Saudi Tegaskan Yerusalem Timur Ibu Kota Palestina

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Riyadh - Di tengah krisis Yerusalem, Presiden Palestina Mahmoud Abbas berkunjung ke Arab Saudi. Pada Rabu, 20 Desember waktu setempat, Abbas bertatap muka dengan Raja Salman. Keduanya bertemu di Istana Al-Yamamah di Riyadh. Dalam pertemuan tersebut, Raja Salman menegaskan kembali dukungannya akan hak sah rakyat Palestina untuk membangun sebuah negara merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota masa depan. "Selama pertemuan, Presiden (Abbas) memberi penjelasan mengenai perkembangan terakhir dan kontak yang dilakukannya untuk melindungi Yerusalem dari bahaya yang ditimbulkan oleh pengakuan Presiden AS Donald Trump atas wilayah itu sebagai ibu kota Israel," ucap situs berita resmi Palestina, Wafa, seperti dikutip dari timesofisrael.com, Kamis (21/12/2017). Tidak hanya bertemu dengan Raja Salman, menurut Wafa, Presiden Abbas juga bertatap muka dengan Putra Mahkota, Pangeran Mohammed bin Salman. Arab Saudi sendiri menentang keputusan Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Riyadh menyebut kebijakan Trump "tidak dapat dibenarkan dan tidak bertanggung jawab". Trump mengumumkan pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada Rabu, 6 Desember 2017. Langkah yang diambilnya tersebut ditentang dunia internasional, termasuk sekutu dekat AS, yakni Inggris dan Prancis. Satu-satunya pihak yang memuji "kenekatan" Trump adalah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Beberapa waktu lalu, muncul sejumlah laporan yang mengabarkan bahwa Arab Saudi mengajukan sebuah inisiatif perdamaian antara Israel dan Palestina dengan menawarkan Abu Dis sebagai ibu kota masa depan Palestina. Langkah tersebut dinilai bertentangan dengan keinginan rakyat Palestina yang mendambakan Yerusalem Timur sebagai ibu kota masa depan mereka. Seperti dilansir middleeastmonitor.com pada 6 Desember 2017, The New York Times melaporkan bahwa Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman, menggagas prakarsa perdamaian tersebut saat kunjungan Presiden Mahmoud Abbas ke Riyadh November lalu. Berdasarkan inisiatif perdamaian tersebut, rakyat Palestina akan mendapatkan sebuah negara yang tidak bersebelahan di Tepi Barat dan Jalur Gaza di mana mereka hanya memiliki kedaulatan parsial. Sementara, mayoritas permukiman Israel di Tepi Barat akan tetap ada. Prakarsa perdamaian tersebut tidak memberikan pengungsi Palestina dan keturunan mereka yang hidup di negara lain hak untuk kembali ke Israel. Menurut surat kabar The New York Times, Pangeran Mohammed bin Salman memberikan tenggat dua bulan bagi Abbas untuk merespons tawarannya. Abu Dis adalah kota Palestina di dekat Yerusalem Timur yang diduduki Israel. Menurut Kesepakatan Oslo, kota itu diklasifikasikan sebagai Area B yang dikelola oleh dua belah pihak, yakni Israel dan Otoritas Palestina. Inisiatif perdamaian yang ditawarkan Putra Mahkota Arab Saudi tersebut dikabarkan memicu kemarahan publik. Namun, belakangan kabar ini dibantah oleh Duta Besar Palestina untuk Arab Saudi. Ia menyebut laporan tersebut tidak berdasar. Sementara, pejabat lainnya menegaskan bahwa rumor itu dimaksudkan untuk merusak hubungan Arab Saudi-Palestina.
Tag :

Berita Terbaru

Survei Prakarsa: Sebanyak 45,3 Persen Masyarakat Lamongan Belum Puas  dengan Layanan Publik

Survei Prakarsa: Sebanyak 45,3 Persen Masyarakat Lamongan Belum Puas  dengan Layanan Publik

Jumat, 24 Apr 2026 17:40 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Meski capaian kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan sepanjang tahun 2025 dalam LKPJ bupati cukup tinggi, namun itu tidak b…

Pemprov Jatim Tegaskan Tidak Intervensi Proses Hukum, Namun Tetap Dampingi ASN

Pemprov Jatim Tegaskan Tidak Intervensi Proses Hukum, Namun Tetap Dampingi ASN

Jumat, 24 Apr 2026 17:28 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:28 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan pendampingan hukum bagi aparatur sipil negara (ASN) yang tengah menghadapi persoalan hukum, t…

PLN UPT Madiun Lakukan Pemeliharaan Jaringan Tanpa Padam, Pasokan Listrik Tetap Aman

PLN UPT Madiun Lakukan Pemeliharaan Jaringan Tanpa Padam, Pasokan Listrik Tetap Aman

Jumat, 24 Apr 2026 17:20 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:20 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PT PLN (Persero) terus memperkuat keandalan pasokan listrik di Jawa Timur melalui program pemeliharaan jaringan tanpa p…

Pemkot Surabaya Instruksikan Pengalihan Aliran Air Atasi Banjir Kawasan Ketintang, Ditarget Tuntas Oktober 2026

Pemkot Surabaya Instruksikan Pengalihan Aliran Air Atasi Banjir Kawasan Ketintang, Ditarget Tuntas Oktober 2026

Jumat, 24 Apr 2026 14:58 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah strategi mengatasi masalah banjir berulang di kawasan Ketintang, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah…

Petani hingga Pengepul Meringis, Harga Ikan Tawar di Lamongan Anjlok Lebih dari 50 Persen

Petani hingga Pengepul Meringis, Harga Ikan Tawar di Lamongan Anjlok Lebih dari 50 Persen

Jumat, 24 Apr 2026 14:53 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjelang panen raya ikan air tawar yang terjadi bersamaan dengan cuaca buruk (ekstrem) memicu banyak kerugian bagi para petani…

Kurangi Risiko Banjir, Pemkot Surabaya Normalisasi Bangunan di Kalianak Secara Bertahap

Kurangi Risiko Banjir, Pemkot Surabaya Normalisasi Bangunan di Kalianak Secara Bertahap

Jumat, 24 Apr 2026 14:39 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti keluhan banjir yang kerap melanda kawasan Surabaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Balai Besar Wilayah…