Rupiah Mampu Tahan Penguatan Dolar AS di Asia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat pada perdagangan hari ini. Rupiah mampu menguat meskipun dolar AS cukup perkasa di Asia. Mengutip Bloomberg, Kamis (4/1/2018), rupiah dibuka di angka 13.467 per dolar AS, menguat jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 13.475 per dolar AS. Sejak pagi hingga siang hari ini, rupiah bergerak di kisaran 13.428 hingga 13.482 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah mampu menguat 0,65 persen. Sementara itu, berdasarkan Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) rupiah dipatok di angka 13.474 per dolar AS. Patokan pada hari ini menguat jika dibandingkan dengan sehari sebelumnya yang ada di angka 13.498 per dolar AS. Dolar AS sebenarnya menguat pada perdagangan hari ini di Asia. Namun ternyata rupiah mampu menahan penguatan tersebut. Dolar AS naik karena risalah rapat Bank Sentral AS pada Desember lalu menyatakan bahwa mereka siap untuk menaikkan suku bunga beberapa kali pada 2018 ini. Pembuat kebijakan Bank Sentral AS melihat bahwa ekonomi AS sudah cukup solid untuk mendukung kebijakan pengetatan moneter tersebut. Mereka tidak terlalu khawatir dengan angka inflasi yang memang rendah. "Dolar AS memang mengalami tekanan di pergantian tahun, tetapi kemudian mampu menguat kembali pada hari ini," jelas Masafumi Yamamoto, chief currency strategist Mizuho Securities di Tokyo, seperti dikutip dari Reuters. Adapun Chief Market Strategist FXTM Hussein Sayed menjelaskan, data-data ekonomi Indonesia juga mampu menahan penguatan dolar AS sehingga rupiah bisa menguat. Namun memang, menurutnya, hal ini perlu dilihat lagi secara jangka panjang. Sebelumnya, penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam dua hari ini ditopang karena perbaikan ekonomi Indonesia. Fundamental ekonomi nasional tetap kuat meski didera risiko global, seperti reformasi sistem pajak AS, pemangkasan suku bunga The Fed, dan faktor lainnya. Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo mengungkapkan pelemahan kurs rupiah sepanjang 2017 sebesar 0,7 persen. Sementara pada 2016, mata uang Garuda mengalami penguatan sebesar 2,3 persen. "Kalau rupiah itu tadinya Rp 13.560 per dolar AS, lalu menjadi Rp 13.540, itu terjadinya penguatan. Saya melihat faktor konfiden terhadap ekonomi domestik banyak berperan," ujarnya di kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (3/1/2017). "Nilai tukar terjaga, volatilitas kurs sepanjang 2017 ada di kisaran 3 persen, sedangkan di 2016 sebesar 8 persen. Menunjukkan bahwa stabilitas makro ekonomi dan sistem keuangan Indonesia terjaga. Kondisi positif bagi ekonomi Indonesia," jelas Agus. Lebih jauh dia menerangkan, konfiden pelaku pasar atas kondisi ekonomi Indonesia terlihat dari peningkatan aliran dana asing yang masuk dalam dua pekan terakhir ke pasar modal. Hal ini menambah pasokan valuta asing (valas). "Kalau rupiah menguat secara umum itu karena kondisi ekonomi nasional yang baik," tegas mantan Menteri Keuangan itu. (art/lp6)
Tag :

Berita Terbaru

Awali Pertandingan dengan Hasil  Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Awali Pertandingan dengan Hasil Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Persela Lamongan mengawali kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 dengan hasil sempurna. Menjamu Persis Solo di Stadion…

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus…

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti fenomena angin kencang yang meningkat secara signifikan di sekitar area lepas landas (take-off) memaksa para pengelola…

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Tradisi unik di Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat rangkaian bersih desa atau sedekah bumi…

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangakalan - Sebagai upaya memberikan peluang kerja dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan,…