Unjuk Rasa di Iran Telan Korban

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menurut laporan kantor berita nasional Iran, seperti disitat AFP, enam orang tewas di kota Tuyserkan setelah terdengar beberapa suara tembakan. Seorang pejabat lokal mengatakan dua orang tewas ditembak di kota Izeh. TEHERAN, Ahmed Mustofa. Dua belas orang tewas dalam gelombang kekerasan terburuk sepanjang sejarah demonstrasi massal di Iran, (01/01/2018). Merespons hal ini, Presiden Iran menegaskan warga Iran akan melawan "para pengacau dan pelanggar hukum." Dua lainnya, termasuk seorang remaja laki-laki, tewas ditabrak mobil pemadam kebakaran yang dicuri pengunjuk rasa di kota Dorud. Kematian ini menjadikan total kematian dalam gelombang unjuk rasa di Iran sejak Kamis pekan kemarin menjadi 12. Rouhani mencoba menenangkan situasi dengan mengatakan gelombang unjuk rasa ini bukan sesuatu yang luar biasa. "Kritik dan protes adalah sebuah kesempatan, bukan ancaman. Elemen warga akan merespons dengan sendirinya terhadap para pengacau dan pelanggar aturan," ujar Rouhani dalam pernyataan resmi kantor kepresidenan Iran. "Negara akan menangani minoritas ini yang menyerukan slogan menentang hukum dan keinginan warga, serta menghina nilai-nilai dari revolusi," lanjut dia. Otoritas Iran belum memberikan informasi lanjutan mengenai siapa-siapa saja yang telah membunuh 12 orang sejauh ini. Sejumlah video di media sosial memperlihatkan demonstrasi terjadi di kota-kota lain seperti Kermanshah, Khorramabad dan Shahinshahr. Sebelumnya, Rouhani mengecam aksi kekerasan dalam gelombang demonstrasi. Namun ia juga menegaskan seluruh jajaran pemerintahan harus bersedia membuka "ruang kritik" bagi masyarakat. Awalnya aksi protes hanya menentang dugaan korupsi di pemerintahan dan kenaikan harga-harga kebutuhan pokok. Namun kecaman meningkat tajam menjadi penentangan secara menyeluruh terhadap rezim. "Masyarakat bebas untuk mengekspresikan kritik mereka, atau bahkan protes," kata Rouhani dalam sebuah rapat kabinet. 03
Tag :

Berita Terbaru

Sensus Ekonomi 2026 Sebagai Dasar Penyusunan Kebijakan Pembangunan Pemkab Sidoarjo.

Sensus Ekonomi 2026 Sebagai Dasar Penyusunan Kebijakan Pembangunan Pemkab Sidoarjo.

Jumat, 19 Jun 2026 12:45 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 12:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menyatakan Sensus Ekonomi 2026 mempunyai peran strategis sebagai dasar penyusunan kebijakan …

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada ketentuan biaya penalti Rp 100 juta pada Seleksi Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah…

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri telah melaporkan harta kekayaan terbarunya. Dalam laporan paling anyar itu, Widiyanti…

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pihak penyelenggara ajang Grammy Awards mengumumkan penambahan kategori penampilan musik pop Asia terbaik, buat ngerayain rilisan…

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tahun Baru Islam, yang baru kita peringati, lebih berfokus pada perenungan spiritual dan muhasabah (evaluasi diri) dibandingkan…

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Eksekusi hotel Sultan di Jakarta, Kamis (18/6) diwarnai kericuhan dan keunikan. Ricuh ada ratusan masa menghadang. Unik, saat…