Israel Balas Demonstrasi Palestina dengan Peluru

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Yerusalem - Lebih dari 80 warga Palestina terluka dalam demonstrasi baru-baru ini di Tepi Barat atau dua pekan setelah pengakuan Presiden AS Donald Trump terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Seperti dilansir Aljazirah, Kamis (21/12), menurut Bulan Sabit Merah, sedikitnya tiga orang terluka akibat terkena tembakan dari peluru secara langsung. Selain itu, lebih dari 20 terluka akibat peluru baja berlapis karet dan 40 lainnya karena menghirup gas air mata dalam demonstrasi yang diiikuti oleh Otoritas Palestina, beberapa partai politik dan serikat pekerja. Konfrontasi dengan tentara Israel terjadi setelah sebuah demonstrasi Hari Kemarahan dipentaskan di berbagai wilayah Tepi Barat yang diduduki termasuk Hebron, Nablus, Bethlehem dan Yerikho. Demonstrasi terbesar dimulai di pos pemeriksaan militer Qalandia, titik utama membelah Tepi Barat yang diduduki dari Yerusalem dan titik utama dalam konflik tersebut. Seorang wartawan lokal yang melapor dari Qalandia, Jihad Barakat memperkirakan sekitar 5.000 warga Palestina menghadiri demonstrasi di sana. Mereka berangkat sekitar pukul 12 malam waktu setempat. "Setidaknya satu orang luka di Qalandia dari amunisi dan ada penggunaan gas air mata yang parah. Di jip tentara Israel, ada senjata api yang menghasilkan sekitar 30 tabung gas air mata berurutan, sehingga seluruh area menjadi penuh dengan asap, " katanya. Sejumlah politisi juga ikut dalam demonstrasi tersebut, termasuk Menteri Kesehatan Jawad Awwad, pemimpin Hamas Jamal al-Taweel, dan juru bicara Fatah Osama Qawasmeh. Aktivis lokal Mariam Barghouti mengatakan demonstrasi di Qalandia berubah menjadi kekerasan ketika pasukan Israel mulai menembaki gas air mata. "Kerumunan semakin kecil sehingga hanya menyisakan pemuda Palestina yang mulai menghadapi tentara dengan batu," lanjut Barghouti. Ia mengatakan, tentara kemudian menanggapi dengan peluru karet dan amunisi. Demonstrasi tersebut terjadi tepat dua pekan setelah Trump memutuskan untuk menyatakan bahwa Yerusalem adalah ibu kota Israel. Dia juga mengatakan AS akan memindahkan kedutaan besarnya, yang saat ini berada di ibukota komersial Israel Tel Aviv, ke Yerusalem.
Tag :

Berita Terbaru

Tragisnya Perselingkuhan

Tragisnya Perselingkuhan

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Rencana Seret Anak ke Komnas HAM Anak, Laporkan Suami ke Bareskrim dan Dorong Pelakor Diperiksa Polda DKI Jakarta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus d…

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

      Anak Suami Istri jadi WN Inggris       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Viral ungkapan 'cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan' di media sosial, pe…

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masjidil Haram sangat ramai, terutama menjelang salat Subuh dan saat berbuka puasa, dengan suasana ibadah yang kental. Menjelang…

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto, dalam kunjungan ke AS, menyempatkan diri bertemu dengan 12 konglomerat Amerika Serikat (AS),…

Kasih Kristus

Kasih Kristus

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang Pendeta di sebuah Gereja Jakarta mengingatkan umat kristiani untuk melakukan toleransi  bagi umat Islam yang sedang …

BC Mulai Incar Gerai Perhiasan Mewah 'Spanyolan' 

BC Mulai Incar Gerai Perhiasan Mewah 'Spanyolan' 

Minggu, 22 Feb 2026 20:05 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kantor Wilayah Jakarta serta Direktorat Jenderal Pajak Kantor…