AKBP Sudamiran, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya

Ditantang Ungkap Koruptor di Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
AKBP Sudamiran dipastikan menjabat sebagai Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya mulai awal tahun 2018. Hadirnya perwira menengah (pamen) ini melengkapi sepak terjang Kapolrestabes Kombes Rudi Setiawan, yang pernah menjabat Dirkrimsus Polda Sumatera Selatan. Bisa dikatakan Polrestabes Surabaya kini dipimpin duet pamen polisi yang ahli di bidang pidana tindak pidana korupsi (Tipikor). Seperti apa track record AKBP Sudamiran? ------------- Laporan : Hendarwanto – Ibnu F Wibowo ------------- Setelah surat telegram nomor 2740/XII/2017 tertanggal 22 Desember 2017 yang ditandatangani Karo SDM Polda Jatim Kombes Rastra Gunawan muncul, terungkap jika AKBP Sudamiran akan menggantikan AKBP Leonard Sinambela. Leonard yang baru menjabat lima bulan sebagai Kasat Reskrim ini bakal menempati posisi barunya sebagai Analis Kebijakan Muda Bidang PID Bid Humas Polda Jatim. AKBP Sudamiran sendiri bukan orang baru di jajaran Polrestabes Surabaya. Sebelumnya, dia pernah menjabat sebagai Wakasat Reskrim dan Kasat Narkoba di Polrestabes Surabaya. Ia juga pernah menjabat Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) serta Kepala Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Surabaya. Juga pernah menjabat Kapolsek Genteng. Jabatan terakhir yang ia emban adalah Kasubdit Tipikor Ditreskrimum Polda Jatim. Banyak orang yang tahu sepak terjang AKBP Sudamiran ini, terutama saat dia menduduki jabatan sebagai Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya. Salah satu yang paling banyak diketahui orang adalah keberhasilan Sudamiran mengungkap peredaran narkoba di salah satu apartemen di Surabaya. Tidak hanya itu, di tahun 2012, Sudamiran yang ketika itu masih berpangkat Kompol membongkar peredaran narkoba dengan metode yang tak lazim. Kala itu polisi mendapati ratusan butir pil ekstasi disembunyikan di dalam safe deposit bank. Selain kasus-kasus tersebut, masih ada banyak lagi kasus besar yang diungkap Sudamiran. Saat menjabat Kanit Tipiter Polrestabes (dulu Polwiltabes) Surabaya, perwira polisi ini terkenal dengan keberaniannya menindak dugaan korupsi DPRD Surabaya yang akhirnya menyeret Ketua DPRD, M Basuki. "Terima kasih, mohon dukungannya," ucap Sudamiran saat dikonfirmasi, Selasa (2/1/2018). Bagi dia, jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan baik. Sudamiran mengaku belum melalui proses serah terima jabatan (sertijab). "Saya belum tahu kapan jadwal sertijabnya," ucapnya. Setelah sertijab nanti, AKBP Sudamiran akan menghadapi sejumlah tantangan untuk diselesaikan. Tak hanya kejahatan-kejahatan jalan yang meresahkan warga kota. Tapi kasus kejahatan kerah putih (white collar crime) seperti korupsi dan mafia tanah, juga perlu penanganan. Sebab selama ini Polrestabes masih kalah dengan Kejaksaan Negeri dalam pengungkapan kasus korupsi. Justru beberapa diantaranya tak ada kejelasan. Sebut saja, dugaan korupsi Bimtek DPRD Surabaya Rp 3,7 miliar yang ditangani sejak Coki Manurung, hingga kini tak jelas penyelesaiannya. Di sisi lain, potensi terjadinya korupsi di sejumlah instansi pemerintahan di Surabaya, juga cukup tinggi. Sudiman Sidabukke, pakar hukum dari Universitas Surabaya (Ubaya), berharap Polrestabes Surabaya ke depannya dapat membawa perubahan berarti dalam penegakan tindak pidana korupsi di Surabaya. Menurut Sudiman, selama ini penegakan tindak pidana korupsi tampaknya tidak menjadi prioritas. "Saya memandang penegakan yang terjadi hanya terfokus pada kriminal-kriminal umum saja. Kurang ada greget di bidang korupsi," ungkap Sudiman. Padahal, menurut Sudiman, kota besar seperti Surabaya, perkara suap menyuap tentunya akan sangat jamak untuk ditemui. "Saber Pungi itu harus ada gregetnya. Selama ini Polrestabes selalu bisa dibilang kalah dengan Kejari maupun Kejati kalau untuk (kasus korupsi) itu," pungkas dia. n
Tag :

Berita Terbaru

PKB Magetan di Pusaran Dugaan Korupsi Dana Hibah Pokir 

PKB Magetan di Pusaran Dugaan Korupsi Dana Hibah Pokir 

Selasa, 05 Mei 2026 19:53 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 19:53 WIB

SURABAYA PAGI, Magetan- ‎Respon publik cukup beragam pasca penetapan Ketua DPRD Magetan periode 2024-2029 Suratno, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi …

Peringati Hari Bumi, PLN UIT JBM Tanam Pohon dan Perkuat Program GI Andal di Jatigedong

Peringati Hari Bumi, PLN UIT JBM Tanam Pohon dan Perkuat Program GI Andal di Jatigedong

Selasa, 05 Mei 2026 19:52 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 19:52 WIB

SurabayaPagi, Jombang – Dalam rangka memperingati Hari Bumi, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) menggelar aksi penanaman pohon di l…

Luncurkan SUV Listrik MGS5 EV, MG Bidik Pasar Kendaraan Keluarga dan Percepatan Elektrifikasi

Luncurkan SUV Listrik MGS5 EV, MG Bidik Pasar Kendaraan Keluarga dan Percepatan Elektrifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 19:48 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 19:48 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Produsen otomotif MG Motor Indonesia memperkenalkan kendaraan listrik terbarunya, MGS5 EV, di Surabaya, Jawa Timur. Peluncuran ini m…

Bupati Gresik Tekankan Integritas Pengadaan BLUD, Kepala Puskesmas Diminta Tak Bertindak Sepihak

Bupati Gresik Tekankan Integritas Pengadaan BLUD, Kepala Puskesmas Diminta Tak Bertindak Sepihak

Selasa, 05 Mei 2026 19:31 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 19:31 WIB

SURABAYApAGI.com, Gresik – Fandi Akhmad Yani menegaskan pentingnya tata kelola pengadaan barang dan jasa yang profesional dan berintegritas dalam lingkungan B…

Sidang Korupsi Ponorogo Ungkap Miliaran Rupiah Mengalir Ke 6 Parpol Untuk Mahar Politik 

Sidang Korupsi Ponorogo Ungkap Miliaran Rupiah Mengalir Ke 6 Parpol Untuk Mahar Politik 

Selasa, 05 Mei 2026 19:08 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 19:08 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Tabir dugaan praktik mahar politik untuk mendapatkan dukungan partai dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Ponorogo…

Hearing di Komisi C DPRD Surabaya,  Proyek Pembangunan PT Wulandaya Capai Kesepakatan dengan Warga

Hearing di Komisi C DPRD Surabaya,  Proyek Pembangunan PT Wulandaya Capai Kesepakatan dengan Warga

Selasa, 05 Mei 2026 17:45 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 17:45 WIB

Surabaya Pagi - Polemik yang ada di Jalan Basuki Rahmat Nomor 165-167 tersebut menimbulkan adanya pro kontra di tengah-tengah warga. Akhirnya menemukan titik…