Magic Leap Pamer Headset Mixed Reality

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Jika melihat fisik dari headset, Magic Leap One mengusung bentuk berupa kacamata ala headset Virtual Reality (VR). Untuk menggunakan headset tersebut, pengguna harus mengenakan di bagian kepala layaknya mengenakan kacamata renang. Demikian dikutip Engadget. Magic Leap akhirnya memamerkan headset perdana Mixed Reality yang mereka kembangkan. Startup pembesut perangkat teknologi Mixed Reality tersebut mengumumkan headset khusus bernama "Magic Leap One: Creator Edition" yang akan segera dijual pada 2018. Secara fungsi, saat pengguna mengenakan headset, mereka akan langsung diperlihatkan objek-objek virtual yang bergerak di lingkungan aslinya. Teknologi ini juga dipastikan tak akan menghalangi pandangan pengguna dari dunia nyata. Perangkat ini juga akan memproyeksikan gambar langsung ke retina melalui sistem optik yang dibangun dari kaca semi transparan. Cara itu membuat mata bekerja sama ketika mengamati dunia nyata, dan tak memaksa pengguna menatap layar. Di sisi lain, hardware juga terus melakukan pemindaian ruang, mendengarkan suara-suara, melacak gerakan mata, dan memerhatikan pergerakan tangan. Jika dikulik lebih detail, headset Mixed Reality itu ternyata memiliki enam kamera utama serta didukung speaker built-in, mirip dengan Microsoft HoloLens. Tak cuma headset dan kontroler, Magic Leap One juga memiliki sebuah perangkat yang bisa ditempel di dada atau di ikat pinggang, bernama "Lightpack". Disebut-sebut, perangkat inilah yang memberikan efek Mixed Reality ke headset. Ada juga yang mengatakan, Lightpack memiliki kekuatan grafis setara dengan MacBook Pro atau bahkan PC gaming sekelas Alienware. Magic Leap mungkin belum begitu menggema di jagat startup. Namun sebagai catatan, startup dengan nilai valuasi US$ 4,5 miliar atau sekitar Rp 60,81 triliun itu telah mendapatkan pendanaan dari beberapa perusahaan besar, sebut saja Google, Fidelity, Alibaba hingga Warner Bros. Lantas, apa tujuan utama Magic Leap di ranah teknologi? Magic Leap sebetulnya punya tujuan utama di pengembangan teknologi Mixed Reality. Selain itu mereka juga berkutat pada bidang pengembangan hologram, laser, dan mesin yang sebenarnya tak dapat dikomersialisasi. Karenanya, perusahaan ini tak pernah merilis produk, termasuk melakukan demo dari teknologi yang diusungnya. Mixed Reality bisa dibilang sedikit berbeda dari Virtual Reality atau Augmented Reality yang mulai menjadi tren selama setahun terakhir. Seperti diketahui, Virtual Reality memungkinkan seseorang pergi ke tempat lain dengan menampilkan suasana tempat tersebut melalui headset. Sementara Augmented Reality mampu menampilkan gambar di dunia nyata melalui pemetaan kondisi di sekitarnya. Namun, Mixed Reality membuat penggunanya melihat sebuah objek animasi yang seolah-olah berada di dunia nyata. Sebagai hasil, teknologi ini memungkinkan objek digital untuk dapat berinteraksi dengan lingkungan nyata termasuk objek di dalamnya. Contohnya, ketika pengguna memakai perangkat Mixed Reality, ia tak sekadar dapat melihat objek digital yang ditampilkan di dunia nyata, tetapi, lebih dari itu, objek tersebut dapat berhubungan dengan benda-benda di dunia nyata, semisal kursi atau lampu. Hal lain yang menjadi keunggulan teknologi ini adalah tidak adanya batasan perangkat yang bisa digunakan. Teknologi ini didesain untuk dapat ditautkan dengan objek yang nyata maupun maya. nti
Tag :

Berita Terbaru

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional melalui kunjungan kerja Dewan Komisaris ke …

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Surabayapagi.com-Sidoarjo : Persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB 2026 di Sidoarjo sudah matang hampir mencapai 99%. Fokus …

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Suasana haru dan penuh harapan mengiringi langkah skuad muda WCP Pasopati Academy U-10 saat bersiap menapaki panggung internasional. …

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…