Sekolah Living Quran dan Hadis, Menarik Adat jadi Ibadat, Mengubah Klenik m

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, CENTER for Research and Islamic Studies (CRIS) Foundation menggelar wisata literasi Sekolah Living Quran dan Hadis (LQH). Selain belajar teori dan metode LQH, di akhir acara peserta diajak menikmati keindahan pantai Papuma Jember, belum lama ini. Sekitar 30 peserta LQH datang dari UIN Sunan Ampel Surabaya hingga Institut KH Abdul Chalim Mojokerto. Agenda kegiatan Sekolah LQH dibingkai dalam bentuk focus froup discussion (FGD) yang dimentori seorang pemantik. Penggunaan forum FGD lebih untuk memberikan keleluasaan bagi peserta berpartisipasi dan mengutarakan idenya. Menurut M Najih Arromadloni, advisor CRIS Foundation, Sekolah LQH lebih untuk menggali informasi perwujudan Al Quran dan Hadis di masyarakat untuk kemudian dievaluasi. Agar sesuatu yang asalnya adalah adat ditarik menjadi ibadat, dan yang awalnya klenik menjadi akademik. Semua ini dalam rangka mengoptimalkan dan mengantisipasi adanya pereduksian terhadap pemaknaan Al Quran dan hadis sehingga tak gampang bagi seseorang mengatakan bid’ah atas tradisi dan budaya di Nusantara ini. Dalam pengantarnya, advisor sekaligus dosen UIN Sunan Ampel ini juga mengatakan, Sekolah LQH merupakan yang pertama kali dalam sejarah. Selama tiga hari di Jemper, peserta mendapat materi pengantar penelitian Quran dan hadis serta beberapa perangkat keilmuan sosial yang diperlukan, seperti sosiologi, fenomenologi, antropologi, dan etnografi. Di hari terakhir, peserta diminta mempresentasikan outline penelitian yang akan ditindaklanjuti dengan penelitian selama liburan kuliah, sehingga pelatihan tak hanya bersifat seremonial, melainkan ada langkah riil menggali dan memperkenalkan tradisi dan budaya Nusantara, serta mengaitkannya dengan nilai-nilai Quran dan hadis. CR/beb (trbnws)
Tag :

Berita Terbaru

Pemkab Sidoarjo Dukung Penuh SE 2026, Sebanyak 1.452 Petugas Siap Lakukan Pendataan

Pemkab Sidoarjo Dukung Penuh SE 2026, Sebanyak 1.452 Petugas Siap Lakukan Pendataan

Kamis, 11 Jun 2026 14:12 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 14:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang akan dilaksanakan Badan Pusat…

Kenaikan BBM hampir Rp4 Ribu, Pengendara di Trenggalek Mulai Tinggalkan Pertamax dan Beralih ke Pertalite

Kenaikan BBM hampir Rp4 Ribu, Pengendara di Trenggalek Mulai Tinggalkan Pertamax dan Beralih ke Pertalite

Kamis, 11 Jun 2026 13:56 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Heboh fenomena kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi yang mulai berlaku pada 10 Juni 2026, membuat sejumlah…

Pimpin Kembali DPC PKB Lamongan, Abdul Ghofur Catatkan Rekor Hattrick

Pimpin Kembali DPC PKB Lamongan, Abdul Ghofur Catatkan Rekor Hattrick

Kamis, 11 Jun 2026 13:54 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 13:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - H. Abdul Ghofur kembali terpilih menjadi ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Lamongan,…

Keindahan Alam Air Terjun Grobogan Sewu, Cocok untuk Pelepas Penat Sehari-hari

Keindahan Alam Air Terjun Grobogan Sewu, Cocok untuk Pelepas Penat Sehari-hari

Kamis, 11 Jun 2026 13:40 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 13:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Keindahan alam yang eksotis dan suasana yang menenangkan membuat Air Terjun Grobogan Sewu, terletak di Desa Wonocoyo, Kecamatan…

Lumpur Lapindo Nyaris Sentuh Bibir Tanggul, Warga Sekitar Mulai Ketar-ketir Cemas

Lumpur Lapindo Nyaris Sentuh Bibir Tanggul, Warga Sekitar Mulai Ketar-ketir Cemas

Kamis, 11 Jun 2026 13:10 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 13:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Seiring meningkatnya volume air dan lumpur di sekitar tanggul Lumpur Lapindo, Sidoarjo, yang kini hampir menyentuh bibir tanggul…

BPKAD Usulkan Kenaikan Gaji Ribuan PPPK Paruh Waktu di Tulungagung

BPKAD Usulkan Kenaikan Gaji Ribuan PPPK Paruh Waktu di Tulungagung

Kamis, 11 Jun 2026 13:01 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 13:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menindaklanjuti kondisi 5.400-an gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu Tulungagung yang hanya…