan team Monev pada tanggal 4 november dan 4 Desember kemarin dan hasilnya memang proyek 3 titik milik PJ Subiantoro belum selesai. "proyek bisa dikatakan selesai 100 persen jika sudah ada rekomendasi dari team Monitoring dan juga pihak rekanan pengarap dan hal tersebut juga sudah saya tanda tanggani ujar Camat, dan hal ini belum sama sekali malah pihak mantan Pj bilang selesai., Selesai dari mana maksudnya"ucapnya. Camat Gumukmas Suparno juga menerangkan jika sudah berkoordinasi dengan pihak PU dan CV rekanan perihal permasalahan yang dipicu oleh statmen mantan Pj menampu Subiantoro kepada pihak media beberapa waktu yang lalu hingga membuat gaduh di pemerintahan desa menampu khususnya.besok pagi saya juga akan bertemu lagi sama pihak terkait dan melaporkan permasalahan ini kepada pihak Dispemades dan Bupati Jember, pungkas Suparno. dik
Tag :

Berita Terbaru

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Menyambut momentum bulan Muharram atau yang dikenal masyarakat Jawa sebagai bulan Suro, Polres Gresik memperkuat koordinasi bersama b…

Pangkalan AS di Bahrain, Diserang Iran

Pangkalan AS di Bahrain, Diserang Iran

Kamis, 11 Jun 2026 18:51 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Iran dilaporkan telah melancarkan serangan ke pangkalan AS di Bahrain. Dilansir kantor berita AFP, Kamis (11/6/2026), media Iran…

Terkuat Persekongkolan Jenderal Polisi (Purn) Sony Sonjaya, dengan Pihak Swasta

Terkuat Persekongkolan Jenderal Polisi (Purn) Sony Sonjaya, dengan Pihak Swasta

Kamis, 11 Jun 2026 18:46 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejagung menetapkan tersangka baru dalam kasus korupsi penyimpangan program Makan Bergizi Gratis atau MBG di Badan Gizi Nasional…

Menteri UMKM Minta Tambahan Anggaran Rp 1,5 Triliun

Menteri UMKM Minta Tambahan Anggaran Rp 1,5 Triliun

Kamis, 11 Jun 2026 18:44 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengusulkan tambahan anggaran Rp 1,5 triliun untuk tahun anggaran…

Pejabat di Istana Dituding Minta Dapur MBG

Pejabat di Istana Dituding Minta Dapur MBG

Kamis, 11 Jun 2026 18:40 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini mantan Wakil BGN Irjen (Purn) Sony Sanjaya, mulai menggulirkan keterlibatan sejumlah petinggi di pemerintahan yang minta…

Dalam Kasus Blueray, Raffi Ahmad: Saya Basa-basi

Dalam Kasus Blueray, Raffi Ahmad: Saya Basa-basi

Kamis, 11 Jun 2026 18:36 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya -  Presenter Raffi Ahmad beberkan soal keterkaitan namanya dalam kasus penyelundupan barang elektronik ilegal yang menjerat …