Menelusuri Lekuk Indah Lembah Batu Hidden Canyon Bali

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Dunia pariwisata di Indonesia tak pernah lepas dari Bali. Bahkan karena itulah nama Indonesia menjadi banyak terdengar di telingga warga dunia. Memang di pulau ini budaya, agama, dan pariwisata masih sangat kental. Budaya yang ada di Bali seperti kegiatan keagamaan atau upacara adat yang juga menjadi faktor penarik pariwisata di Bali. Jika menyebut Bali, selalu terpikirkan pertama adalah pantai Kuta, ngaben, pura, babi guling, joger, dan banyak lainnya. Destinasi pariwisata alam di Bali masih banyak juga yang belum diketahui publik. Salah satunya lembah Hidden Canyon di aliran Sungai Beji, Guwang, Gianyar. Lembah Hidden Canyon banyak dikunjungi wisatawan mancanegara maupun domestik karena pengguna aplikasi Instagram yang banyak memosting foto indahnya lokasi ini. Banyak foto yang memperlihatkan track atau jalur yang harus dilewati menuju Hidden Canyon. Di lokasi itu awalnya hanya merupakan tempat memancing warga sekitar. Lalu karena terdapat beberapa orang yang mengetahui lokasi itu memiliki daya tarik tersendiri, dengan cepat Hidden Canyon mendapat perhatian wisatawan. Bahkan nama Hidden Canyon sendiri berasal dari penamaan wisatawan sendiri. Perjalanan menuju tebing Hidden Canyon diawali dengan menuruni anak tangga dan melewati tirta (tempat upacara kegiatan umat Hindu) yang bertempat di pinggir aliran sungai. Setelah itu wisatawan diharuskan menyeberangi sungai. Oleh karena itu jika ingin berkunjung ke sana sudah seharusnya pengunjung memakai celana pendek waterproof dan melepas alas kaki. Alas kaki yang licin akan membahayakan jika digunakan untuk melewati jalur ini. Setelah itu jalur dilanjutkan dengan berjalan menepi dan menaiki batu-batu yang ada di sana. Struktur batuan di sana terlihat sangat indah. Disarankan jika mulai berjalan menaiki batu untuk berhati-hati dan tidak membawa barang yang berat atau dapat dititipkan kepada pemandu. Sepanjang perjalanan jika menoleh ke belakang akan terlihat sinar matahari yang menembus ke dalam lembah batuan. Semakin menyusuri lembah ke depan, lekukan lembah Hidden Canyonsemakin indah. Ditambah aliran air yang mengalir di batu-batu besar di sana. Jarak antara loket pembayaran hingga ke lembah terakhir sebelum jalur untuk kembali dapat ditempuh dengan kisaran waktu hampir satu jam lamanya. Namun juga tergantung dari wisatawan jika dapat dengan mudah merambah, akan cepat menemukan pemandangan indah di lembah itu. CR/beb (trbnws)
Tag :

Berita Terbaru

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun, – Penolakan warga terhadap rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madi…

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun terus menggenjot capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui evaluasi dan opt…

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurda DPRD Sumenep dengan agenda Penandatanganan Naskah…

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat keandalan sistem transmisi d…

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Langkah tegas ditunjukkan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dengan memusnahkan 100 ton pupuk ilegal dari dua perkara pidana berbeda.…

Warga Kota Mojokerto Bisa Akses Informasi Lebih Mudah, Lewat PPID

Warga Kota Mojokerto Bisa Akses Informasi Lebih Mudah, Lewat PPID

Selasa, 07 Apr 2026 17:15 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Warga Kota Mojokerto kini semakin mudah mengakses informasi publik. Pemerintah Kota Mojokerto memastikan berbagai informasi resmi…