Korut Bantah Kembangkan Senjata Kimia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menanggapi hal ini, Pyongyang menyebut Washington membuat "dalih palsu" untuk dapat melakukan serangan terhadap Korea Utara (Korut). Korut menegaskan, mereka tidak pernah mengembangkan atau memiliki senjata kimia, terlebih mereka adalah anggota Konvensi Senjata Biologis (BWC). PYONGYANG, Kim Gyo Yul. Korut membantah kabar yang menyebut bahwa mereka telah mengembangkan senjata kimia. Kabar itu dipicu oleh sikap strategi keamanan nasional AS, bahwa pihaknya sedang mempersiapkan perang kimia melawan Korut. AS, dalam strategi keamanan nasional mereka yang baru menyebutkan, Korut terus mengembangkan berbagai jenis rudal dan juga mengembangkan senjata kimia, serta biologis yang bisa ditempatkan dalam rudal-rudal mereka. "Korut sebagai negara peserta BWC, mempertahankan pendiriannya yang konsisten untuk menentang pembangunan, pembuatan, penimbunan, dan kepemilikan senjata biologis," kata Kementerian Luar Negeri Korut, seperti dilansir Russia Today. Selanjutnya, Korut menuduh AS membuat rumor sebagai pembenaran potensial untuk serangan mendadak, dengan menyebut bahwa Washington telah menggunakan dalih senjata biologis dan kimia untuk menyerang Irak pada tahun 2003 dan untuk menyerang pangkalan udara Shayrat di Suriah pada bulan April 2017. Korut kemudian mendesak Washington untuk meninggalkan perilaku semacam itu, atau AS harus bersiap-siap akan serangan balasan, dan kehancuran jika melakukan serangan semacam di Irak dan Suriah. "Semakin AS menentang langkah anti-Korut yang mencekik, dengan mencela kita sebagai sebuah negara yang mengembangkan senjata biologis, semakin keras tekad kami untuk membalas dendam dan pada masa-masa awal kehancuran AS, sebuah kerajaan kejahatan akan datang," tukasnya. 05
Tag :

Berita Terbaru

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN UIT JBM memastikan sistem kelistrikan Bali telah kembali normal dan stabil setelah gangguan transmisi interkoneksi Jawa–Bali yang t…

Tragisnya Perselingkuhan

Tragisnya Perselingkuhan

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Rencana Seret Anak ke Komnas HAM Anak, Laporkan Suami ke Bareskrim dan Dorong Pelakor Diperiksa Polda DKI Jakarta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus d…

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

      Anak Suami Istri jadi WN Inggris       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Viral ungkapan 'cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan' di media sosial, pe…

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masjidil Haram sangat ramai, terutama menjelang salat Subuh dan saat berbuka puasa, dengan suasana ibadah yang kental. Menjelang…

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto, dalam kunjungan ke AS, menyempatkan diri bertemu dengan 12 konglomerat Amerika Serikat (AS),…

Kasih Kristus

Kasih Kristus

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang Pendeta di sebuah Gereja Jakarta mengingatkan umat kristiani untuk melakukan toleransi  bagi umat Islam yang sedang …